Category Archives: pemerkosaan

Seorang Ayah Langsung Bunuh Diri Sehabis Memperkosa Anak Kandung

Manogret (38), penduduk Jalan Teratai, Karangrejo, Medan Polonia, Medan, Sumatera Utara, langsung mengakhiri hidupnya setelah aksi cabul terhadap putri kandungnya terbongkar. Mayat Manogret ditemukan di kediamannya, Sabtu (8/1/2011), berdekatan dengan sebotol cairan pembersih lantai. Kuat dugaan, aksi bunuh diri itu dilakukannya dengan menenggak cairan tersebut.

Di sisi lain keluarga korban terkesan menutupi kasus kematian korban. Isu yang beredar, bunuh diri itu sengaja dipilih korban karena tak kuat menanggung aib yang dilakukannya sendiri.

“Dia memerkosa anaknya sendiri yang berusia empat tahun. Warga di sini berencana melaporkannya ke polisi, tapi keluarganya melindunginya,” kata seorang sumber Serambi di lokasi kejadian.

Kebanyakan Nonton Film Porno Seorang Kakak Memperkosa Adik Kandung Sendiri

Syaifudin (20) tega memperkosa adiknya sediri, NI (9), yang masih duduk di bangku kelas 4 SD. Akibat perbuatannya, pemuda bekerja serabutan asal Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri ini, harus meringkuk di sel tahanan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kediri, Kamis (30/12).

Perkosaan itu terjadi dua kali pada tanggal 11 Desember dan 14 Desember 2010, di ruang tamu rumah pamannya, Masruri. Saat melakukan aksinya, korban sedang berada di rumah sendiri, sedang pamannya sedang keliling menjual jamu. Pemicunya, tersangka mengaku terpengaruh adegan film porno yang sering dia tonton. “Dia jadi tidak kuat menahan nafsu,” kata Kanit PPA Polres Kediri Ipda Rini Pamungkas menirukan pengakuan tersangka.

Terbongkarnya kasus tersebut, setelah korban mengaku takut berada di rumah sendiri. Selain itu, korban juga mengeluh perutnya sakit. Kemudian paman korban, Masruri, memeriksakan korban ke puskesmas setempat. Saat menjalani pemeriksaan tersebut, korban bercerita kepada pamannya, kalau dia telah digagahi oleh kakanya sendiri.

Mendengar kabar tersebut, paman korban tidak terima dan melaporkan kasus tersebut ke polisi. “Kami masih menunggu hasil visum,” jelas Rini

Pengusaha Warnet Di Cibodas Tangerang Dibunuh Pelamar Kerja Karena Memaksakan Syarat Oral Seks Sebagai Jaminan Diterima Kerja

Motif pembunuhan terhadap pengelola warnet dan restoran di Jalan Raya Sawo, Perumnas I, RT 01/24 , Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang dilatarbelakangi sakit hati. Boy Manurung, 24, nekat menghabisi nyawa Safarullah,45, setelah dipaksa melakukan oral seks oleh korban.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Metro Tangerang, Kombes Taviv Yulianto, soal motif pembunuhan yang terjadi Minggu (26/12) kemarin. Menurut Taviv, tersangka baru pertama kali bertemu dengan korban di daerah Kalideres, Jakarta Barat. Sabtun (25/12) siang. Pada pertemuan tersebut, Safarullah menjanjikan akan memberikan pekerjaan kepada pelaku mengurus warnet dan restoran yang dikelolanya.

Boy Manurung pun mengikuti korban ke rumah yang sekaligus tempat usaha warnet dan restoran itu . Ketika itu korban meminta pelaku untuk tidur di rumahnya. Tak curiga, korban pun menuruti kemauan Safarulah.

