Cerita Kriminal

Selama Empat Jam Istri dan Anak Diperkosa Secara Marathon oleh TNI

Maret 1, 2008 · & Komentar

MATANGKULI – Tindak kekerasan seksual dan penyiksaan fisik yang diikuti dengan perampokan terhadap 22 warga di dua desa pedalaman di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Rabu (7/3) dinihari lalu, semakin terkuak. Kepada Serambi yang melakukan klarifikasi lapangan dan wawancara langsung, hari Jumat (24/3), para korban mengungkapkan pelaku seluruhnya berseragam loreng, bersenjata api laras panjang dan pendek, serta mengenakan topeng jenis serbu.Para korban mengindentifikasi bahwa pelaku adalah oknum tentara yang tiga malam sebelum kejadian sempat bermalam di meunasah Desa Alue Lhok setelah pada siang harinya mengelilingi salah satu desa lokasi kejadian itu. Satu desa lainnya yang warganya menjadi korban perampokan dan tindak kekerasan seksual adalah Seuneubok Aceh.

Tapi kepada sejumlah wartawan, termasuk dari media elektronika TVRI dan RCTI, Dandim Aceh Utara Letkol Inf Suyatno membantah telah terjadi kekerasan seksual dan kekerasan fisik seperti yang dilaporkan masyarakat Matangkuli itu. “Itu fitnah. Itu isu yang sengaja dihembuskan untuk menjauhkan rakyat dengan TNI. Karena belakangan rakyat sudah menerima keberadaan TNI di daerah ini,” kata Dandim, Sabtu siang, di Mapolres Aceh Utara.

Desa Alue Lhok dan Desa Seuneubok Aceh adalah desa bertetangga yang berada paling pelosok Matangkuli. Menurut sejumlah warga kedua desa yang hanya berpenduduk 110 KK itu, desa mereka merupakan ujung Kecamatan Matangkuli. Perkampungan yang masih dirundung duka mendalam akibat tragedi dinihari tersebut, dikelilingi oleh hutan lebat dan areal persawahan tak tergarap plus perkebunan.

Dalam observasi lapangan dan wawancara langsung dengan para korban selama hampir empat jam, Serambi mendapat gambaran, peristiwa itu terjadi secara marathon mulai pukul 01.00 hingga 04.00 dinihari.

Para pelaku, digambarkan, dalam menjalankan aksinya mayoritas menggunakan bahasa Indonesia aksen Jawa yang sangat kental. Sementara jumlah pelaku tidak terdeteksi secara detail, karena antara satu rumah dengan rumah lain yang didatangi jumlahnya bervariasi; dua hingga enam orang.

Modus operandi pemerkosaan dan perampokan yang terjadi di sembilan rumah warga di Desa Alue Lhok dan Seuneubok Aceh itu, dilaporkan, berlangsung seragam. Rata-rata, pelaku mengetuk pintu rumah, mematikan aliran listrik, meminta pria keluar dari rumah kemudian tangannya diikat ke belakang dan disiksa, selanjutnya isi rumah diobrak-abrik dan di antara isteri dan anak-anak mereka diperkosa bergilir

Adalah Ny Lt (32). Wanita asal Aceh Tengah yang bersama suaminya, R (34), menetap di Desa Alue Lhok, tidak membayangkan akan menghadapi nestapa yang begitu dahsyat dalam hidupnya. Ibu sepasang balita ini dengan nada getir menuturkan, ia diperkosa secara bergilir oleh dua oknum berseragam loreng setelah suaminya diseret keluar rumah dan tangannya diikat ke belakang serta kepalanya ditodong senjata api dan diperlakukan secara tidak manusiawi.

Ia yang sebelumnya sempat mengadukan kasus tersebut ke delegasi Palang Merah Internasional (ICRC) di Lhokseumawe mengungkapkan, pemerkosaan itu terjadi pada saat dua aparat masing-masing bersenjata laras panjang dan pistol mengacak-acak isi rumahnya untuk mencari benda-benda berharga. Sementara suaminya terus dipukuli.

“Kalau mau suamimu selamat, berikan semua uang dan emas. Dan kamu buka pakaian seluruhnya. Saya takut, Pak. Dan kasihan sama abang (suaminya-red). Sehingga sambil menangis saya menanggalkan seluruh pakaian saya. kemudian salah seorang dari mereka menarik saya kedalam kamar, disana saya disuruh melayani mereka seperti saya melayani abang kalau merasa kurang iklhas, yang didalam memberi tanda bagi yang diluar untuk memukuli abang” ungkapnya sambil menangis.

