Category Archives: pemerkosaan

60 TKW Indonesia Kabur Dari Malaysia Karena Tidak Tahan Diperkosa

Mencuatnya kasus penganiayaan yang dialami Sumiati, tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia di Arab Saudi, hanya sebagian kecil kasus yang terekspos.

Sebelumnya, sekitar 60 TKW berbagai daerah di Malaysia dilaporkan kabur ke kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk meminta pertolongan. Mereka mengaku sudah tidak tahan dengan penganiyaan para majikan mereka di negeri jiran tersebut.

Hal itu diketahui saat sejumlah anggota Komisi IX, X, XI DPR RI dan Syafruddin Abdul Rohim, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Karimun ke kantor KJRI di Johor Bahru, Malaysia, beberapa waktu lalu.

Sedikitnya 60 orang TKW dengan berbagai kasus tersebut ditampung di sana. Syafruddin AR kepada Tribun Batam, Jumat (26/11/2010) menuturkan, 60 TKW itu kebanyakan mengeluhkan perlakuan kasar, penganiayaan, pelecehan seksual dan tidak digaji beberapa tahun. Bahkan ada yang sempat mengalami putus di bagian telinga kanan dan hamil akibat perkosaan.

“Ada yang telinga kanannya hampir putus karena digigit majikannya. Sementara satu orang lagi, ada yang sampai melahirkan di KJRI akibat hamil diperkosa. Kasus Sumiati tersebut hanya sebagian kecil saja dan itu pun yang hanya terekspos media,” ujar Syafruddin AR.

Namun begitu, Syafruddin mengatakan, kasus tersebut dijanjikan akan ditangani tuntas oleh pihak KJRI di Johor Bahru melalui jalur hukum. Dan begitu kasusnya selesai, para TKW tersebut akan dipulangkan ke daerah asal mereka masing-masing di Tanah Air.

Lebih lanjut dikatakannya, dari 60 TKW bermasalah itu kebetulan tidak ada yang pengirimannya melalui Tanjungbalai, Karimun. Semuanya dikirim dari Jakarta, Batam, dan Tanjungpinang.

TKW Berwajah Cantik Asal Cianjur Disiksa Dengan Cara Diperkosa Oleh Dua Anak Majikannya

Seorang tenaga kerja wanita asal Cianjur, Jabar, mengalami depresi karena setelah siksaan dan gaji selama satu tahun tidak dibayar.

Dewi Ratna Suminar (23), TKW asal Kampung Babakan Baru, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, dipulangkan dalam keadaan depresi, tanpa membawa sepeser uang pun.

“Kami berharap gaji Dewi selama satu tahun dibayar karena saat pulang, cek yang diberikan ternyata kosong. Kami akan mengunakan uang tersebut untuk biaya berobat Dewi,” kata Nandang Adiwinata, paman korban, Selasa (14/12/2010).

Peristiwa pahit yang dialami Dewi itu berawal ketika dia berangkat sebagai TKW ke Arab Saudi sebagai pembantu rumah tangga tanggal 11 Agustus 2008.

Berangkat melalui PT Adi Mitra Selaras (AMSI) Condet, Jakarta Timur, Dewi dipekerjakan di rumah majikan Noopa Mardi Al Mutari di Arab Saudi.

Selama bekerja, gadis berparas ayu dengan rambut panjang itu sering mendapat siksaan dari majikan laki-laki dan anak majikan.

Setiap kali melakukan kesalahan, salah seorang dari mereka acap kali melayangkan pukulan atau tamparan ke tubuhnya, hingga meninggalkan bekas luka di bagian tangan dan badan.

“Mereka sering memukul kalau pekerjaan saya menurut mereka tidak benar, seperti menyapu atau mencuci piring,” katanya dengan terbata-bata.

Bahkan keduanya sempat memaksa Dewi untuk melayani nafsu bejat mereka. Namun, dia berusaha melawan dengan cara mengurung diri dalam kamar mandi.

Ketika keluar dari dalam kamar mandi, anak majikan yang beberapa kali memaksakan keinginan agar dilayani itu menyiksa Dewi habis-habisan, hingga akhirnya tidak sadarkan diri.

