Arsip Kategori: pemerkosaan

Seorang Siswi SMP Di Perkosa Teman Wanita Yang Dikenalnya Melalui Facebook

Lagi-lagi ada korban ulah orang yang memanfaatkan jejaring sosial facebook. Terkini, perlajar wanita berusia 13 tahun harus naik pesawat berjarak 250 mil jauhnya untuk menemui seorang wanita (35) yang berhasil membujuknya melalui chatting di facebook.

Siswi yang dirahasiakan namanya itu masih mengenakan seragam sekolah saat akan naik pesawat dari rumahnya di Cornwall, Inggris ke Gatwick, Irlandia Utara. Sesampai di tempat itu, dia bertemu dengan wanita kenalannya di facebook.

Kemudian wanita yang kemudian diketahui paedophile mengajaknya ke hotel. Di tempat inilah siswi tersebut “dikerjai” dan mengalami kekerasan seksual. Mail online (26/11) tidak menulis detail bentuk kekerasan seksual seperti apa karena korban masih belia.

Diketahui, siswi tersebut begitu sampai di Irlandia Utara langsung dibelikan baju yang cocok untuk remaja dan semua tiket adalah dibiayai oleh si wanita paedophilie tersebut.

Ibu (40) dari siswi yang tinggal di Newquay, Cornwall tersebut khawatir dan kehilangan anaknya sejak pulang sekolah tapi tidak sampai di rumah. Keesokan harinya, ibu tersebut lapor polisi setempat

Polisi kemudian mengecek facebook dan internet untuk mencari keberadaan siswi yang sudah termakan bujuk rayu itu.

“Ini mimpi buruk bagi setiap orangtua. Anak saya bisa mengalami hal hal buruk apa saja karena kita tidak tahu keberadaannya,” katanya khawatir.

“Dia masih mengenakan seragam sekolahnya. Dia baru berusia 13 tahun. Di facebook tertulis, wanita tersebut telah mengajak anak saya untuk hidup selamanya. Dan hal itu membuatku sangat takut,” ujar ibu siswi.

Dari hasil penyelidikan, polisi menganalisis, siswi tersebut sudah kenalan dengan wanita paedophile sejak 6 bulan silam kemudian terjadi chatting akrab hingga akhirnya terjadi pertemuan darat di Irlandia Utara atas biaya wanita itu.

Setelah dilacak, siswi itu saat akan naik pesawat mengaku berusia 17 tahun agar bisa lolos berpelancong sendirian. Polisi kemudian berhasil menemukan hotel dimana siswi itu diajak menginap.

Saat digerebek, siswi itu masih sehat dan sadar, serta mengaku baik-baik saja. Namun berdasar pemeriksaan cctv hotel, tampak siswi itu telah digarap oleh wanita paedophile tersebut.

Wanita itu ditangkap dengan sangkaan kekerasan seksual terhadap wanita di bawah umur dan merawat bocah wanita untuk tujuan seksual. Semua peralatan pun disita untuk barang bukti penyelidikan, demikian si wanita yang membujuknya juga ditahan. Namun belakangan wanita itu dibebaskan dengan jaminan.

Seorang Wanita Diperkosa Di Kamar Mandi Oleh Wanita Lain

Seorang perempuan memerkosa perempuan lain dalam sebuah kamar toilet di hotel Brisbane, Australia. Demikian dikatakan seorang jaksa.

Kepada Pengadilan Distrik Brisbane, Senin (29/11/2010), seorang perempuan berumur 25 tahun, Anne-Marie O’Loughlin, mengaku tidak bersalah atas dua tuduhan perkosaan, perampasan kebebasan, dan kekerasan seksual. Seorang jaksa penuntut, Chris Minnery, mengatakan pada persidangan dalam pernyataan pembukanya bahwa sang korban yang tidak ingin namanya disebutkan sedang berada di Hotel Caxton Street dengan rekan dan sejumlah kawannya sewaktu korban pergi sendirian ke kamar mandi dan diperkosa oleh O’Loughlin pada 29 November 2008.

