Cerita Kriminal

Bapak dan Anak Menyekap dan Memperkosa Anak Gadis Selama 2 Hari dan Kemudian Menawarkan Pada 7 Orang Teman Untuk Ikut Menikmati

April 6, 2009 · & Komentar

Tujuh pemerkosa gadis Mag,21, anak pensiunan polisi, ditangkap Satreskrim Polresta Bandung Barat, di Jalan Gempolsari Bandung, Minggu.

Dari tujuh tersangka yang kini ditahan, dua di antaranya bapak dan anak yang diduga kuat turut memperkosa. Tersangka yang ditangkap AK,47, SE,21, Ki,25, WR,36, YA,19, EP,24 dan ZA,35.

“Anak saya duluan yang memperkosa. Kemudian selang beberapa jam, giliran saya. Awalnya saya tak tahu kalau anak duluan mencicipi, saya pikir saya yang pertama setelah saya coba baru akan saya tawarkan pada anak saya, eh ternyata anak saya lebih jago” kata tersangka AK saat ditanya di Mapolwiltabes Bandung.

Korban diperkosa setelah disekap selama dua malam di kamar kontrakan. Buntut dari kasus ini, tersangka AK menyarankan kepada anaknya SE mempertanggungjawabkan perbuatannya karena SE lah yang menikmati keperawanan korban.

“Mudah-mudahan anak saya mau menikahi korban sebagai rasa tanggungjawab, sehingga saya tidak perlu dipenjara karena hal sepele macam ginian.” kata AK yang berprofesi sebagai pengakut sampah.

MEREBUT HP
Kasat Reskrim Polresta Bandung Barat, AKP Reynold Hutagalung menjelaskan, pemerkosaan terjadi 20 Maret lalu, saat korban melewati kamar kontrakan KI di Jalan Gempolsari Bandung.

Dalam pemeriksaan, kata Kasat Reskrim, tersangka Ki mengaku memperkosa korban dua kali dalam satu jam karena korban tetap telanjang sambil menangis dan tidak segera mengenakan pakaiannya setelah selesai diperkosa hingga nafsunya bangkit kembali. Kemudian dia menawar-nawarkan korban ke tersangka lain.

Usai memperkosa, para tersangka kabur. Dalam kondisi sempoyongan, korban pulang ke rumah orangtuanya.

Korban melaporkan ke Polresta Bandung Barat. Tim polisi menangkap ketujuh tersangka. Tersangka dijerat pasal 285 dan pasal 332 atau pasal 55 KUH Pidana, ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Kategori: kekerasan pada wanita · pelanggaran HAM · pelecehan seksual · pemerkosaan · penculikan · perzinahan · psikopat

7 tanggapan so far ↓

  • adadehhhh // Mei 1, 2009 pada 9:16 am | Balas

    gw pengen bgt nehhh

  • adadehhhh // Mei 1, 2009 pada 9:29 am | Balas

    psikopat/penjahat masa kini itu pintar, mereka memperhatikan perkembangan berita, dari tv, koran, juga internet, mereka mempelajari modus² yang terdahulu, seperti halnya mereka mungkin salah satu dari pemerhati blog ini seperti halnya aku yang sejak lama punya jiwa psikopat

  • slakothist // Agustus 19, 2009 pada 12:34 am | Balas

    asu bgt si bapaknya… ngomongnya persoalan sepele..

    sodom2an aja ma anaknya tuh… dasar bapak bejat ga inget umur, si anaknya bukannya dididik yg baik malah berkompetisi merkosa anak orang..

    asuu…. moral rusak!!

  • maulana sugaryo // Agustus 20, 2009 pada 6:03 pm | Balas

    secara pikiran sii,aq pngen bnget mlakukan aksi prkosaan itu….tp,ahh gw budakan amat mlakukan itu…?!!!klo harus terjerat hukum….amit-amit….!

  • Wati // September 11, 2009 pada 12:31 pm | Balas

    Dasar bapak ama anak gak jauh beda. Sama2 bejat juga Napo tu!!! (Nafsu pool)

  • Ir. Hadi Sunarso // September 12, 2009 pada 7:08 am | Balas

    Begitu ringannya sipemerkosa itu mengatakan ” Hal Sepele macam ginian …”. Tolong deh sekarang gantian sipemerkosa itu disakiti juga, dianiaya juga oleh yang lebih kuat, jadikan obyek latihan . Apa yang akan dia katakan ?

  • hyaning // Oktober 4, 2009 pada 2:40 am | Balas

    kurang ajar bgeth tuh bapaknya. . .

    malah melimpahkan kesalahan ama anaknya . .

    yang merkosa anjing semua

    kagak punya perasaan pow????

    kalo anak lo yang ngalamin kayak gtu?

    lo mau terima gak??????

Tinggalkan sebuah Komentar