Selang beberapa bulan mendapatkan perlakuan tidak wajar tersebut, Dewi yang mengalami depresi dan sulit berkomunikasi dipulangkan dan sampai di kampung halamannya pada 12 Desember.

Pihak keluarga yang melihat kondisinya merasa prihatin dan meminta sang majikan serta pihak perusahaan untuk bertanggung jawab. Pasalnya, Dewi dipulangkan tanpa membawa sepeser pun gajinya.

Seorang Pria Homo Mencoba Kejantanannya Dengan Memperkosa Wanita Agar Tidak Disebut Bencong

Pegawai salon homoseksual penasaran mencoba kejantanannya dengan cara memperkosa teman wanitanya.Usai memperkosa Ryan ,21, ditangkap polisi di Jl. Cik Ditiro, Sumberagung, Kemiling, Bandarlampung, Senin (6/12) sekitar pukul 22.00 WIB.

Tersangka yang membuka salon kecantikan di Jl. Sam Ratulangi, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung, memperkosa RT, 19, teman wanitanya semasa di sekolah dulu yang sempat menjadi pacarnya.

Ryan memutuskan hubungan cintanya pada korban lantaran lebih menyukai sesama jenis hingga akhirnya korban Rt menerima keputusan itu setelah tahu kelainan Ryan yang lebih menyukai laki-laki.

Adapun kronologis hingga terjadinya pemerkosaan berawal dari hari itu korban tanpa sengaja bertemu tersangka di salon. Korban yang sudah 3 tahun tidak bertemu spontan terkejut dan saat itulah digunakan tersangka menahan korban agar mereka berbagi cerita sejak putus cinta.

Tersangka kemudian mengajak korban main ke umah teman mereka, Ito, yang tidak jauh rumahnya dari rumah tersangka. Tanpa curiga sedikitpun, korban menurut saja. Ito menerima kedatangan mereka, namun karena ada pekerjaan yang harus dikerjakan Ito meninggalkan mereka berdua.

Saat hanya berdua itulah tiba-tiba saja timbul niat tersangka untuk menguji kejantanannya sebagai laki-laki karena tersangkas sering dipanggil bencong oleh teman-teman lain. Saat korban sedang duduk di kursi sofa, langsung dicengkram tersangka lalu diperkosa.

Walaupun korban menangis meronta-ronta tapi tersangka dengan sadis menampar dan mencengkram leher korban lalu memperkosa korban yang ketakutan dengan sadis.

Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol, Takdir Mattanete didampingi Kapolsek kemiling, AKP. Subandi mengatakan, tersangka ditangkap di rumahnya usai laporan korban dan perbuatan tersangka melanggar pasal 289 KUHP pencabulan dengan kekerasan. Ancaman hukumannya maksimal 9 tahun penjara,” kata Takdir.

Sementara itu, dihadapan petugas tersangka mengaku hanya ingin menguji kejantanannya yang selama ini lebih menyenangi sesama laki-laki alias homoseksual. “Saya sampe cape mencoba memperkosa korban tapi tidak juga bisa, saya jadi menyesal karena ternyata saya cuma senang dengan laki-laki dan tidak bisa melakukan hubungan seks dengan perempuan walau sudah saya coba berulang-ulang tetap tidak bisa, memang benar ternyata saya bencong”, ungkap tersangka.

Gara Gara Nonton Film Porno Sugiono Memperkosa Nenek Dua Cucu

Kecanduan video porno membuat Sugiono (20), jejaka asal Desa Belung, Kecamatan Poncokusumo gelap mata. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petugas kebersihan Penginapan Gunung Tagor, di Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang itu nekat memperkosa As (52) juru masak di hotel tersebut.

Selain memperkosa, Sugiono juga bertindak sadis, dengan menghajar As hingga pingsan dan kemudian mengambil ponsel milik As. Peristiwa ini terjadi, Kamis (2/12) dinihari.

“Saya beberapa hari ini memang sering ke warnet untuk melihat film porno. Dan jadinya beginilah,” kata Sugiono dengan wajah tertunduk malu dan menyesal.

Kepada penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Malang, Sugiono yang sudah bekerja selama lima tahun di penginapan tersebut menceritakan, nasfu bejatnya muncul setelah ia pulang dari warnet untuk melihat film porno dan kemudian mengintip korban mandi di kamar mandi penginapan.