“Namun, ketika korban mencoba pergi, tersangka menarik rambut korban dan membanting kepalanya ke dinding lalu menariknya ke kamar toilet,” kata Minnery. Ia menambahkan, O’Loughlin kemudian diduga memerkosa korbannya. “Korban mendengar orang lain di kamar toilet sebelahnya dan mencoba mengatakan sesuatu serta memukul dinding kamar itu,” kata Minnery.

“Dia dipaksa O’Loughlin untuk diam dan tetap tenang, sementara orang di kamar toilet sebelahnya datang dan mengetuk pintu toilet dengan mengatakan, “Saya akan memanggil petugas keamanan”.

Minnery mengatakan, O’Loughlin pergi sebelum pihak keamanan datang. Namun, dia lupa membawa tas yang berisi identitasnya, yang sempat diambil korban. O’Loughlin ditangkap di luar hotel dan mengatakan kepada polisi bahwa dia hanya mencium wanita itu di kamar toilet.

Minnery menjelaskan bahwa polisi telah mengambil contoh kulit yang ditemukan di bawah kuku jari O’Loughlin dan menyatakan cocok dengan DNA sang korban.

Siswa SMA Ambon Bersama Teman Teman Sekelasnya Memaksa Teman Putri Untuk Membuat Video Porno

Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKBP Djoko Susilo mengatakan, pihaknya telah menahan pelajar SMA Negeri 5 Ambon, pelaku dan perencana pembuatan video mesum yang dilakukan pada 8 Oktober 2010.

“Pelajar pria kelas XII berinisial F itu ditahan dengan dugaan sementara telah merencanakan aksi mesum bersama kekasihnya Y, yang kemudian direkam untuk disebarluaskan,” katanya di Ambon, Kamis (11/11/2010).

Bahkan, F sengaja mengancam Y menggunakan sebilah pisau untuk memenuhi nafsu bejatnya. Pelaku telah ditahan guna pemeriksaan selanjutnya, kata Djoko Susilo.

Dia mengatakan, selain F, sebelumnya juga telah ditahan lima orang saksi yakni Y, E1, E2, B dan C yang juga merupakan pelajar kelas XII SMA Negeri 5 Ambon.

“F dan E1 berjenis kelamin laki-laki, sedangkan Y, E2, B dan C perempuan. Karena usia mereka di bawah 17 tahun, maka mereka dipulangkan dengan syarat wajib lapor,” katanya.

Djoko Susilo menegaskan, penyelidikan kasus ini akan terus dilakukan sehingga pelakunya dapat diproses hukum. Tunggu saja perkembangan hasil penyelidikan, ujarnya.

Adegan mesum ini terjadi di rumah B, yang berlokasi di BTN Passo, Kecamatan Baguala, sekitar pukul 09.00 WIT ketika kedua orang tua B sudah berangkat ke kantor.

Agar Y tidak curiga, semua teman-temannya telah hadir terlebih dahulu di rumah B tanpa F. Kemudian Y menghubungi F via pesan singkat (sms) dari telepon genggamnya agar segera datang.

Karena hari itu mereka bersekolah siang, semua berpakaian santai dan hanya Y yang memakai seragam sekolah. Y yang sebelumnya sempat memberi perlawanan terhadap aksi mesum F, akhirnya luluh setelah sebilah pisau ditodongkan ke lehernya.

Selain sebagai pemilik rumah, B juga bertugas merekam aksi itu dengan handycam miliknya, dibantu E1, E2 dan C yang turut menyaksikan peristiwa tersebut.

Pemerkosa dan Tukang Sodomi TKW Indonesia Dihukum 32 Tahun Penjara di Malaysia

Seorang pengangguran Malaysia, dijatuhi hukuman 32 tahun penjara dan hukuman cambuk 24 kali, karena terbukti merampok, memperkosa dan menyodomi pembantu rumah tangga (PRT) perempuan asal Indonesia.

Terdakwa Wan Faisal Wan Muhamed, 23, melakukan kejahatannya di sebuah rumah di Kangkar Pulai, Johor Baru. Ia masuk ke rumah dan mengancam korban yang berusia 50 tahun dengan pisau. Ia mengancam akan membunuh korban dan balita berusia tiga tahun yang tengah diasuhnya.

