Supriyanto Ditangkap Karena Rekam Celana Dalam Wanita Cantik Pakai Kamera Ponsel Di Halte Bus Trans Jakarta Harmoni

Supriyanto (29) ini memang keterlaluan. Tega-teganya dia melakukan aksi cabul pada perempuan penumpang bus TransJ. Bermodal pulpen perekam, diam-diam dia merekam daleman rok perempuan yang berdiri di depannya. Aksinya dilakukan di Halte TransJ Harmoni. “Ketahuan sama penumpang yang lain, terus diteriakin,” kata penjaga Halte Harmoni, Adov (30) kepada wartawan di Mapolres Jakpus, Jakarta, Selasa (4/12/2012).

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Sang korban merupakan karyawati di sebuah perusahaan yang berkantor di kawasan Sudirman. Korban yang berusia 28 tahun itu memang biasa naik dari kawasan Harmoni. “Begitu ada penumpang teriak, pelaku langsung diamankan penumpang yang lain,” jelas Adov. Supriyanto, dengan gayanya yang perlente dengan kemeja dan celana jeans memang tidak mencurigakan. Namun ketika diam-diam dia mengeluarkan pulpen dan memasukkan di sela-sela rok penumpang wanita itu, aksinya terendus.

“Langsung kita laporkan ke pihak kepolisian,” tegas Adov.Aksi cabul Supriyanto (29) di TransJ, merekam daleman rok penumpang perempuan benar-benar tak bisa ditolerir. Untung saja, aksi bejatnya diketahui penumpang lain. Supriyanto pun segera dibekuk penumpang lain dan diserahkan ke polisi.

Supriyanto melakukan aksinya di rute Blok M-Kota pada Selasa (4/12/2012) pukul 07.00 WIB. Aksinya diketahui saat bus melaju dari Halte Harmoni menuju Blok M. Seorang penumpang memergoki pria berpakaian kemeja lengan panjang kotak-kotak merah dengan jeans rapih itu tengah mengeluarkan pulpen dan merekam daleman rok penumpang di depannya.

Supriyanto langsung diteriaki penumpang lain. Dia pun dibekuk dan diserahkan ke petugas halte Harmoni. “Pelaku kita serahkan ke polisi,” kata petugas TransJ Adov (30) di Mapolres Jakpus, Jakarta. Dalam melakukan aksinya, Supriyanto memang lihai. Dia menutupi pulpen yang dipegangnya dengan tas selempang. Kemudian pulpen berkamera pun dia keluarkan.

Korban Supriyanto, seorang perempuan pekerja kantoran di kawasan SCBD Sudirman. Perempuan yang baru menikah 2 bulan itu, tinggal di kawasan Jakarta Barat. Saat diperiksa sebagai saksi pelapor, korban terlihat shock. “Anak saya baru menikah, kerja di Sudirman,” jelas ayah korban yang mendampingi di Mapolres Jakpus. Polisi hingga kini belum bisa memberikan keterangan karena masih melakukan pemeriksaan.

Supriyanto (29) diduga tidak hanya sekali melakukan perbuatannya merekam daleman rok perempuan penumpang TransJ. Diduga dia sudah melakukan beberapa kali. Tak heran kalau polisi kemudian melakukan penggeledahan rumah Supriyanto di sebuah tempat di Jakarta. “Rumahnya digeledah,” bisik seorang penyidik yang enggan disebutkan namanya, Selasa (4/12/2012). Penggeledahan dilakukan sejak pukul 18.00 WIB. Tim penyidik Polres Jakpus bergerak ke rumah Supriyanto yang ditangkap pagi tadi di TransJ karena kedapatan merekam daleman rok seorang perempuan di kawasan Harmoni.

“Tim sudah bergerak sejak tadi, cari barang bukti rekaman lain,” jelas penyidik itu. Supriyanto diketahui merekam daleman rok dengan menggunakan telepon seluler. Dia menggunakan pulpen dengan senter sebagai penerang. Pria yang tampil perlente ini pun sempat mengaku dirinya melakukan itu karena mudah terangsang bila melihat perempuan memakai rok. Aksi cabulnya dipergoki penumpang lain yang berteriak. Sehingga Supriyanto dibekuk penumpang lain dan diserahkan ke polisi. Sementara itu Kapolres Jakpus Kombes Pol AR Yoyol yang dikonfirmasi mengaku belum tahu soal kasus ini. “Saya cek dulu ya,” terang Yoyol.