Ceritanya, sekitar pukul 02.00 WIB, Sugiono masuk ke kamar As yang ketika itu tidak dikunci. Tanpa banyak membuat keributan, Sugiono langsung mendekap mulut As agar tidak berteriak.

As, nenek dengan dua orang cucu ini terus melawan namun menyerah dan pingsan setelah kepalanya dipukul dengan tangan kosong oleh Sugiono yang bertubuh kekar.

“Saya setubuhi sebanyak dua kali saat ibu As pingsan, dan kemudian kabur dengan mengambil HP milik Ibu As,” kata Sugiono.

Dengan nada menyesal, Sugiono menyatakan permintaan maafnya kepada korban dan keluarganya dengan menyebut apa yang dilakukannya benar-benar diluar kendali akan sehatnya. “Yang pasti ini karena saya sering lihat film porno di warnet,” ucapnya.

Setelah siuman, As yang sudah bekerja selama enam tahun lebih di penginapan tersebut, langsung menghubungi keluarga dan pemilik hotel dan menceritakan apa yang baru dialaminya. Laporan As kemudian diteruskan oleh pihak keluarga dan pihak hotel ke Polsek Tumpang.

Pagi itu juga, petugas langsung melakukan pencarian dan akhirnya menangkap Sugiono di rumah salah seorang kerabatnya.

“Mudahnya pelaku melakukan perbuatannya karena sama-sama bekerja di penginapan tersebut.” kata Kompol Anjas Gautama Putra, Wakil Kepala Polres Malang. “Sebelumnya, pelaku sempat tidak mengakui perbuatannya, karena punya alibi jika malam itu ia libur dan tidak berada di penginapan. Namun setelah ditemukan bukti HP dan keterangan korban, pelaku akhirnya mengakui,” lanjutnya.

Atas perbuatannya ini, Sugiono akan dijerat dengan pasal 285KUHP dengan acaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Seorang Siswi SMP Di Perkosa Teman Wanita Yang Dikenalnya Melalui Facebook

Lagi-lagi ada korban ulah orang yang memanfaatkan jejaring sosial facebook. Terkini, perlajar wanita berusia 13 tahun harus naik pesawat berjarak 250 mil jauhnya untuk menemui seorang wanita (35) yang berhasil membujuknya melalui chatting di facebook.

Siswi yang dirahasiakan namanya itu masih mengenakan seragam sekolah saat akan naik pesawat dari rumahnya di Cornwall, Inggris ke Gatwick, Irlandia Utara. Sesampai di tempat itu, dia bertemu dengan wanita kenalannya di facebook.

Kemudian wanita yang kemudian diketahui paedophile mengajaknya ke hotel. Di tempat inilah siswi tersebut “dikerjai” dan mengalami kekerasan seksual. Mail online (26/11) tidak menulis detail bentuk kekerasan seksual seperti apa karena korban masih belia.

Diketahui, siswi tersebut begitu sampai di Irlandia Utara langsung dibelikan baju yang cocok untuk remaja dan semua tiket adalah dibiayai oleh si wanita paedophilie tersebut.

Ibu (40) dari siswi yang tinggal di Newquay, Cornwall tersebut khawatir dan kehilangan anaknya sejak pulang sekolah tapi tidak sampai di rumah. Keesokan harinya, ibu tersebut lapor polisi setempat

Polisi kemudian mengecek facebook dan internet untuk mencari keberadaan siswi yang sudah termakan bujuk rayu itu.

“Ini mimpi buruk bagi setiap orangtua. Anak saya bisa mengalami hal hal buruk apa saja karena kita tidak tahu keberadaannya,” katanya khawatir.

“Dia masih mengenakan seragam sekolahnya. Dia baru berusia 13 tahun. Di facebook tertulis, wanita tersebut telah mengajak anak saya untuk hidup selamanya. Dan hal itu membuatku sangat takut,” ujar ibu siswi.

Dari hasil penyelidikan, polisi menganalisis, siswi tersebut sudah kenalan dengan wanita paedophile sejak 6 bulan silam kemudian terjadi chatting akrab hingga akhirnya terjadi pertemuan darat di Irlandia Utara atas biaya wanita itu.