Setelah memperkosa, kisah Lt, kedua aparat itu masih meminta uang dan emas miliknya. “Bila tidak dikasih, suami saya katanya akan dibawa ke pos mereka di Cot Girek. Saya akhirnya memberikan uang simpanan sebesar Rp 3,5 juta dan emas seberat lima mayam (15 gram- red). Setelah beraksi sekitar 0,5 jam di rumah kami mereka pergi,” tambah korban yang sampai hari Jumat tampak masih shock berat.

Kisah serupa dialami Ny Nah (35). Petaka yang menimpa warga Desa Alue Lhok ini terjadi sekitar pukul 01.00. Saat itu enam pria berseragam loreng dan bertopeng dan senjata di tangan menggedor pintu. Setelah pintu dibuka, aliran listrik dimatikan. Kemudian mereka menanyai pemilik rumah lalu suaminya digelandang ke luar rumah.

Saat kejadian, di rumah korban ada lima wanita. Selain dirinya, ada AN (18), Ah (13) dan Mar (20) serta seorang nenek. Dengan modus yang sama, pelaku yang tiga orang masuk dan tiga lainnya berada di luar rumah mengobark-abrik isi rumah seraya minta duit dan emas simpanan.

“Katanya untuk dana operasi. Kalau tidak kami akan dibawa ke pos mereka di Cot Girek. Karena perlakuan mereka sangat menakutkan, akhirnya semua uang simpanan sebesar Rp 3 juta kami serahkan, lalu tiga jam tangan, dan satu pasang sepatu,” cerita Nah.

Setelah menguras harta, menurut Nah, tiga pria berseragam loreng yang berada di dalam rumah memerintahkan seluruh wanita membuka pakaian. Nah digiring ke kamar kemudian diperkosa oleh satu orang. Sedangkan tiga wanita lainnya, kecuali seorang nenek, digerayangi dan disuruh menari-nari. Bahkan, AN yang masih gadis dilaporkan ikut dicabuli. “Kami tidak tahu harus bagaimana. Mereka bersenjata dan mengancam tembak bila tidak menuruti. Bahkan setelah selesai melakukan aksinya mereka masih mengancam kami untuk tidak mengadu ke pihak manapun,” tutur Nah sesengukan. Seorang anaknya di gendongan akhirnya ikut menangis yang membuat suasana wawancara menjadi pilu.

Masih di Desa Alue Lhok. Ny Aih (45), dituturkan seorang putrinya, mendadak pingsan pada saat empat pria berseragam loreng dan bertopeng mengetuk pintu dan mengacak-acak isi rumahnya sekaligus memerintahkan ketiga anaknya R (17), As (15), dan B (13) untuk telanjang.

Ketiga anak korban digerayangi tiga pria bersenjata itu. “Satu tangan mereka memegangi senjata. Sedangkan satu lainnya menggerayangi anggota tubuh kami,” ungkap anak-anak korban yang didampingi ibunya. Aksi itu dilakukan para pelaku setelah menguras harta benda mereka berupa uang kontan Rp 1,5 juta dan sejumlah emas perhiasan.

Perlakuan tidak manusiawi lainnya juga menimpa Nd (60). Ayah empat anak ini bersama seorang anaknya MF dan menantunya AR, diikat tangannya diikat ke belakang kemudian dipukuli oleh dua dari empat orang berseragam. Dua lainnya, kemudian mengacak rumah panggungnya. dan meminta harta bendanya.

“Setelah mendapat penyiksaan sekian lama, akhirnya mereka menemukan uang Rp 2,5 juta. Rp 500 ribu di antaranya uang warga yang akan saya pergunakan untuk menebus beras murah. Sedangkan sisanya mau saya bayar harga lembu acara perkawinan anak saya yang telah berlangsung lima hari sebelum kejadian,” ungkap Nd yang juga diancam akan dibawa ke Cot Girek, Lhoksukon, bila tidak memberikan uang.

Dalam peristiwa yang sebelumnya tidak diadukan kemana pun, pelaku setidaknya menyantroni sembilan rumah yang mengakibatkan 22 orang, 16 wanita dan enam pria, mengalami tindak kekerasan psikis dan fisik.