Ia merampok barang berharga senilai 4.000 ringgit (Rp 11,5 juta) lalu memperkosa PRT malang itu di depan bocah laki-laki yang menangis saat itu.

Hakim Norazlan Ahmad menjatuhkan vonis itu pada, Kamis (11/11). Wan Faisal dijatuhi hukuman penjara 20 tahun dan 12 hukuman cambuk berdasarkan Penal Code Seksi 376, atas kejahatan pemerkosaan pertama.

Norazlan lalu menambahkan hukuman 10 tahun penjara plus enam hukuman cambuk berdasarkan Penal Code Seksi 377C tentang hubungan seksual yang menyimpang.

Dan terakhir Norazlan menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara dan enam hukuman cambuk atas kejahatan ketiganya yaitu perampokan, berdasarkan Penal Code Seksi 392/397.

Hakim meminta hukuman kedua dan ketiga dijalankan setelah hukuman pertama dijalankan terdakwa.

Setelah hakim meninggalkan ruang sidang, Wan Faisal nampak terkejut mendengarkan putusan hukumannya. Ia sempat berpaling pada polisi di dekatnya dan bertanya, apakah hukuman cambuk akan sangat menyakitkan.

Wanita Berjilbab Ditemukan Tewas Diperkosa Di Pintu Tol Ancol Barat

Perempuan berjilbab  ditemukan tewas di  bawah pintu keluar Tol Ancol Barat, Jakut, Selasa (2/11) sore. Diduga,  wanita muda itu diperkosa lalu dibunuh karena pada lehernya terdapat luka jerat, kepalanya memar dan alat vitalnya berdarah.

Wanita yang ditemukan tewas di dekat Tol Ancol, mengenakan kerudung hijau, kaos putih, jaket abu-abu dan celana hitam.  Jasad ditemukan oleh Adi Aprianto, 13, tertelungkup di genangan air.

Usai buang air kecil, bocah 13 tahun itu berlari ketakutan menuju sekumpulan tukang ojek yang mangkal tak jauh dari tempat itu melaporkan apa yang dilihatnya. Beberapa pengojek lalu menghubungi Polpos Bintang Mas.
Dalam waktu singkat, warga di sekitar Jl. Raya Lodan Pademangan, geger. Mereka berdatangan untuk melihat dari dekat kondisi mayat perempuan yang diperkirakan berusia 25 tahun dengan ciri tinggi 160 Cm dan berat 65 Kg itu.

Polisi yang melakukan pemeriksaan menemukan sejumlah luka  memar di kepala, luka jerat di leher dan darah yang keluar dari kemaluan. Uang Rp33.000 ditemukan di saku celananya. Namun, petugas tak menemukan identitas apapun yang menunjukkan jati diri wanita itu.

“Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban, termasuk apakah korban diperkosa, karena ini masih dalam proses penyelidikan. Tapi dari hasil sementara korban tewas akibat dianiaya,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Irwan Anwar.

Ia berharap ada anggota keluarga atau teman-teman korban yang mengenali dan bisa mengecek ke RSCM. “Jika identitasnya sudah jelas mudah-mudahan kasusnya terungkap,” katanya.

Wanita Muda Disekap Bertahun Tahun Dan Dijadikan Budak Seks Oleh Suami Sementara Istri Menjualnya Secara Online

Seorang perempuan muda disekap selama bertahun-tahun sebagai budak seks oleh pasangan suami istri di Missouri. Dia dikunci dalam sangkar dan disetrum. Sebagian tubuhnya dipakukan ke papan kayu.

Jaksa Agung Amerika Serikat, Beth Phillips, bahkan menyebutnya sebagai salah satu kasus “paling mengerikan yang pernah diajukan ke pengadilan di wilayah itu.”