Di kamar tersebut, Safarulah meminta pelaku untuk berhubungan seks. Namun permintaan tersebut ditolak oleh Boy Manurung. Pengelola warnet Resident Café itu pun kesal dan mengancam pelaku tidak akan diberikan pekerjaan . Lantaran diancam, korban pun menuruti kemauan korban melakukan oral seks. “Karena tubuh korban lebih besar, pelaku pun mau melakukan oral seks,” ujar kapolres.

Usai melakukan perbuatan bejat tersebut, Safarullah tertidur. Melihat korban tertidur, Boy kemudian keluar kamar dan mengambil pisau dan golok di ruang dapur. Merasa sudah dilecehkan, pelaku kemudian berusaha menusuk korban. Rupanya Safarullah mengetahui pelaku akan menusuk dirinya. Keduanya pun terlibat perkelahian di kamar. Pelaku membabi buta menusuk pengelola warnet itu.

Suara gaduh , membuat Arif dan Tugiyo masuk ke kamar korban, namun pelaku mengacungkan golok kepada kedua karyawan warnet tersebut. Kedua karyawan itu pun kembali keluar kamar untuk meminta bantuan. Lantaran sudah terkepung dengan warga, Boy Manurung bersembunyi di lemari di kamar. Waktu tertangkap warga mengeroyok pelaku hingga babak belur.

Kapolres membantah jika dalam peristiwa itu terjadi perampokan. “Dari pengakuan tersangka kepada kami, pelaku merasa sakit hati karena dipaksa k memuaskan nafsu korban,” ungkap Kapolres menambahkan pelaku dijerat dengan pasal 338 subsider 351 ayat 3 dengan ancaman diatas 5 tahun penajara.

Seorang Paman Culik dan Memperkosa Keponakan Usia 16 Tahun Di Hotel

Seorang anak gadis berusia 16 tahun pergi ke kantor polisi melaporkan perbuatan sang paman yang dituduhnya memperkosa dirinya sebanyak lima kali di sebuah hotel.

Seperti dilansir The Straits Times, Rabu (15/12/2010), gadis ini memasukkan laporan di kantor polisi di Keningau, Sabah, Malaysia atas kasus pemerkosaan yang dilakukan sang paman antara 1 Desember dan 5 Desember lalu.

Kepala polisi resort Keningau Deputi Superintendent Zahari Mohamad mengatakan si gadis yang masih bersekolah itu mengatakan sang paman menculik dan membawanya ke hotel lalu memperkosanya secara berulang-ulang. Sang paman berprofesi sebagai tentara.

“Ia mengatakan kepada kami jika dirinya takut melarikan diri yang secara konstan memonitor dirinya,” kata Zahari sembari menambahkan pihaknya kini sedang menginvestigasi kasus itu dan mencari si pelaku.

Pria Tuna Wisma Dihukum Penjara 30 Tahun Karena Memperkosa Gadis Liar

Seorang pria pengangguran mengaku memperkosa karena gadis itu liar. Demikian disampaikan pria bernama Mohd Zuraimi Mohamad Zainal (24) di depan pengadilan Shah Alan di Malaysia dan dilansir The Star, Jumat (17/12/2010).

“Saya harus mengakui jika saya memperkosanya tapi dia gadis yang liar,” ujarnya di depan hakim. Si pria ini dituduh memperkosa gadis berusia 15 tahun di sebuah rumah di Felda Soeharto, Kuala Kubu Bharu, Agustus lalu.

Namun Hakim Hasbi Hasan mengatakan meski si gadis itu bersedia tetapi tetap melanggar hukum. “Meski ia seorang pekerja seks hal itu tidak dibenarkan. Melakukan hubungan seks di bawah umur adalah pemerkosaan,” demikian kata sang hakim.

“Ia gadis yang liar. Bukan saya yang pertama kali ngeseks dengannya,” ujar Mohd Zuraimi. Jika ia dinyatakan bersalah maka ia menghadapi ancaman hukuman hingga 30 tahun penjara dan juga hukuman cambuk. Kasus ini akan diputus pada 27 Desember mendatang.