Selain itu, para korban perampokan dan tindak kekerasan lainnya masing-masing Ny Hh (35) dan suaminya Mus (37) warga Alue Lhok dengan kerugian uang kontan Rp 1,2 juta, Ny Ham, Seuneubok Aceh, Mar (30), warga Seuneubok Aceh Rp 300 ribu, Yusma (35), uang Rp 1 juta dan emas 15 mayam dirampok dan suaminya Yus diikat serta disiksa, Mah (37) suaminya Ishak uang Rp 1 juta disikat, Ny Aisyah uang tunai Rp 1,5 juta, dan N Fat uang Rp 3 juta serta emas 5 mayam. (tim)

Kategori: kekerasan pada wanita · pelanggaran HAM · pelecehan seksual · pemerkosaan · penganiayaan

72 tanggapan so far ↓

  • zhen_chan // April 6, 2008 pada 2:56 pm | Balas

    kejam banget, aku sbg cewe bener2 ngeri dan terluka banget baca berita di atas.. apalagi bila mengalami tsb.. amit2 jangan sampe dech…

    semoga pihak yg berwajib cepat mengkap pelakunya, biar tdk berkepanjangan

  • echi // April 8, 2008 pada 8:59 am | Balas

    apaan tuh ngeri banget dech…….
    gak kebayang kalau ada dalam posisi mereka

    ini nich aparat penegak hukum harusnya lebih tegas dong dalam bertindak.
    kan kasihan mereka
    seperti pepatah
    “udah jatuh tertimpa tangga lagi”

  • sisca // April 12, 2008 pada 4:07 pm | Balas

    Moga ga ada kejadian seperti itu lagi.

  • pietz // April 18, 2008 pada 6:10 am | Balas

    audzuilahimindzalik……..jgn nyampe aku ngalami kya gni……
    amit2 jabang bayi……..
    jg nyampe smua kelurga deket, org yg dket ma aku, temen2ku ngalami kya gni………
    miris bgt dngernya, smpe kapan klemahan kaum hawa ne diinjak2????????/
    wanita hrz nya dilindungi, bkn disakiti dan sbg t4 plampiasan napsu bejat aja

  • setan // April 21, 2008 pada 8:37 am | Balas

    wah…aku ngak berani koment deh….pokoke jangan sampe terulang dan ketimpa masalah kayak gitu deh.

  • Yoga // April 25, 2008 pada 5:56 am | Balas

    gila tu TNI..
    pecat ja skalian….
    Didik manusia memakai uang negara.. dr rakyat
    trus kelakuan spt itu.
    rugi negarakan….. buang2 duit..
    ga da hasilnya…

  • sambac // April 30, 2008 pada 1:23 pm | Balas

    astagfirullah,,,,,moga karma dateng pada para tuh TNI2!!!!!!!!!!
    kejem!!!!!!!!!!!

  • mr pecut // Mei 1, 2008 pada 5:33 am | Balas

    gileeeeee kalo aj aku ktmu tu TNI gw potong penisnya

  • Abud // Mei 2, 2008 pada 7:30 am | Balas

    Wah itu sih kelewatan kalo benar pelakunya adalah TNI yang notabene pembela dan penjaga tanah air kita, kalo memang benar tangkap dan di hukum seberat-beratnya jangan cuman dipecat doang. gitu lho

  • respati // Mei 16, 2008 pada 4:11 pm | Balas

    Saya yakin bahwa kejadian itu pasti benar. TNI ketika bertugas di lapangan memang kayak gitu kelakuannya. saya pernah mendengar sendiri dari teman saya yang menjadi BRIMOB dan pernah bertugas di ACEH bahwa perkara membunuh orang itu perkara mudah. kalau mau membunuh orang ya bunuh saja. Buang mayatnya di sembarang tempat. kalau mau memperkosa, perkosa saja. Pasti masih dapat perindungan dari atasan karena tujuannya memang untuk meneror warga (Aceh). Memang TNI itu biadab. Mereka tidak pduli bahwa yang dihadapi rakyat Indonesia sendiri. karena itu, wajar saja kalau banyak yang dendam kepada TNI.

    Lihat saja kelakuan para purnawirawannya. Katanya ksatria. Tapi begitu dipanggil Komnas HAM untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dulu, pada ngumpet, nggak mau datang. Mereka pikir kini mereka masih kebal hukum. Makanya, pilih presiden orang sipil agar tentara tidak menjadi gede kepala.

    • bagus // Agustus 12, 2009 pada 5:55 pm | Balas

      km ngomong bgtu berani di pertanggung jawabkan di depan pihak berwajip apa nggak mas??jangan2 km sindkat anggota GAM lg….

  • edan // Mei 17, 2008 pada 12:12 am | Balas

    TENTARA ANDJINGGGGGGGGG!!!!!

    SEMUA TNI ANDJING !!!!

