Pelacur Di Jatinegara Kian Menggoda

JAKARTA – Warga mendesak aparat Walikota Jakarta Timur segera menertibkan praktek pelacuran di bawah Jembatan Layang Jatinegara. Pasalnya, tiap malam di lokasi tersebut dipadati wanita tuna susila dan belasan waria serta pedagang kaki-5.“Kalau lagi nyegat kendaraan umum, saya sering merasa tergoda karena banyak WTS yang sedang mencari mangsa dengan pakaian yang mini, ini kan akhirnya bisa merusak rumah tangga orang,” kata Zaenal, warga Pondok Kopi, Jakarta Timur, Sabtu (8/3).Mereka mejeng mulai dari bawah jembatan Jatinegara hingga depan LP Cipinang.Sebab itu, sebelum akhirnya godaan jadi tak tertahankan, dia mendesak aparat Walikota Jakarta Timur melakukan razia. “Dulu, sering ada razia, tapi kini jarang lagi, sehingga wts bermunculan kembali, ” katanya.

SERING DIRAZIA
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Tramtib dan Linmas Walikota Jakarta Timur Lantip mengungkapka, pihaknya sudah berulangkali merazia pelacur di kawasan Jatinegara dan yang ada di jalanan.

Bahkan, tandasnya, mereka yang kena jaring langsung dikirim ke Panti Sosial Cipayung setelah didata identitas dirinya. “ Umumnya mereka bukan warga Jakarta,” ujar Lantip seraya menambahkan bahwa WTS tersebut mencari mangsa sampai larut malam .

Menanggapi adanya keluhan warga tersebut , dia menegaskan akan melakukan razia besar- besaran terhadap pelacur yang mencari mangsa di jalanan.”Tinggal tunggu waktu saja,” tegas Kasi Operasi Sudin Tramtib dan Linmas Walikota Jakarta Timur itu.

8 responses to “Pelacur Di Jatinegara Kian Menggoda

  1. awas_pelacur_cipinang

    Pemerasan Dengan Modus Pelacur Mangkal

    Ceritanya begini, pada waktu itu, kawan saya mau mencicipi rasanya wanita malam di depan LP Cipinang.
    Awalnya setelah negosiasi, si pelacur menawarkan harga 100rb untuk dua kali “maen”. Untuk biaya kamar ditanggung tamu, sebesar 60rb.
    Kemudian pelacur mengantarkan korban ke daerah kampung di sekitar pertigaan fly over jatinegara untuk kemudian di bawa masuk ke rumah agak kumuh di perkampungan.
    Setelah di dalam kamar, pelacur menawarkan minuman dengan cara membuka coca-cola 2 botol dan kratingdaeng 6 botol… setelah minuman dibuka, pelacur menelepon rekannya sambil membawa tagihan sebanyak 700rb termasuk semua minuman dan snack serta buah yang katanya itu sudah paket semua.
    Kalau tidak mau bayar, motor digembok sampai melunasi tagihan..
    Harga segitu belum termasuk “uang maen” sama si pelacur.
    Akhirnya setelah negosiasi sampai alot, kawan saya akhirnya membayar 600rb. Dan setelah itu diperbolehkan pulang.
    Oleh karena itu BERHATI-HATI LAH Anda para pencari sensasi wanita malam di LP Cipinang.
    Entah sudah berapa banyak korban pemerasan dengan modus ini.
    Mohon pihak aparat kepolisian SEGERA MEMBUBARKAN praktik prostitusi dan pemerasan ini.

  2. semoga allah memberi hidayah pada semua lelaki2 hidung belang tersebut,,, yg hakikatnya adalah seorang pemimpin…

  3. Benar PARA LELAKI HIDUNG BELANG SELALU DIPERAS DIDAERAH PRUMPUNG… MODUSNYA SAMA PERSIS DENGAN YANG DITULIS PEMBACA DIATAS… KITA DIAJAK KEMARKAS MEREKA YANG DEKAT PERTIGAAN SANA LALU DIPERAS OLEH TEMAN SURUHAN PELACUR ITU SEBESAR 600RIBU… AWAS JANGAN MAIN DISANA LAGI… SEBARKAN KETEMAN2 SEMUANYA

  4. jnganlah gambang..
    Tertarik pada wanita zng gak puya kprimanusi’aan…
    Semua orang bisa tertipu dngan ulahya..
    Stelah di mrayu…
    Blkangya….
    Hya musibah zng kita timpa

  5. waspadailah semua wanita..
    Jngan sampai tergulung pada bisikya

  6. semoga…
    Semuuaa petugas kepolisan bisa
    menegur semua pelacur di jlan dan pemeras…
    Di seluruh jalanan

  7. Setuju…..-,saya pernah mengalami Yg dikampung jabon parung,Bogor, jablay 2 itu, pemeras…… bukan jablay benaran…..biasanya Yg nongkrong di tepi jalan adalah Abg2

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s