Kasus pelecehan seksual itu, terjadi pada Selasa (4/12/2012) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB. Pelaku sepertinya sudah berniat untuk melakukan tindak asusila. Sebab, saat mengantri di halte bus TransJakarta, Supriyanto telah menyiapkan ponsel berkamera dan pena dengan senter di tas selempangnya.

Kemudian, Supriyanto berdiri dibelakang seorang wanita berinisial TR (26), yang saat itu mengenakan rok. Memanfaatkan kepadatan antrean, pelaku pun kemudian merekam bagian vital korban dari bawah. Namun, saat sedang merekan, tindak asusila Supriyanto dipergoki penumpang lain, yang kemudian langsung meneriakinya. Pria itu pun, kemudian langsung diamankan dan diinterogasi ke petugas, sampai akhirnya pelaku dibawa ke Polres Jakarta Pusat.

Adof (26), petugas pengamanan Bus Transjakarta mengatakan awalnya korban tidak mau melaporkan kejadian tersebut karena mau mengikuti rapat. Namun setelah dibujuk akhirnya melapor. “Awalnya tidak mau karena mau kerja katanya, tapi akhirnya korban mau juga melapor,” ucapnya.

Sementara, dalam pemeriksaan, pelaku mengaku sudah sering melakukan aksi asusila dengan cara mengintip celana dalam wanita di halte bus TransJakarta. Namun, ia mengaku biasanya hanya mengintip saja, dan baru kali ini nekat merekam. “Saya baru kali ini merekam, tadi spontan saja,” kata Supriyanto. Saat ini, Supri dan korban TR, masih menjalani pemeriksaan di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jakarta Pusat.

Supriyanto, pelaku yang merekam celana dalam penumpang wanita di halte bus TransJakarta, koridor I Harmoni, mengaku telah dua kali merekam celana dalam. Supriyanto yang bekerja sebagai karyawan swasta ini melakukan aksinya di halte bus TransJakarta Pulogadung dan Harmoni.

” Yang pertama di Pulogadung, saya khilaf mas,” sesal Supriyanto di Mapolres Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2012). Dalam menjalankan aksinya, pelaku merekam celana dalam korban menggunakan telepon genggam merek Cross. “Kalau ngintip celana dalam diangkot udah sering mas, tapi kalau di bus TransJakarta baru dua kali,” jelasnya. Pelaku juga mengaku baru satu bulan menikah dan saat ini tinggal di Pulogadung. Polisi menemukan dua rekaman di HP pelaku. Kedua rekaman tersebut adalah gambar celana dalam korban di halte bus TransJakarta.

Seperti diberitakan, seorang wanita berinisial ATG (28) warga Kalideres, Jakarta Barat, menjadi korban aksi Supriyanto. Menurut pengakuan ayah ATG, Andi Nasrullah, putrinya mengalami pelecehan seksual ketika akan menuju lokasi bekerja. “Korban saat itu hendak berangkat kerja dari rumahnya di Kalideres ke kantornya. Anak saya bekerja di Bursa Efek Indonesia (BEI),” kata Andi.

Kronologis kejadian bermula ketika pelaku mengantri di dalam halte. Saat itu, halte tersebut sedang ramai. Korban menggunakan HP merekam penumpang pada saat mengantri. Pelaku ditangkap penumpang karena kepergok tengah merekam celana dalam karyawati BEI tersebut. Saat ini pelaku ditahan di Mapolres Jakarta Pusat. Karyawati Bursa Efek Indonesia (BEI) yang direkam celana dalamnya di halte bus TransJakarta koridor I Harmoni, Jakarta Pusat mengalami trauma yang mendalam. Hal tersebut diungkap ayah korban, Andi Nasrullah. “Iya anak saya shock, saat ini dia ingin bertemu suaminya,” ujar Andi di Mapolres Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2012).

Menurut Andi, suami anaknya itu adalah seorang pilot dan mereka baru menikah dua bulan yang lalu. “Suaminya saat ini lagi tidak terbang, mereka baru menikah dua bulan yang lalu,” ujarnya. Dia menambahkan, bahwa anaknya tersebut memakai pakaian yang sopan. Namun entah kenapa pelaku merekam celana dalam anaknya itu.

