“Saya sedang menyampaikan kuliah psikologi kejahatan dan memberikan daftar ciri psikopat. Saat selesai, seorang perempuan menghampiri dan berkata `anda baru saja menggambarkan bos saya`,” katanya kepada Kantor Berita Jerman (DPA).
Clarke menemukan bahwa psikopat tidak hanya ada di penjara, di ruang sidang pengadilan, atau pada kisah “thriller”. Psikopat, baik laki-laki maupun perempuan, sedang berencana licik di tempat kerja, di seluruh dunia.
Penelitian menyatakan bahwa lima persen populasi orang dewasa yang bekerja adalah psikopat di tempat kerjanya.
Psikopat seperti itu ada di kantor besar maupun kecil, dari ruang kerja office boy, staff sampai ada di ruang rapat dewan maupun di lantai-lantai toko.
Di sanalah, menurut Clarke, mereka bersembunyi; lewat berbohong, mencurangi, mencuri, memanipulasi lewat ketrampilan sosial mereka yang tinggi, mengorbankan dan menghancurkan para rekan kerja, serta kesemuanya tanpa rasa salah maupun penyesalan.
Lebih buruk lagi, ia menilai, mereka yang disebut organisasional psikopat, berkembang pesat di dunia bisnis, di mana kezaliman dan nafsu mereka tidak saja mereka salah-artikan sebagai ambisi dan keterampilan memimpin, namun juga sebagai sesuatu yang dihargai melalui promosi, bonus dan kenaikan upah.
“Ambil contoh iklan lowongan kerja. Iklan itu, misalnya, menyebut `anda tahu anda adalah yang terbaik, berbeda dan unik, anda mampu mempengaruhi orang, suka bergaul`. Ini jenis pernyataan yang menarik bagi banyak orang, teristimewa lagi untuk psikopat,” katanya.
Dalam wawancara rekrutmen, psikopat tampil mempersona dan tahu kapan harus tersenyum manis untuk memenangkan hati pewawancara sebagai orang yang cocok untuk lowongan itu.
“Mereka adalah pembicara yang sangat bagus dan kadang mengarang riwayat hidupnya, sehingga pewawancara terperdaya. Mereka terlihat mempersona, cerdas dan piawai, tapi jika anda sedikit saja gali lebih dalam, anda akan tahu seperti apa mereka sebenarnya,” kata Clarke.
Psikopat tempat kerja akan melakukan apa saja untuk mendapatkan kekuasaan, status dan upah yang mereka inginkan.
“Mereka berpikir layaknya psikopat kriminal. Mereka berusaha sekeras-kerasnya demi mereka sendiri. Perbedaan keduanya adalah, psikopat kriminal menghancurkan korban secara fisik, sedangkan psikopat tempat kerja menghancurkan korbannya secara psikologis,” ujarnya.
Menurut Clarke, psikopat tempat kerja dapat diketahui dari pola perilaku dan ciri kepribadian di bawah ini:
- Tanpa dosa. Psikopat tempat kerja tidak menyesali berapapun yang mereka jadikan korban, mereka tusuk dari belakang atau yang hasil kerjanya mereka curi.
- Mempesona. Mereka adalah pembicara yang sangat bagus. Mereka lebih suka berhadapan empat mata, meskipun tidak takut rapat kelompok.
- Manipulatif. Mereka memangsa berbagai kelemahan orang. Mereka sangat pandai beradaptasi dengan orang lain, tahu bilamana harus tampil percaya diri atau kurang percaya diri, kapan harus kelihatan bodoh, kapan harus tersenyum.
- Parasitis. Mereka mencari penghargaan dari hasil kerja orang lain.
- Pembohong yang patologis. Psikopat tempat kerja bukan pembohong ulung. Namun, jika mereka ketahuan, mereka dapat berdalih untuk menemukan selamat. Drama queen itulah mereka.
- Tak menentu. Psikopat hanya punya emosi pokok (senang, sedih, marah). Mereka pada umumnya pandai menyembunyikan emosi mereka, dapat tersenyum bila sedih ataupun pura-pura menangis.
Psikopat tempat kerja mencari pertemanan dengan orang yang punya kedudukan lebih tinggi agar dapat melindungi mereka. Mereka tidak segan-segan menukar tubuh mereka agar mereka mendapat apa yang mereka inginkan.
Mereka akan merongrong sekaligus berteman dengan bos dan berusaha meniti kedudukan di perusahaan.
Mereka yang diincar psikopat akan menerima akibat yang menghancurkan.
Clarke mengatakan, ada dua senjata yang biasa mereka pakai yaitu: pendidikan dan kerjasama tim/pertemanan.
Dalam situasi di mana majikan tidak bertindak, maka Clarke menyarankan, korban sebaiknya pindah kerja. Mengapa? Oleh karena, korban tidak bisa mengubah seorang psikopat, dan proses rehabilitasi hanya akan memperparah mereka. Mereka akan mengejar sampai kemanapun untuk menghukum orang-orang yang berani melaporkan mereka.
