3 Anak Jalanan Diperkosa dan Ditinggal Dalam Keadaan Terikat Dipinggir Jalan

Tindakan yang dilakukan TA (42) sungguh bejat. Selain memperkosa anak jalanan, ia juga tega menganiaya dan mengikat korbannya. Setelah melampiaskan hawa nafsunya, para korban diikat dan ditinggal di pinggir jalan.

“Korban yang pertama dan kedua ditemukan terikat. Yang ketiga (korbannya) dibekap,” kata Kasubag Humas Polres Jakarta Timur Kompol Didik Haryadi saat ditemui detikcom di Polres Jakarta Timur, Kamis (26/7/2012).

Didik menceritakan korban pertama dan kedua adalah dua orang kakak beradik. Kedua korban masih ada ikatan saudara dengan pelaku. Kedua korban diajak pelaku bertemu di Pusat Grosir Cililitan, Jakarta Timur, 23 Maret lalu. Dari sini, pelaku mengiming-imingi korban dengan membelikan es krim dan uang Rp 100 ribu.

“Sebelumnya dikasih makan, diajak ke kebun dekat Gedung BKN, Cililitan. Korban lalu diikat di pohon,” ujarnya.

Setelah mengikat korban, pelaku dengan bengisnya melakukan aksi pemerkosaan terhadap bocah perempuan tersebut. Korban lalu diajak ke Bekasi. Ketiga sempat bermalam di depan sebuah ruko di Bulak Kapal, Bekasi Timur.

“Paginya diajak ke Jakarta lagi dengan bis yang sama,” jelasnya.

Keesokan harinya, 24 Maret, kedua korban diajak kembali ke tempat yang sama. Kedua korban lalu ditinggalkan dan tidak dikasih makan. Keduanya ditemukan warga dalam keadaan terikat.

“Ditemukan warga siang itu karena korban yang menangis keras,” imbuhnya.

TA tak berhenti beraksi sampai di situ. Setelah meninggalkan kedua korban, ia mencari mangsa lainnya. Pada 12 April, pengamen cilik sekitar berusia 11 tahun jadi targetnya. Ia bertemu korban di daerah Bekasi.

“Awalnya korban bertemu di Bekasi. Dek ke daerah Cililitan ke mana ya? tanya pelaku. Dijawab korban, naik 9B Mayasari,” ujar Didik.

Pelaku lalu mengiming-imingi korban akan membelikan baju dan celana. Korban lalu ikut dengan pelaku. Sampai di pintu keluar Tol Kodam Jaya, pelaku melihat kondisi cukup sepi.

“Korban diajak ke situ dan dikerjain. Kali ini korban diancam karena korban sempat menolak, dia ditonjok. Kalau nggak mau akan diikat di atas pohon,” jelasnya.

Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku mengajak korban jalan dan duduk ke sebuah pos ojek. Korban lalu ditinggalkan begitu saja.

6 responses to “3 Anak Jalanan Diperkosa dan Ditinggal Dalam Keadaan Terikat Dipinggir Jalan

  1. Akhir zaman akhir zaman.sudah banyak manusia nd bermoral.ngaku punya agama tapi nd diterapkan dikhdpn sehari. Baca arti makna al quran itu. gunanya kitab suci itu diturunkan.agar manusia bermoral dan berbuat baik.

  2. Eh, TA yang pe’a! Luh tuh manusia bandit tengik bejad lebih ganas dari anjing gila kurap! Pak Polisi, sekiranya si bandit tengik bejad ini sudah tertangkap mohon kabari via web ini. Saya dkk mau bikin perhitungan sama di tengik bejad ini. Polisi monggo tutup mata aja selama sejam selama saya dkk itung-itungan sama dia. Saya dkk mendoakan agar anak2 yang menjadi korban tetap tabah, Allah Maha Pemurah Maha Penolong hamba-Nya yang teraniaya.

  3. po ra enek liyane

  4. Parah lw bikin rusak moral orang,it orang nga punya moral y,ingat apa kate bang iwan !!

  5. itu pelaku manusia ngak punya moral melebihi binatang lebih baik di onani di depan anjing biar di jilatin anu nya karena sifat dan moral nya kayak anjing

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s