Setelah dilacak, siswi itu saat akan naik pesawat mengaku berusia 17 tahun agar bisa lolos berpelancong sendirian. Polisi kemudian berhasil menemukan hotel dimana siswi itu diajak menginap.

Saat digerebek, siswi itu masih sehat dan sadar, serta mengaku baik-baik saja. Namun berdasar pemeriksaan cctv hotel, tampak siswi itu telah digarap oleh wanita paedophile tersebut.

Wanita itu ditangkap dengan sangkaan kekerasan seksual terhadap wanita di bawah umur dan merawat bocah wanita untuk tujuan seksual. Semua peralatan pun disita untuk barang bukti penyelidikan, demikian si wanita yang membujuknya juga ditahan. Namun belakangan wanita itu dibebaskan dengan jaminan.

Seorang Wanita Diperkosa Di Kamar Mandi Oleh Wanita Lain

Seorang perempuan memerkosa perempuan lain dalam sebuah kamar toilet di hotel Brisbane, Australia. Demikian dikatakan seorang jaksa.

Kepada Pengadilan Distrik Brisbane, Senin (29/11/2010), seorang perempuan berumur 25 tahun, Anne-Marie O’Loughlin, mengaku tidak bersalah atas dua tuduhan perkosaan, perampasan kebebasan, dan kekerasan seksual. Seorang jaksa penuntut, Chris Minnery, mengatakan pada persidangan dalam pernyataan pembukanya bahwa sang korban yang tidak ingin namanya disebutkan sedang berada di Hotel Caxton Street dengan rekan dan sejumlah kawannya sewaktu korban pergi sendirian ke kamar mandi dan diperkosa oleh O’Loughlin pada 29 November 2008.

“Namun, ketika korban mencoba pergi, tersangka menarik rambut korban dan membanting kepalanya ke dinding lalu menariknya ke kamar toilet,” kata Minnery. Ia menambahkan, O’Loughlin kemudian diduga memerkosa korbannya. “Korban mendengar orang lain di kamar toilet sebelahnya dan mencoba mengatakan sesuatu serta memukul dinding kamar itu,” kata Minnery.

“Dia dipaksa O’Loughlin untuk diam dan tetap tenang, sementara orang di kamar toilet sebelahnya datang dan mengetuk pintu toilet dengan mengatakan, “Saya akan memanggil petugas keamanan”.

Minnery mengatakan, O’Loughlin pergi sebelum pihak keamanan datang. Namun, dia lupa membawa tas yang berisi identitasnya, yang sempat diambil korban. O’Loughlin ditangkap di luar hotel dan mengatakan kepada polisi bahwa dia hanya mencium wanita itu di kamar toilet.

Minnery menjelaskan bahwa polisi telah mengambil contoh kulit yang ditemukan di bawah kuku jari O’Loughlin dan menyatakan cocok dengan DNA sang korban.

Siswa SMA Ambon Bersama Teman Teman Sekelasnya Memaksa Teman Putri Untuk Membuat Video Porno

Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKBP Djoko Susilo mengatakan, pihaknya telah menahan pelajar SMA Negeri 5 Ambon, pelaku dan perencana pembuatan video mesum yang dilakukan pada 8 Oktober 2010.

“Pelajar pria kelas XII berinisial F itu ditahan dengan dugaan sementara telah merencanakan aksi mesum bersama kekasihnya Y, yang kemudian direkam untuk disebarluaskan,” katanya di Ambon, Kamis (11/11/2010).

Bahkan, F sengaja mengancam Y menggunakan sebilah pisau untuk memenuhi nafsu bejatnya. Pelaku telah ditahan guna pemeriksaan selanjutnya, kata Djoko Susilo.

Dia mengatakan, selain F, sebelumnya juga telah ditahan lima orang saksi yakni Y, E1, E2, B dan C yang juga merupakan pelajar kelas XII SMA Negeri 5 Ambon.

“F dan E1 berjenis kelamin laki-laki, sedangkan Y, E2, B dan C perempuan. Karena usia mereka di bawah 17 tahun, maka mereka dipulangkan dengan syarat wajib lapor,” katanya.