  • valent // Juni 7, 2008 pada 2:44 am | Balas

    biadab…!!
    TNI anjing k*ntol lah….
    bangsad banget tuh TNI…

  • perawan // Juni 7, 2008 pada 6:38 am | Balas

    enak tuch TNI. gue yakin ibu-ibu yang diperkosa itu jg ngrasain enak… kl gak mana bs akting spt nylayanin suami

  • torasham // Juni 7, 2008 pada 12:58 pm | Balas

    melihat pengakuan korban, nampaknya berita ini benar…

  • adhin86 // Juni 7, 2008 pada 2:31 pm | Balas

    no comment yang jelas yang ngelakuin biadab……

  • merdeka // Juni 10, 2008 pada 6:49 am | Balas

    gila juga TNI itu semua, ups tapi bisa juga musuh TNI yang nyamar..! alias gadungan..!

  • ari // Juni 12, 2008 pada 11:43 am | Balas

    apa penyebabnya

  • setiakawan72 // Juni 19, 2008 pada 2:24 am | Balas

    ya………… udah ngaak bisa komentarlah

  • omen zhe // Juni 19, 2008 pada 3:33 am | Balas

    kalau emang pelaku nya bnr2 TNI bener2 biadap berhati taikucing……tapi apa bener pelaku nya TNI ??????????? jangan 2 hanya menjelek2 kan citra TNI aja
    kita jangan mudah terpropokatir

  • robi // Juni 19, 2008 pada 4:21 am | Balas

    utk respati.. anda tolol sekali percaya ama cerita begituan… GAM juga pake seragam loreng, kalian yg percaya itu menunjukkan otak anda kecil sekali, dan berjiwa pengecut..

  • ZERU // Juni 19, 2008 pada 4:25 am | Balas

    edan & valent bisanya cuma nyumpahin ama maki2 aja… padahal dia itu bego.. itu cuma fitnah dari musuh aja… anjing teriak anjing….

  • valent // Juni 19, 2008 pada 10:04 am | Balas

    @ ZERU :
    zeru yg sangadh goblok… lo tau dari mana klo ini fitnah..
    coba lo bayangin klo ini kejadian sama keluarga lo..
    nyokap lo di perkosa…
    kaka cwe lo di perkosa..
    ade cwe lo di perkkosa..
    bokap lo gag bisa apa-apa..
    gmn…??
    udah ngebayangin belom…??
    coba lo bayangin.. jangan cuma bisanya komentar..

    lo juga sama anjing n kont*l nya dengan TNI itu…

  • caesararf2YAHOO.CO.IC // Juni 19, 2008 pada 3:36 pm | Balas

    please

  • Kartika // Juni 19, 2008 pada 5:51 pm | Balas

    pliss deh … cuplis kaleee

  • nofha // Juni 24, 2008 pada 7:24 am | Balas

    gila aj tuh TNI…..kelakuannya dah ky binatang…!!! gak tau malu, gt kan sm aja merugikan negara!!! sama buang2 uanga gak jelas!!!!

    • bagus // Agustus 12, 2009 pada 6:04 pm | Balas

      km jangan bisa komentar aj…coba klo km yg di kirim di medan operasi sama aja ngasih makan orang gila yg gak bisa apa2…………coba km pikir berapa ratus nyawa TNI yg hilang demi mempertahankan NKRI…….km hanya tidur2an di rumah……..

  • Mazzel // Juni 27, 2008 pada 7:05 am | Balas

    Kita serahkan semua sama yang berwajib, biar mereka aja yang ngurus begituan.

    Kalo mereka nyerah baru kita serahkan sama Yang Maha Kuasa, semua pasti ada balasannya. Yakinlah azab-Nya akan lebih pedih daripada siksaan polisi.

    Jadi kita tidak perlu membenci TNI, GAM, POLISI, HAKIM, JAKSA, PRESIDEN atau siapapun. Berdo’alah semoga hal itu tidak menimpa keluarga kita dan do’akanlah mereka yg tertimpa musibah itu semoga diberi kesabaran dan rejeki yang melimpah.

    SEMUA PASTI ADA BALASANNYA!

  • COLUMBUS // Juni 27, 2008 pada 9:12 am | Balas

    Mendingan seperti itu terus terang,
    Dari pada seperti pejabat,yg sok berwibawa,pintar,bijaksana,berdasi,mewah,megah tau-taunya korupsi terusssssssssssssssss secara sembunyi sembunyi.