Seperti diketahui, seorang pria ditangkap karena merekam celana dalam dan bokong wanita di halte bus TransJakarta koridor I Harmoni. Pelaku bernama Supriyanto warga Jalan Poncol 2 No 42, Gandaria, Cilandak, Jakarta Selatan. Kronologis kejadian bermula ketika pelaku mengantri di dalam halte. Saat itu, halte tersebut sedang ramai. Pelaku menggunakan HP dan pulpen senter merekam celana dalam korban. Pelaku ditangkap penumpang karena kepergok merekam celana dalam karyawati BEI itu. Saat ini pelaku ditahan di Mapolres Jakarta Pusat.

Korban pelecehan seksual dengan merekam celana dalam dan bokong yang terjadi di halte Harmoni TransJakarta diketahui berinisial ATG (28) warga Kalideres, Jakarta Barat. Menurut pengakuan ayah korban, Andi Nasrullah, putrinya mengalami pelecehan seksual ketika akan menuju lokasi bekerja. “Korban saat itu hendak berangkat kerja dari rumahnya di Kalideres ke kantornya. Anak saya bekerja di Bursa Efek Indonesia (BEI),” kata Andi di Mapolres Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2012).

Andi mengatakan bahwa putrinya juga sudah menikah satu tahun yang lalu. Atas peristiwa tersebut, Andi meminya agar pelayanan dan keamanan TransJakarta lebih ditingkatkan. “Kami juga minta agar pelayanan di Bus TransJakarta ditingkatkan lagi,” ujarnya. Seperti diketahui, seorang pria ditangkap karena merekam celana dalam dan bokong wanita di halte bus TransJakarta koridor I Harmoni. Pelaku bernama Supriyanto warga Jalan Poncol 2 No 42, Gandaria, Cilandak, Jakarta Selatan.

Kronologis kejadian bermula ketika pelaku mengantri di dalam halte. Saat itu, halte tersebut sedang ramai. Pelaku menggunakan HP dan pulpen senter merekam penumpang pada saat mengantri. Korban ditangkap penumpang karena kepergok tengah merekam celana dalam karyawati BEI tersebut. Saat ini pelaku ditahan di Mapolres Jakarta Pusat.

Seorang pria ditangkap karena berusaha merekam celana dalam dan bokong penumpang wanita di halte bus TransJakarta koridor I Harmoni. Pelaku diketahui bernama Supriyanto, warga Jalan Poncol 2 No 42, Gandaria, Cilandak, Jakarta Selatan. Kronologis kejadian bermula ketika pelaku mengantri di dalam halte. “Korban pakai rok, pelaku di belakang korban. Saat itu pelaku merekam celana dalam korban dengan HP dan pulpen center,” kata Kanit Resmob AKP Mustakim kepada Okezone, Selasa (4/12/2012).

Menurut Mustakim pelaku kini masih dimintai keterangan di Polres Jakarta Pusat. Sementara itu, petugas PAM Halte Bus TransJakarta menambahkan, kejadian tersebut sekira pukul 07.00 WIB. “Saat itu sedang ramai mengantri, pelaku memakai tas selempang yang digunakan untuk menyembunyikan HP,” ujarnya. Setelah itu, penumpang lain menangkap dan meneriakin pelaku di lokasi. “Kami langsung membawa dan menginterogasikan di dalam pos dan dia mengakuinya,” pungkasnya.

Supriyanto, pelaku perekam celana dalam dan bokong wanita di halte bus TransJakarta koridor I Harmoni, mengaku mudah terangsang jika melihat wanita. “Saya mudah terangsang jika melihat wanita (salah satu ciri hipersex),” ujar Supriyanto di Mapolres Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2012).

Saat itu korban yang memakai blazer dan rok merah marun berada di belakang korban. Niat jahat pelaku timbul melihat korban dan langsung mengeluarkan HP untuk merekam celana dalam. Pelaku juga sudah berhasil merekam beberapa menit dengan kameranya. Namun pelaku langsung dibekuk penumpang yang memergokinya. Pria 29 tahun ini kapok dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya tersebut. “Saya kapok mas,” sesalnya.

Saat ini, Supriyanto mendekam di Mapolres Jakarta Pusat. Polisi mengamankan HP dan pulpen senter yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya.

One response to “Supriyanto Ditangkap Karena Rekam Celana Dalam Wanita Cantik Pakai Kamera Ponsel Di Halte Bus Trans Jakarta Harmoni

  1. Gimana mas supri, keliatan gk? (yg keliatan jelas itu anda bakal dipenjara)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s