Bisa jadi, ini babak lain selain kasus dua kapolsek di Yogyakarta yang digrebek beberapa waktu lalu. Hanya saja, kali ini menimpa Kapolsek Grabag, Magelang, AKP W. Bersama seorang wanita, M, dia digerebeg aparat saat berduaan di kamar hotel di Ambarawa. Sang wanita tak lain adalah istri dari anak buahnya sendiri di Polsek Grabag.
Informasi, Kamis (3/7) petang, oknum kapolsek yang mengendarai Suzuki Katana B 2292 VN sudah dibuntuti anggota Polres Magelang. Sempat kehilangan jejak, namun kemudian dicari ke sejumlah hotel yang ada di Ambarawa. Lalu diketahui, mobil buruan diparkir di Hotel Baru Ambarawa. Aparat Polsek Ambarawa bersama Polres Semarang akhirnya menggerebeg kamar hotel setelah dua jam diintai.
Menurut petugas hotel, oknum polisi itu masuk bersama seorang perempuan. Namun dia tak tahu jika pria itu adalah oknum polisi. Petugas hotel juga tak tahu namanya karena saat menyewa kamar tidak meninggalkan identitas. Petugas hotel hanya mencatat nomor mobilnya. Oknum polisi itu kemudian digelandang ke Mapolsek Ambarawa.
Kapolres Semarang AKBP Abdul Hafidh Yuhas saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya membenarkan telah diamankannya anggota Polres Magelang tersebut. Menurut dia, oknum polisi itu sudah diambil oleh Polres Magelang untuk penanganan lebih lanjut.
CINTA SEGITIGA
Sementara itu, petugas masih menyelidiki penyebab tewasnya Bripka Hotmajon Matondang, 38, anggota Satuan Rersese Narkoba Polres Tanah Karo, yang ditemukan tewas luka tembak di Sungai Lau Mandin, Tanah Karo, Sumatera Utara.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Baharudin Djafar, kepada Pos Kota, Jumat mengatakan, saat ini penyelidikan masih berlangsung. Sejumlah saksi dan berbagai informasi sedang dikumpulkan.
Informasi dari berbagai sumber menyebutkan, bahwa penyebab tewasnya anggota polisi ini diduga akibat cinta segitiga. Hubungan mereka sudah berjalan dua tahun dan akhirnya ketahuan oleh suaminya, S, yang disebut sebagai seorang preman. Saat ini, petugas tengah memburu S guna mengungkap kejadian sebenarnya.
12 tanggapan so far ↓
doelsoehono // Juli 7, 2008 pada 1:50 am |
salam
wah-wah emang jaman udah Edan …..
Angan-angan dapat tempe ……E……dapatnya maluni yee…
salam kenal…….Boyolali
pelbis // Juli 7, 2008 pada 3:48 pm |
Wah..wah … makanya hati hati pak Polisi kalau mau indehoy, ambil tempat yang aman..hehe
dewabagus // Juli 8, 2008 pada 1:52 am |
Jeruk Makan Jeruk, Polisi tangkap polisi
phil0s0phia // Juli 8, 2008 pada 2:44 am |
astagfirullah.. kok kapolsek kelakuannya seperti itu…
thegands // Juli 9, 2008 pada 8:22 am |
Ckckckckckckckck… sudah rusak memang aparat kepolisian kita ini…
Dul kemplang // Juli 11, 2008 pada 6:06 am |
Ngencuk kok karo bojo anak buah dewe guoblok. . Polisi tah preman
dul // Juli 15, 2008 pada 6:25 pm |
hebat dan salut sama yang berani tangkap kapolsek itu berati polisi tetap menegakan hukum biar satu korp ,,,???
pentolkorek // Juli 16, 2008 pada 7:23 am |
gue tanya ma komentator lain, kira kira perbedaan polisi ma preman apaya…. ???? klo menurut gue cuman bajunya :) …..
dinidr // September 23, 2008 pada 5:00 am |
apakah salah bila saya berpendapat bahwa maraknya perselingkuhan karena adanya contoh dari sinetron-sinetron?
INDAR HARTATIK // Nopember 23, 2008 pada 4:28 am |
SALAM BUAT POLISI MAGELANG TERUTAMA YANG MASIH BUJANG
SERSE MAGELANG // Februari 27, 2009 pada 11:26 am |
itukan cuma oknum ya”gue pesen ama yg msh suka selingkuh ati2 klo bisa berhenti!!!!!!”als “Jgn mAsuK lobang yg sM”
Spiderman // Maret 11, 2009 pada 2:19 pm |
Nah..ketahuan sekarang Komandan !!! Mungkin masuk jadi POLISI nyumpel pakai duit ya…. makanya kelakuan kayak begituan saran kita PECAT !!! ganti Komandan yang berwibawa, berdedikasi, berakhlak mulia, berbudi, bermasyarakat, berdisiplin tinggi, berinteligensi bagus, dan Tentunya nih POLISI yang benar-benar Polisi yang tidak pernah pakai Duit lah Yang benar-benar ikhlas dan menjiwai sebagai POLISI , Ok.