  • pentolkorek // Juli 16, 2008 pada 6:58 am | Balas

    MANTABBB TRAGISSNYA….
    yaitu TNI kita, rumah gue berada di depan tempat pelatihan TNI . tiap waktu shalat tiba mereka disuruh latihan sampai berjam-jam, bahkan sampai melebihi waktu salat setelahnya. Sepertinya mereka memang dididik jadi hewan jauh dari agama…. yaitu hasilnya tni yang sama sekali tak poenya moral

    • bagus // Agustus 12, 2009 pada 6:09 pm | Balas

      klo perang semua TNI msh sholat sapa yg mau ngelawan musuh..km?????????potong peler klo berani..pling2 km cma bisanyanya kowar2 aj……..

  • arby // Juli 17, 2008 pada 6:24 am | Balas

    kejem banget bro…

  • Saya // Agustus 8, 2008 pada 4:17 am | Balas

    Siapa tuh? Anggota Ten*ara Nge*tot Ind* kali

  • superman // Agustus 11, 2008 pada 8:40 am | Balas

    pasti tidak ada tindak lanjutnya, soalnya para TNI sudah dilindungi para aparat pemerintah dan saya percaya balasan Allah SWT sangat pedih, saya percaya itu. mereka akan mendapatkan ganjaran yang setimpal baik di dunia maupun di akhirat

  • Gayo // Agustus 22, 2008 pada 8:07 am | Balas

    Kebetulan saya asli aceh dan sewaktu masa konflik dulu saya masih tinggal di aceh (sekarang merantau ke ibu kota),,
    Karena wajah pelaku ditutup saat melakukan kejahatan, jadi korban apalagi kita tidak bisa memastikan apakah mereka TNI atau GAM, karena GAM juga sering memakai seragam yang sama dengan TNI.
    Tapi sebagai warga asli Aceh, yang pernah merasakan kepedihan konflik, ada beberapa hal yang dapat saya pastikan,,,
    1. TNI dan GAM sama-sama BIADAB!!!!
    2. TNI dan GAM sama-sama BIADAB!!!!
    3. TNI dan GAM sama-sama BIADAB!!!!
    4. TNI dan GAM sama-sama BIADAB!!!!
    5. TNI dan GAM sama-sama BIADAB!!!!
    6. TNI dan GAM sama-sama BIADAB!!!!
    7. TNI dan GAM sama-sama BIADAB!!!!
    9. TNI dan GAM sama-sama BIADAB!!!!
    10. TNI dan GAM sama-sama BIADAB!!!!
    …….
    1000. TNI dan GAM sama-sama BIADAB!!!!
    1001. Semoga TNI dan GAM yang pernah melakukan kejahatan mendapatkan hukuman yang setimpal dari Allah SWT,, Amin…

  • apalah // Agustus 29, 2008 pada 3:55 pm | Balas

    jahanan
    mau dibawa kwmana bangsa kita lagi
    setelah terpuruk dari semuanya
    indonesia tak lagi bermoral

  • aceh // Agustus 29, 2008 pada 3:59 pm | Balas

    TNI kayak tu apa da ditindak?
    apa disini tidak lagi ada keadilan?
    he iya kejaksaaan aja bisa dibeli ya

  • nanung // September 3, 2008 pada 1:44 am | Balas

    enak juga tu jadi aparat pemerintag kayak tni atau polisi padahal mereka sudah ada gaji mau cari cewe muda eh malah mau cari yang lebih muda lagi

  • 1 vs all // September 16, 2008 pada 2:26 pm | Balas

    Jangan cuma bisa kasi koment tanpa aksi, sama aja kya PSK yang kerjaannya cuma NGISAP.
    Denger suara “Tas..tas..tas..” aja loe pada tiarap..
    Konon lagi denger ” Door..Door..Door..”

    Mgkin pelurunya cuma 2…
    Tapi siapa yang mau mati duluan, hah???

  • ismal // September 17, 2008 pada 4:53 am | Balas

    kalau kejadiannya tahun 2008 TNI sudah tidak ada pos naya diaceh karena udah ditarik. itu adalah kerjaan nya si MANTAN GAM yang sekarang kelaparan dan haus kejahatan , dan dimana mana diaceh sekarang melakukan tindakan kriminal perampokan dan penculikan serta inti midasi, dan mereka itu bersenjata yang dulu dipakai mereka dan tidak diserah kan pada AMN, serta mereka juga mengambing hitam kan TNI dan mereka juga TNI gadungan, apalagi masyarakat masih trauma masa lalu waktu komplik. , oleh karena itu pembaca jangan sampai terpropokasi oleh ulah oknum yang tidak ber tanggung jwab dan biadap serta juga tidak bertuahan dan tidak berperikemanusian.