Para pejabat berwenang mengatakan, perempuan itu dipekerjakan sejak usia 16 tahun oleh Ed Bagley (43) dan istrinya, Marilyn. Ia harus hidup dalam rumah yang terbuat dari trailer sehingga bisa dibawa ke mana-mana oleh Bagley-Marylin.

Kasus itu akhirnya terbongkar pada awal 2009 setelah si perempuan muda, kini 23 tahun, dibawa ke rumah sakit dan jaksa mengungkapkannya ke publik.

Tapi semakin detail peristiwa itu muncul, semakin banyak pula pertanyaan terkait tuduhan itu. Antara lain, keterlibatan si perempuan muda itu dalam praktik kekerasan seks, posenya di sebuah majalah porno dan pekerjaannya sebagai penari telanang di kelab malam.

Para pendukung terdakwa juga berkata lantang, banyak aktivitas seperti yang disebutkan dalam surat dakwaan itu sebetulnya juga dipraktekkan orang dewasa setiap hari.

Ed Bagley, menghadapi 11 dakwaan, termasuk konspirasi perdagangan seks, pencurian dan kekerasan. Ada empat lelaki lain yang juga dituduh dengan berbagai tindak kriminal.

Surat dakwaan setebal 21 halaman dilengkapi gambar menunjukkan, alat-alat seksual seperti dari zaman pertengahan digunakan pada perempuan muda itu dalam rumah bergerak Bagley yang memakai trailer tadi.

Marilyn, istri Bagley, mengaku tahu perempuan itu karena dia berkencan dengan anak lelakinya. Hubungan itu berakhir, tetapi si perempuan ingin hidup dengan keluarga Bagley-Marilyn dengan alasan hubungannya dengan orangtua angkatnya memburuk.

Marilyn mengatakan, perempuan muda itu bergabung dengan keluarganya ketika berusa 17 tahun, bukan 16 tahun, dan tidak pernah berhubungan seks dengan suaminya hingga setelah berusia 18 tahun.

“Dia bukan pelarian,” kata Marilyn. “Kami mengambilnya dari ayah angkatnya dan ibu tirinya.”

Menurut Marilyn, jaksa mengancam akan memperkarakan jika dirinya tidak bersedia bersaksi jujur soal suaminya, Bagley. Namun, dia menolak karena merasa tidak berbuat salah.

Sementara, jaksa mengatakan, Ed Bagley mengunggah video dan gambar lainnya ke internet yang menunjukkan perempuan muda itu sedang beraktivitas seksual.

Pada situs internet itu, Ed Bagley dituduh menerangkan bahwa perempuan muda itu merupakan budak seks dan diiklankan pula bahwa dia siap melayani seks untuk orang lain, serta bersedia disiksa saat pertemuan online maupun secara pribadi.

Bagley juga dituduh menerima pembayaran tunai, rokok, hard drive komputer, bahkan daging, agar lelaki lain ke rumahnya dan menyiksa si perempuan muda itu.

Ayah dan Anak Laki Laki Berlomba Lomba Memperkosa Adik Perempuan

Tragis nasib ABG yang baru duduk di SLTP ini. Ia harus mengalami depresi setelah digauli bapak kandungnya. Bahkan, kakak tirinya pun ikut melakukan aksi amoralnya.

Sebut saja ia Kenanga (14). Kejadian tragis ini bermula di bulan Ramadhan kala Kenanga yang ingin merayakan Lebaran dengan baju baru mengunjungi bapak kandungnya yang ada di Desa Permis.

Kedatangan Kenanga pada September lalu sudah menjadi perjalanan dan kunjungan rutin. Hampir setiap tahun, tepatnya empat tahun terakhir setelah kedua orangtuanya berpisah, Kenanga mengunjungi sang ayah untuk meminta uang sekadar beli baju buat Lebaran.

Namun, tahun ini menjadi tahun terakhir bagi Kenanga menemui sang ayah. Kejadian yang menimpanya membuat ia harus dirawat selama tiga malam di RSJ Sungailiat karena depresi yang dia alami.