Djoko Susilo menegaskan, penyelidikan kasus ini akan terus dilakukan sehingga pelakunya dapat diproses hukum. Tunggu saja perkembangan hasil penyelidikan, ujarnya.

Adegan mesum ini terjadi di rumah B, yang berlokasi di BTN Passo, Kecamatan Baguala, sekitar pukul 09.00 WIT ketika kedua orang tua B sudah berangkat ke kantor.

Agar Y tidak curiga, semua teman-temannya telah hadir terlebih dahulu di rumah B tanpa F. Kemudian Y menghubungi F via pesan singkat (sms) dari telepon genggamnya agar segera datang.

Karena hari itu mereka bersekolah siang, semua berpakaian santai dan hanya Y yang memakai seragam sekolah. Y yang sebelumnya sempat memberi perlawanan terhadap aksi mesum F, akhirnya luluh setelah sebilah pisau ditodongkan ke lehernya.

Selain sebagai pemilik rumah, B juga bertugas merekam aksi itu dengan handycam miliknya, dibantu E1, E2 dan C yang turut menyaksikan peristiwa tersebut.

Pemerkosa dan Tukang Sodomi TKW Indonesia Dihukum 32 Tahun Penjara di Malaysia

Seorang pengangguran Malaysia, dijatuhi hukuman 32 tahun penjara dan hukuman cambuk 24 kali, karena terbukti merampok, memperkosa dan menyodomi pembantu rumah tangga (PRT) perempuan asal Indonesia.

Terdakwa Wan Faisal Wan Muhamed, 23, melakukan kejahatannya di sebuah rumah di Kangkar Pulai, Johor Baru. Ia masuk ke rumah dan mengancam korban yang berusia 50 tahun dengan pisau. Ia mengancam akan membunuh korban dan balita berusia tiga tahun yang tengah diasuhnya.

Ia merampok barang berharga senilai 4.000 ringgit (Rp 11,5 juta) lalu memperkosa PRT malang itu di depan bocah laki-laki yang menangis saat itu.

Hakim Norazlan Ahmad menjatuhkan vonis itu pada, Kamis (11/11). Wan Faisal dijatuhi hukuman penjara 20 tahun dan 12 hukuman cambuk berdasarkan Penal Code Seksi 376, atas kejahatan pemerkosaan pertama.

Norazlan lalu menambahkan hukuman 10 tahun penjara plus enam hukuman cambuk berdasarkan Penal Code Seksi 377C tentang hubungan seksual yang menyimpang.

Dan terakhir Norazlan menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara dan enam hukuman cambuk atas kejahatan ketiganya yaitu perampokan, berdasarkan Penal Code Seksi 392/397.

Hakim meminta hukuman kedua dan ketiga dijalankan setelah hukuman pertama dijalankan terdakwa.

Setelah hakim meninggalkan ruang sidang, Wan Faisal nampak terkejut mendengarkan putusan hukumannya. Ia sempat berpaling pada polisi di dekatnya dan bertanya, apakah hukuman cambuk akan sangat menyakitkan.

Wanita Berjilbab Ditemukan Tewas Diperkosa Di Pintu Tol Ancol Barat

Perempuan berjilbab  ditemukan tewas di  bawah pintu keluar Tol Ancol Barat, Jakut, Selasa (2/11) sore. Diduga,  wanita muda itu diperkosa lalu dibunuh karena pada lehernya terdapat luka jerat, kepalanya memar dan alat vitalnya berdarah.

Wanita yang ditemukan tewas di dekat Tol Ancol, mengenakan kerudung hijau, kaos putih, jaket abu-abu dan celana hitam.  Jasad ditemukan oleh Adi Aprianto, 13, tertelungkup di genangan air.

Usai buang air kecil, bocah 13 tahun itu berlari ketakutan menuju sekumpulan tukang ojek yang mangkal tak jauh dari tempat itu melaporkan apa yang dilihatnya. Beberapa pengojek lalu menghubungi Polpos Bintang Mas.
Dalam waktu singkat, warga di sekitar Jl. Raya Lodan Pademangan, geger. Mereka berdatangan untuk melihat dari dekat kondisi mayat perempuan yang diperkirakan berusia 25 tahun dengan ciri tinggi 160 Cm dan berat 65 Kg itu.