  • Unknown People // Oktober 8, 2008 pada 5:04 am | Balas

    wakakakaakakakakakakakaka
    wakakakakakakakakakakakk
    wkakakakakakakkakakkakaka
    wkakaakakkakakakaakakkakaak

    Sori gw cumabisa ketwa GEDE2x ngbaca komen lu orang…wkwkwkwkwkw

  • arief // Oktober 16, 2008 pada 5:05 am | Balas

    yg jelas jgn ikut2an menghujat tentara karena klu dilihat hanya tentara yg gk pernah demo untuk menuntut hak yg berlebih, walaupun mereka kekurangan dari segi penghasilan unt menunjang hidup,ya pasti yg punya dendam sama tentara biar semakin dihujat

  • jowo // Oktober 24, 2008 pada 5:30 pm | Balas

    potong tuh peler,.cuih
    ga ada duit buat jajan tuh banci./
    potong bae.
    takut ye sendirian ?
    pk matiin lampu biar ga ketauan peler nya ga ada biji
    kenapa ga saling kulum aja kalian

  • jowo // Oktober 24, 2008 pada 5:39 pm | Balas

    testisunknown peoplekecil
    telp.0813751265331plrkclkclkclkcl

  • Zaragoza // November 21, 2008 pada 4:27 pm | Balas

    Wah bodoh tu tni.. Msa yg muda2 di grepe2 doank.. Pake skalian donk., kan enak sempit

  • anggie // November 29, 2008 pada 5:34 am | Balas

    itulah dampak dari operasi militer/perang… yg ada kekerasan, pembunuhan, dan pemerkosaan… coba anda pikir, klo TNI/Polri yg pergi operasi ke Aceh tiap malam pos nya diserang ama GAM apa gak jadi brutal mreka… jujur aja sapa sih yg mau mati cepat… mreka pasti berpikir, dari pada aku yang mati mendingan mreka/GAM lah yg mati duluan… trus karena perang, kemiskinan dimana2, banyak janda dan anak2 yatim… inti nya gk usah ada perang, damai selamanya, TNI/polri dan Gam gk ada yang berani mati…. titik dan jgn complain lg..

  • penjahat cinta // Desember 3, 2008 pada 8:30 am | Balas

    gilak bener tuch….
    TNI apha penjahat kelamin?…
    gw sbg ce’ bener2 ikut prihatin banget!!!
    TNI anjink…!!!!!!!!!!!!

  • rie // Desember 3, 2008 pada 8:18 pm | Balas

    ya alloh berilah siksaan yang amat pedih bagi mereka.amin

    dah berilah ketabahan hati mereka yang tertimpa musibah dengan kebahagian yang tiada di lupakan dan di ingat sampai hari kiamat.amin

  • djon // Desember 4, 2008 pada 3:36 pm | Balas

    weleh weleh apa kata dunia ????
    masa aparat yang harusnya melindungi rakyat kelakuanya kaya kucing aja!!!
    sembarangan!!!
    mudah mudahan mereka yang berbuat dapat ganjaran yang setimpal di dunia & akhirat
    Amin..

  • sandy // Januari 4, 2009 pada 11:22 am | Balas

    klo itu sich tergantung dri korbannya klo mau tidur kunci pintu yg kenceng klo perlu pke rante kapal klo ud kebobolan pasrah ja pelakunya aja g tau

  • Tommy // Januari 21, 2009 pada 8:37 am | Balas

    Gw anak band, om gw marinir pnh ke aceh. Jgn mau klian terprovokasi, kalopun ad tuh oknum j, GAM yg gw tau tuh jg ada, soal gw pnah ksana. Tuh bagi Cw2 klo mau tau, mereka suka “berburu” perempuan Jawa, sunda, sama batak. Ga ada mksud rasis, Hati-hati kalian kalo ngomong, Jagm sembarangan, bisa2 kalian yg disumpal mulutnya di akhirat. Inget tuh!!!! Cewe sama Cowo juga!!!

  • Tommy // Januari 21, 2009 pada 9:18 am | Balas

    Satu lagi buat respati, brimob itu bkn Tni tapi polisi, untuk anggie, kalo perang untuk membela diri itu wajar, sampe2 disetiap agama juga diperbolehkan, Tuhan sdh beri peraturan yg bnr ttg perang, jadi kamu jg hrs ngerti. Paham
    Mari bangun bangsa dan negara yang kuat dan makmur.