“Mereka tidak peduli. Mereka tidak berpikir dirinya adalah psikopat bahkan beberapa dari mereka sangat religius dan bersembunyi dibalik agama dan simbol agamanya. Mereka tidak berpikir apa yang sedang dilakukan adalah salah. Mereka hanya berpikir dirinya pintar, selalu ingin membuktikan dirinya pintar, cantik, tampan, bertingkah laku baik dan jika semua orang secerdas mereka, semuanya pun akan melakukan hal serupa,” katanya.
Akhirnya, Clarke pun berpesan: “Mereka akan menggunakan keterampilan sosial mereka, kemampuan mereka menilai orang untuk makin memanipulasi orang demi keuntungan mereka”
18 tanggapan so far ↓
irdix // April 27, 2008 pada 4:20 pm |
kayaknya semua orang punya bibit itu…..
QWERTY // April 30, 2008 pada 7:24 am |
serasa kerja dikandang srigala
hafizh7y // Mei 7, 2008 pada 1:36 pm |
asalkan kita percaya pada kepercayaan kita,kita pasti tidak akan menjadi salah satu dari mereka:)
aphrodite // Mei 14, 2008 pada 12:49 pm |
ini mah sebagian besar dari org kantoran trutama para manager
Nyet-nyet // Juni 25, 2008 pada 9:47 am |
Wah….aku psikopat ternyata
Si Idiot // Juli 11, 2008 pada 11:51 am |
^sama dong hahaha :D
nce // Juli 13, 2008 pada 9:10 am |
gue juga nih…
KAng Her // Juli 24, 2008 pada 3:08 am |
Wah kalo gitu psikopat itu kaya ketupat..ya ngak ?
patrick // September 5, 2008 pada 7:49 pm |
Trnyata w psikopat…
tiidaaaaakk…
eh,bukanny psikopat tc gag nyadar driny psikopat?
ciri umum psikopat= ga pny rasa brsalah n rasa tnggng jwb. so,klo hbs ngelakuin kjahatn,bukanny tkt malah biasa aja. dy bner2 ga nyadar dg kjiwaanny sndiri…
ay // Februari 20, 2009 pada 9:08 am |
emang bnar psikopat ini penyakit pling berbahaya ‘n pzti bsa menjangkiti semua orang. karna mereka itu bnar2 sdis ga pnya pri kemanusiaan.. kdang w ngrasa lw w dah sdikit kejangkit negh.. tp thanks da bka mta w tntang psikopat yg bner2 nyata..
hendy // Maret 22, 2009 pada 1:19 pm |
ini dia. itu bener semua adanya. orang spt ini tdk segan2 menghancurkan karier korban dengan membuat laporan yang tidak baik ke atasannya. dan merayakannya kepergian korban tepat pada hari terakhir kerja korban tanpa merasa bersalah. tanpa merasakan betapa sakitnya hati orang yang dia gitu-in. korban yang tidak biasa membalas kejahatan orang lain dgn kejahatan yang sama , tentu tidak akan tega. paling mereka akan pergi ketika ada atau tidak ada kesempatan . Tapi yang jelas Tuhan pasti menunjukkan jalan keluarnya bagi korbannya. So… jangan pernah takut untuk memulai hidup baru. even di tempat yang baru pasti ada saja psikopat yang baru lagi. hehehe… begitulah hidup…
even sy ambisius tapi tidak pernah terpikirkan oleh sy untuk menghancurkan orang lain demi kemajuan karier. toh tanpa harus begitupun hidup sy tdk pernah susah. mau jabatan ? ambil saja deh jika sanggup . tidak masalah siapa yang di atas , yang penting kerjaan selesai dan kepentingan organisasi tercapai. itu saja pointnya.
dan satu hal lagi. jangan berharap psikopat ini akan berubah, karena ternyata setelah bertahun2 kemudian dia tetap tukang gossip kampungan yang sama. Norak begitulah…
lina // April 21, 2009 pada 8:59 am |
manusia punya sifat kebinatangan yang sangat kejam dlm pribadi mereka masing2
Bagus Margarana // April 25, 2009 pada 3:07 am |
Tiap orang memiliki dorongan agresi. Yang menjadi persoalan adalah bagaimana seseorang dapat mengendalikan agresinya itu agar bisa menjadi sesuatu yang membangun. Dalam kasus ini, apakah dia bisa mengendalikannya? Atau dia bisa “mengendalikan” dengan caranya dia sendiri?
Bagus Margarana // April 25, 2009 pada 3:58 am |
Kendali agresi orang ini perlu dipersoalkan
namhorikufuat // April 27, 2009 pada 11:15 am |
jadi psikopat ah, kayaknya enak >_<
martin // Mei 15, 2009 pada 1:35 am |
oke banget pendapatnya, semoga di basmi orang yang piskopat..
Radius // Agustus 29, 2009 pada 8:06 am |
Rupanya kalau pada asuransi Prudensia banyak dipraktekan oleh Leader. mereka dapat mengambil bonus para anggota-anggota dengan memakai sistem Determinet. salah satunya adalah yang namanya DEBORA. dia harus diberhentikan karena akan merusakperusahan. dia tidak segan-segan tanpa merasa bersalah. banyak anggota yang dia sudah bunuh mereka dalam sistem.
ummi kiptiyah // September 29, 2009 pada 4:01 am |
psikopat selalu ingin diatas angin, siapa brani menentang ? tahu rasa………