Peristiwa itu tepatnya terjadi pada 5 September sekitar pukul 01.30 dini hari. Kenanga yang sedang tidur dibangunkan oleh ayahnya, MH (54), dan diajak ke hutan yang berjarak lebih kurang 100 meter dengan waktu lebih dari 10 menit. Di hutan itulah Kenanga diperkosa.

Malem-malem ku dibangun, diajak ke hutan dak jauh dari rumah. Di hutan itulah ayah maksaku, ku diancam,” ungkap Kenanga ketika dimintai keterangan di SPK Polda Bangka Belitung, Sabtu (16/10/2010), didampingi penasihat hukum Hendra, Hellyda Atika, dan Adhystia.

Setelah selesai menyalurkan hasratnya, Kenanga pun diajak pulang oleh sang ayah dan masih sempat diajak sahur.

Berdasarkan pengakuan Kenanga, bukan MH saja yang telah melakukan pemerkosaan terhadap, melainkan juga Ar (24), kakak tiri korban. Ar telah melakukan hal yang sama satu hari sebelum ia digauli sang ayah kandung.

Malam Sabtu, ketika ia masih menonton TV sekitar pukul 21.00, ia didekati kakak tirinya dan dipaksa melakukan hubungan intim. Namun, Kenanga tidak menceritakan kejadian tersebut.

Hendra, kuasa hukum keluarga Kenanga, mengatakan bahwa tadi malam penangkapan terhadap pelaku telah dilaksanakan.

“Tadi malam kami menemani klien kami, Kenanga, untuk menunjuk pelaku dan langsung diadakan olah TKP. Kenanga yang masih ingat tempat kejadian perkara langsung menunjukkan tempat kejadian yang menimpanya,” ungkap Hendra.

Hendra juga menambahkan bahwa kedua pelaku sudah diamankan di Polda Bangka Belitung. Akan tetapi, pelaku masih tidak mengakui jika ia telah menodai putri kandungnya.

Dua Gadis ABG Ngawi Diperkosa Rame Rame Kemudian Videonya Diupload

Sebuah video rekaman pemerkosaan dua gadis baru gede yang dilakukan oleh empat teman laki-lakinya beredar luas di kalangan pelajar Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Dalam video itu terlihat dua gadis ABG yang tak sadarkan diri itu diperkosa bergantian oleh keempat temannya itu di sebuah rumah kosong. Dalam video itu juga terlihat sejumlah botol minuman keras dan beberapa botol minuman suplemen. Tampaknya mereka habis mabuk-mabukkan.

“Keempat pelaku sudah kami tahan,” kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Ngawi Ajun Komisaris Polisi I Wayan Murtika, Kamis (7/10).

Keempat pelaku itu berinisial KR, 20 tahun; AB, 16 tahun; GY, 17 tahun; dan DE, 17. Tiga inisial terakhir ini tercatat sebagai siswa SMK PGRI 1 Ngawi.

Atas perbuatannya itu, polisi menjerat keempatnya dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman tiga tahun dan maksimal 15 tahun. Selain itu, polisi juga akan menjerat dengan Undang-Undang Pornografi dengan ancaman penjara minimal enam bulan dan maksimal 12 tahun.

Menurut Murtika, setelah diselidiki diketahui salah satu gadis yang diperkosa itu adalah pelajar kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan PGRI 4 Ngawi.

Kepala SMK PGRI 4 Ngawi Sukamto mengatakan pihaknya akan memintai keterangan siswa bersangkutan. “Jika perbuatan itu disengaja siswa tersebut harus mengundurkan diri,” katanya.

Hati Hati Geng Wanita Yang Suka Merampok dan Memperkosa Pria Kini Marak Kembali

Kasus kekerasan seksual terhadap lelaki terjadi di Bulawayo, Zimbabwe. Pria berusia 26 tahun yang tidak disebutkan namanya ini merupakan korban terakhir dari beberapa penyerangan seksual sebelumnya yang dilakukan sekelompok perempuan.

Korban, yang diduga seorang polisi, diculik, dirampok dan mengalami kekerasan seksual. Namun kepolisian enggan memberi konfirmasi bahwa korban seorang polisi.