  • aditya // Februari 11, 2009 pada 5:32 am | Balas

    saya sepakat.. kalo di aceh teruss diteror ato diintimidasi bahkan kalo perlu saya akan berdoa agar tsunami 666x datang lagi dan menghancurkan seluruh aceh. BIAR GAK ADA LG ORANG ACEH DIDUNIA INI

  • RINALDI // Februari 11, 2009 pada 5:43 am | Balas

    SAYA RASA BUKAN TNI YG MELAKUKAN HAL TSB. YG JELAS GAM YG MELAKUKANNYA.. KARNA BANYAK org GAM yg sukak ngentoti istri org di aceh sana, dan ACEH arti kepanjangannya adalah PENIPU. 081269591999,,,, saya orang aceh tulen tp saya benci aceh….. kontak saya

  • doey bandung // Maret 7, 2009 pada 7:08 pm | Balas

    Innalillahi wa inna illaihi ro’jiun…..kt ga tau sapa yg berbuat GAM or TNI, smoga keadilan dinegri ini msh ada buat mereka yg teraniaya…stlah itu smuanya hanya ALLOH yg berkehendak menimpakan kuasanya.

  • SPIDERMEN // Maret 12, 2009 pada 2:02 pm | Balas

    Yang jelas siapapun yg melakukan kriminalitas itu dosa besar….Rampok, Zina, dsb… Siapa yang menanam pastilah tanaman itu akan tumbuh. Nah siapapun orang yang zalim pasti ia sendiri atau anak keturunannya pasti suatu saat akan dizalimi orang lain…PASTI itu !!!. Dan bagaimanapun kita jangan menghujat TNI.tapi oknum bukan institusinya yg dihujat. nEGERI ini kan butuh alat negara yang berahklak mulia juga baik TNI or POLRI, dll-nya. Aku doakan demi Allah yang melakukan perbuatan keji dan biadab itu HANCURKANLAH YA ALLAH …. HANCURKANLAH… JADIKAN MEREKA SEBAGAI BAHAN API NERAKA KELAK DIAKHERAT….YA ALLAH DENGARKANLAH JERITAN DIRIKU INI…. HANCURKANLAH MEREKA YA ALLAH.. HANYA KEPADAMU YA ALLAH KAMI MEMOHON, TIDAK ADA SATUPUN KEKUASAAN DIMUKA BUMI INI SELAIN DARIMU YA ALLAH… AMIN.. AMIN YA ROBBAL ALAMIN.

  • Spiderman // Maret 12, 2009 pada 10:29 pm | Balas

    Pada tahu ngga’ sih ? bahwa bencana yang terjadi di negeri ini karena banyak manusia di nusantara ini pada lupa terhadap dirinya sendiri, terlebih lupa pada Tuhan Allah Yang Maha Kuasa. Aparat di biayai dan makan dari uang rakyat..lupa. Masyarakat yg mempercayakan kepada aparatur negara …lupa. Ibadah dan belajar agama Allah juga lupa. Zina, Rampok, zalim…tidak lupa.. padahal itu dosa besar dan pasti masuk neraka kelak diakherat kekal didalamnya…siksa pedih adanya tiada penolongpun di neraka. Ya Allah dengarkan jeritanku ya Allah …HANCURKAN MEREKA YANG TELAH BERBUAT ZALIM TERHADAP SAUDARAKU YA ALLAH, LUMPUHKAN MEREKA YA ALLAH …YA ALLAH ENGKAU ADALAH YANG LEBIH BERKUASA YANG TIADA MENANDINGIMU..HAMBA HANYA MEMOHON DAN MEMINTA KEPADAMU…HANCURKAN DAN HANCURKAN MEREKA YANG TELAH BERBUAT ANIAYA DI MUKA BUMI NUSANTARA INI…SIAPAPUN ORANGNYA..KARENA ENGKAU YG MEMBUAT HIDUP DAN MATI…ENGKAU YANG MEMBUAT KUASA, ENGKAU YANG MAHA KAYA DARI YANG KAYA, ENGKAU SESEMBAHANKU YA ALLAH…. ENGKAU TEMPAT KAMI MENGADU….YA ALLAH BERIKANLAH MEREKA AZAB YANG PEDIH SAMPAI KE AKAR-AKARNYA….HANCURKANLAH YA ALLLAH…KAMI IKHLAS, SEMUA KEJADIAN INI NAMUN KAMI HANYA MEMOHON DAN MERINTIH KEPADAMU……….TERIMALAH DOAKU INI YA ALLLAH ….DEMI NAMAMU YA ALLAH KAMI BERSUJUD MERENDAHKAN DIRI HANYA MEMOHON KEPADAMU……HANCURKAN MEREKA DAN BINASAKAN MEREKA YANG TELAH MENGANIAYA DAN MEN-ZALIMI SAUDARA-SAUDARAKU…..TERIMALAH PERMOHONANKU ….AMIIN