Polisi yang melakukan pemeriksaan menemukan sejumlah luka  memar di kepala, luka jerat di leher dan darah yang keluar dari kemaluan. Uang Rp33.000 ditemukan di saku celananya. Namun, petugas tak menemukan identitas apapun yang menunjukkan jati diri wanita itu.

“Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban, termasuk apakah korban diperkosa, karena ini masih dalam proses penyelidikan. Tapi dari hasil sementara korban tewas akibat dianiaya,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Irwan Anwar.

Ia berharap ada anggota keluarga atau teman-teman korban yang mengenali dan bisa mengecek ke RSCM. “Jika identitasnya sudah jelas mudah-mudahan kasusnya terungkap,” katanya.

Wanita Muda Disekap Bertahun Tahun Dan Dijadikan Budak Seks Oleh Suami Sementara Istri Menjualnya Secara Online

Seorang perempuan muda disekap selama bertahun-tahun sebagai budak seks oleh pasangan suami istri di Missouri. Dia dikunci dalam sangkar dan disetrum. Sebagian tubuhnya dipakukan ke papan kayu.

Jaksa Agung Amerika Serikat, Beth Phillips, bahkan menyebutnya sebagai salah satu kasus “paling mengerikan yang pernah diajukan ke pengadilan di wilayah itu.”

Para pejabat berwenang mengatakan, perempuan itu dipekerjakan sejak usia 16 tahun oleh Ed Bagley (43) dan istrinya, Marilyn. Ia harus hidup dalam rumah yang terbuat dari trailer sehingga bisa dibawa ke mana-mana oleh Bagley-Marylin.

Kasus itu akhirnya terbongkar pada awal 2009 setelah si perempuan muda, kini 23 tahun, dibawa ke rumah sakit dan jaksa mengungkapkannya ke publik.

Tapi semakin detail peristiwa itu muncul, semakin banyak pula pertanyaan terkait tuduhan itu. Antara lain, keterlibatan si perempuan muda itu dalam praktik kekerasan seks, posenya di sebuah majalah porno dan pekerjaannya sebagai penari telanang di kelab malam.

Para pendukung terdakwa juga berkata lantang, banyak aktivitas seperti yang disebutkan dalam surat dakwaan itu sebetulnya juga dipraktekkan orang dewasa setiap hari.

Ed Bagley, menghadapi 11 dakwaan, termasuk konspirasi perdagangan seks, pencurian dan kekerasan. Ada empat lelaki lain yang juga dituduh dengan berbagai tindak kriminal.

Surat dakwaan setebal 21 halaman dilengkapi gambar menunjukkan, alat-alat seksual seperti dari zaman pertengahan digunakan pada perempuan muda itu dalam rumah bergerak Bagley yang memakai trailer tadi.

Marilyn, istri Bagley, mengaku tahu perempuan itu karena dia berkencan dengan anak lelakinya. Hubungan itu berakhir, tetapi si perempuan ingin hidup dengan keluarga Bagley-Marilyn dengan alasan hubungannya dengan orangtua angkatnya memburuk.

Marilyn mengatakan, perempuan muda itu bergabung dengan keluarganya ketika berusa 17 tahun, bukan 16 tahun, dan tidak pernah berhubungan seks dengan suaminya hingga setelah berusia 18 tahun.

“Dia bukan pelarian,” kata Marilyn. “Kami mengambilnya dari ayah angkatnya dan ibu tirinya.”

Menurut Marilyn, jaksa mengancam akan memperkarakan jika dirinya tidak bersedia bersaksi jujur soal suaminya, Bagley. Namun, dia menolak karena merasa tidak berbuat salah.

Sementara, jaksa mengatakan, Ed Bagley mengunggah video dan gambar lainnya ke internet yang menunjukkan perempuan muda itu sedang beraktivitas seksual.

Pada situs internet itu, Ed Bagley dituduh menerangkan bahwa perempuan muda itu merupakan budak seks dan diiklankan pula bahwa dia siap melayani seks untuk orang lain, serta bersedia disiksa saat pertemuan online maupun secara pribadi.

Bagley juga dituduh menerima pembayaran tunai, rokok, hard drive komputer, bahkan daging, agar lelaki lain ke rumahnya dan menyiksa si perempuan muda itu.