Insiden bermula ketika lelaki itu didatangi tiga perempuan yang menawarkan tumpangan padanya dari Kota Bulawayo ke Kwekwe, Jumat (1/10) pekan lalu. Tanpa merasa curiga, korban menerima tawaran itu.

Begitu duduk di mobil, korban dibekap dari belakang, hidungnya ditutup kain yang dibubuhi cairan asing. Korban pingsan dan kembali sadar beberapa menit kemudian.

“Ketika ia sadar, para perempuan ini memberinya minuman pahit, yang menurut korban seperti alkohol,” terang Wayne Bvudzijena, juru bicara kepolisian Bulawayo.

Korban tidak sadarkan diri kembali dan saat terbangun ia sudah telanjang.
Ketiga perempuan itu ternyata memperkosanya. Korban pingsan lagi dan pelaku membuangnya di pinggiran kota.

“Mereka juga merampok ponsel dan uang Rp 3 juta yang dibawa korban,” imbuh Bvudzijena.

Meski enggan mengungkap identitas korban secara jelas, Bvudzijena hanya menyebut korban berasal dari wilayah Mahatshula, pinggir kota Bulawayo. Menurut Bvudzijena, korban pergi ke Birmingham Road dan mencari tumpangan menuju Ziscosteel.

Lelaki itu bukan korban pertama. Bulan lalu, dua perempuan memaksa pria berusia 44 tahun untuk berhubungan badan dengan mereka di sebuah ladang di Bhachi di kawasan Harare-Chirundu. Seorang rekan mereka, seorang lelaki, berjaga-jaga.

Modusnya juga sama, mereka menawarkan tumpangan pada korban dari Karoi menuju Hararem. Kemudian memaksa korban mengenakan kondom dan berhubungan seks dengan kedua perempuan itu.

Dalam insiden lain, pria 30 tahun asal Mwenezi, dibius tiga perempuan dan diperkosa dua dari mereka, di bawah todongan senjata di Masvingo-Ngundu. Bulan Februari, pria 25 tahun dari Masvingo, ditodong senjata dan diperkosa empat perempuan, yang menawarkan tumpangan dari Gweru menuju Masvingo.

Dan November tahun lalu, tiga perempuan menculik remaja 18 tahun dari Chitungwixa dan diperkosa beramai-ramai di Harare. Polisi masih mengejar para tersangka. Di bawah undang-undang Zimbabwe, hanya pelaku perkosaan terhadap perempuan yang bisa dihukum

Wanita Muda Ditemukan Tewas Dan Telanjang Di Gunung Salak

Mayat wanita tanpa identitas yang ditemukan tewas membusuk di salah satu makam di Puncak Manik, Gunung Salak perbatasan Sukabumi –Bogor, Senin (13/9) siang ditemukan oleh pendaki.

Penemuan jasad wanita diperkirakan berusia 20 tahun ini berawal ketika sejumlah pendaki curiga dengan mencium bau bangkai. “Penemuan mayat ini merupakan laporan dari pendaki yang hendak turun gunung,” kata Kapolsek Cidahu, Polres Sukabumi, AKP Slamet irianto kepada Pos Kota.

Menurutnya, pada saat ditemukan jasad wanita tersebut setengah telanjang karena tidak menggunakan celana dalam. Mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung turun untuk melakukan evakuasi jasad wanita tak dikenal itu.

“Kami belum bisa memastikan tewasnya wanita tersebut. Karena kasus ini masih dalam penyelidikan. Jadi kami belum bisa memastikan apakah dibunuh atau diperkosa dulu. Namun diperkirakan kematian wanita ini sekitar lima hari karena sudah membusuk,” jelasnya.

Kabar penemuan mayat tak dikenal tersebut membuat warga Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat geger. Pasalnya, tersiar kabar empat orang ditemukan tewas di Puncak Gunung Salak.

‘Awalnya kami dengar seperti itu. Namun ternyata hanya satu orang yang tewas. Itupun kami dapat informasi dari warga yang ikut mengevakuasi jasad korban,” kata salah seorang tokoh pemuda, Dadeng Najamudin kepada Pos Kota