  • najwa // Maret 19, 2009 pada 1:58 am | Balas

    jangan asal menghujat, apa kamu udah banyak memberi untuk negara ini? koreksi diri masing2.. GAM juga memakai seragam TNI dan mereka juga mempunyai Senjata laras panjang.. itu mereka lakukan untuk memperburuk citra TNI agar masyarakat ikut membenci TNI, TNI mempunyai dana operasi dari pemerintah jadi untuk apa mereka cari lagi, sedangkan GAM dana operasinya kan nyari sendiri tuh,, jangan2 yang sudah menghujat TNI ini anggota GAM tuh!!

  • mr.kuncrot // April 7, 2009 pada 10:09 am | Balas

    waduh bahaya banget jadi aparat kayak gitu.rasakan nanti azab Allah di neraka.mampus lho.kecuali mau tobat

  • wong jowo // April 8, 2009 pada 5:26 pm | Balas

    mbok ya pada sabar……….gitu aja kok repot………………..

  • adadehhhh // Mei 1, 2009 pada 9:11 am | Balas

    gw pengen bgt nehhh

  • andi // Mei 14, 2009 pada 4:51 pm | Balas

    “APARAT memang KEPARAT”

  • mbuh // Mei 30, 2009 pada 7:20 pm | Balas

    jelas bangetz yang menghujat tentara itu pasti GAM, Mana ada Gam waktu ada tsunami, yg ada cm tentara yang tanpa pamrih membangun aceh, tolong jgn asal ngomong aja liat yg sebenarnya terjadi …!!!!!

  • Mr.X // Agustus 3, 2009 pada 9:49 am | Balas

    MasyaAllah,….. Pantes Aja Aceh Kena Azab Tsunami, saya yakin itu pasti benar2 terjadi, soal siapa pelakunya yang pasti bisa jadi keduanya

  • bagus // Agustus 12, 2009 pada 5:49 pm | Balas

    he km jangan bawa2 korps TNI klo km gk tau,klo negara gak ada TNI dan polri km dan keluarga km jd ap?pling2 jd pkerja paksa ma penjajah…klo mau ngomong pake otak jangan pake cocot yg gak berpendidikan…..TNI dan Polri tu masih pnya moral…..Dan memegang sumpah………

  • rahadi // Agustus 16, 2009 pada 12:15 pm | Balas

    Kita Kembalikan Kepada Tuhan Yang Maha Esa ,Apapun resiko dalam hidup ini adalah suatu tuntutan yang besar karena keadaan ,ingat apapun perilaku manusia nanti akan diminta pertanggung jawaban di akherat,jalan seperti itu merupakan perbuatan yang keji (siapa menabur bakal menuai).

  • cah cerbon // September 25, 2009 pada 4:08 am | Balas

    Wahai para petinggi negeri….para petinggi TNI….
    segera usut tuntas kasus ini….janganlah bumi aceh menangis kembali….siapapun pelakunya harus dihukum yang setimpal…..kalau memang terbukti TNI yang melakukakan Naudzubillah….. pecat dan hukum seumur hidup…….

  • geblek // Oktober 3, 2009 pada 2:03 pm | Balas

    kita dukung aja TNI di periksa POLISI pasti kasus ini ke bongkar………..kalo yang meriksa POM sama aja…gak bakalan tuntas….harusnya diperiksa polisi, dituntut jaksa, diadili hukum gantung………TNI Anjinggggggg

  • juviyanti // Oktober 5, 2009 pada 11:12 am | Balas

    duh kasihan dech hics ,>-<

  • alex // Oktober 16, 2009 pada 6:34 pm | Balas

    crita dr para korban gk salah kayaknya tp korban gk tau yg sbnernya siapa plaku kjahatan tu, ksimpulan saya pelaku tersebut adalah org2 gam yg sengaja mjtuhkan nama baik TNI biar masarakat pd benci pd TNI. gk masuk akal mau buat kjahatan kok pke seragam dan nyebutin pos nya, klo bner gtu knp paginya gk lpor ke polisi ato ajak smua msarakat tuk serang tu pos. kjadian dah brulang2 tp knp gk d adakan ronda? makanya jd org tu gjn pemalas ya. thanks

  • sadizzz // Oktober 28, 2009 pada 5:20 am | Balas

    semoga pelaku di hukum seberat-beratnya + masuk neraka paling bawah

Tinggalkan sebuah Komentar