Perawat Indonesia Mengaku Diperkosa Setelah Tersinggung Ajakan Untuk Berhubungan Seks Ditolak Majikannya

Seorang perawat pribadi asal Indonesia berusia 25 tahun mengaku diperkosa oleh majikannya di Taiwan yang berusia 78 tahun hingga 23 kali dalam sebulan. Demikian diberitaka NowNews, pekan ini.

Dalam pengakuannya kepada tim penyidik, ia mengatakan dirinya diperkosa di kamar mandi dan juga ruang keluarga antara Februari dan September sembari menambahkan jika sang majikan mengonsumsi beberapa obat-obatan sebelum memperkosanya.

Dalam pengakuannya, perawat ini juga menuduh si majikan mengancam akan mengirimnya kembali ke Indonesia. Tetapi, tim penyidik kemudian menemukan perbedaan dalam pernyataannya dan membatalkan tuduhan itu.

“Meski ia sudah mengonsumsi obat-obatan ia tidak akan bisa melakukan pemerkosaan sebanyak itu,” jelasnya sembari menyatakan mereka meragukan pernyataan si wanita. Tim penyidik kemudian mengatakan jika si wanita akhirnya mengaku bahwa si majikan tidak memperkosanya namun memintanya ngeseks dengan dirinya.

“Ia mengatakan bahwa istri sang majikan memintanya ngeseks dengan anak laki-lakinya,” demikian kata tim penyidik. Pria tua itu mengatakan ia menyewa perawat tersebut untuk merawat istrinya pada Februari lalu.

Ia menambahkan, si perawat sebenarnya yang ingin ngeseks dengannya namun ia tak bisa lagi melakukannya. Karena itu ia menolak tawaran si perawat. Seorang teman si pria tua itu mengaku si perawat malah sering menawarinya ngeseks dengan bayaran Rp 604 ribu saat ia berkunjung ke rumah temannya.

60 TKW Indonesia Kabur Dari Malaysia Karena Tidak Tahan Diperkosa

Mencuatnya kasus penganiayaan yang dialami Sumiati, tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia di Arab Saudi, hanya sebagian kecil kasus yang terekspos.

Sebelumnya, sekitar 60 TKW berbagai daerah di Malaysia dilaporkan kabur ke kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk meminta pertolongan. Mereka mengaku sudah tidak tahan dengan penganiyaan para majikan mereka di negeri jiran tersebut.

Hal itu diketahui saat sejumlah anggota Komisi IX, X, XI DPR RI dan Syafruddin Abdul Rohim, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Karimun ke kantor KJRI di Johor Bahru, Malaysia, beberapa waktu lalu.

Sedikitnya 60 orang TKW dengan berbagai kasus tersebut ditampung di sana. Syafruddin AR kepada Tribun Batam, Jumat (26/11/2010) menuturkan, 60 TKW itu kebanyakan mengeluhkan perlakuan kasar, penganiayaan, pelecehan seksual dan tidak digaji beberapa tahun. Bahkan ada yang sempat mengalami putus di bagian telinga kanan dan hamil akibat perkosaan.

“Ada yang telinga kanannya hampir putus karena digigit majikannya. Sementara satu orang lagi, ada yang sampai melahirkan di KJRI akibat hamil diperkosa. Kasus Sumiati tersebut hanya sebagian kecil saja dan itu pun yang hanya terekspos media,” ujar Syafruddin AR.

Namun begitu, Syafruddin mengatakan, kasus tersebut dijanjikan akan ditangani tuntas oleh pihak KJRI di Johor Bahru melalui jalur hukum. Dan begitu kasusnya selesai, para TKW tersebut akan dipulangkan ke daerah asal mereka masing-masing di Tanah Air.

Lebih lanjut dikatakannya, dari 60 TKW bermasalah itu kebetulan tidak ada yang pengirimannya melalui Tanjungbalai, Karimun. Semuanya dikirim dari Jakarta, Batam, dan Tanjungpinang.