Mahasiswi Digilir Tiga Pria Keren

JAKARTA – Ini pelajaran bagi cewek yang pulang malam sendirian. Seorang mahasiswi Kampus Bina Nusantara (Binus) diculik tiga penjahat lalu disekap di sebuah hotel di daerah Bekasi Timur. Korban diikat, dianiaya dan dicekoki obat bius hingga pingsan lalu digilir.

Dalam keadaan pingsan gadis ini ditinggal kabur. Kawanan ini mengambil HP dan uang Rap 500 ribu milik korban. Seorang pelakunya, Alex,23, berhasil dibekuk Resmob Polres Jakarta Barat di tempat persembunyiannya di kawasan Pulogadung, Jaktim, Kamis (21/2) dinihari.

Nasib malang ini menimpa Li, 21, mahasiswi semester tujuh jurusan manajemen. Berawal ketika korban Sabtu (16/2) malam Pk. 20:30 pulang dari Mal Ciputra Grogol, korban menunggu taksi di dekat gerbang samping pusat perbelanjaan itu yang biasa dijadikan lokasi mangkalnya taksi.

Tak lama berselang, muncul seorang lelaki yang tiba-tiba menodongkan pisau dan menyeret tubuh korban ke mobil minibis Izusu Phanter. Rupanya di dalam mobil itu sudah ada dua pria lainnya. Dengan dibekap pakai tangan korban yang tak bisa berbuat apa-apa lalu dibawa ke arah Bekasi Timur. Dalam perjalanan korban diikat dan mulutnya dilakban sambil diancam jangan melawan.

Setiba di Bekasi Timur, mahasiswi bertubuh kecil itu dibawa ke sebuah hotel. Sebelum turun dari mobil, pelaku sudah berpesan agar Li bersikap biasa saja dan memesan kamar atas nama dirinya kalau ia mau selamat. Setelah KTP ditinggal di receptionis, Li dan tiga pria itu masuk ke kamar.

DICEKOKI OBAT
Di dalam kamar Li disiksa dan dicekoki obat tidur. “Saya dipukuli, lalu dicekik hingga tak sadarkan diri,” kata korban kepada petugas ketika melapor ke Polres Jakarta Barat, Kamis (21/2). Dalam keadaan tak sadarkan diri ia diperkosa secara bergiliran. Puas setelah menodai korban, para pelaku kabur dengan menggasak 2 HP dan uang Rp 500 ribu.

Esoknya, Minggu (18/2) siang sekitar Pk 14:00, korban baru sadar tubuhnya tergeletak di tempat tidur hotel. Li meratapi nasibnya sebelum kemudian ia meminta tolong kepada petugas hotel untuk dicarikan taksi dan pulang ke rumah kosnya di Kemanggisan.

Oleh keluarganya kasus ini dilaporkan ke Polres Jakbar. Orang tua Li yang tinggal di Sulawesi langsung terbang ke Jakarta setelah mendengar nasib yang menimpa putrinya.

Petugas Polres Jakbar dipimpin Kasat Reskrim, Kompol Suyidi Ario Seto langsung melacak identitas pelaku berdasarkan pengakuan korban. Satu pelaku, Alex berhasil dibekuk sedang dua lainnya masih dalam pengejaran.

Diantar oleh orang tuanya, Li tampak masih trauma saat dipertemukan dengan tersangka Alex. Dia sempat mencaci maki lelaki tersebut. “Dasar kamu setan, biadab. Kamu sudah menghancurkan masa depan saya,” kata Li yang masih mengenal wajah pelaku.

Gadis yang kos di daerah Kemanggisan, Jakarta Barat, ini semula mau menonjok tersangka, tapi petugas segera mengamankan lelaki tersebut ke ruangan lain.

Ibu dan ayahnya yang keberatan disebutkan namanya itu menyatakan sangat terpukul atas kejadian yang menimpa sang putri. “Tubuhnya masih membiru karena dipukuli. Mereka kejam. Mereka tidak berprikemasiaan,” ucap ibunya yang sengaja datang dari Makassar dan langsung ke Polres Jakarta Barat, Kamis siang.

BERAKSI SENDIRI
Tersangka Alex, kepada polisi mengaku melakukan perbuatan itu sendirian. Ia menculik korban pakai taksi dari depan Mal Ciputra Grogol lalu membawanya ke Bekasi. Sedangkan korban meskipun masih merasakan kepalanya pusing, mengatakan dirinya sangat ingat sekali kalau para pelakunya berjumlah tiga orang dan ia dibawa pakai Isuzu Phanter.

Polisi tidak percaya begitu saja dengan pengakuan Alex. Lelaki berkulit hitam ini langsung dibawa untuk mencari dua temannya yang berkomplot menculik dan memperkosa Li. Motif sementara kasus penculikan ini, pelaku ingin menguasai harta korban.

Namun dalam perjalanan, para pelaku berubah niat selain merampas harta korban juga ingin menodai gadis ini. Tersangka yang oleh petugas diidentifikasi sebagai pemain lama khusus kejahatan dengan modus seperti itu, kini masih diperiksa secara intensif. Barang bukti yang disita petugas, 2 HP, obat bius serta pakaian pelaku yang dipakai saat menculik.

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Dr Iza Fadri menyatakan pihaknya akan mengungkap kasus sampai tuntas. “ Perbuatan tersangka sudah meresahkan,” ujar Fadri yang mengimbau kepada kaum wanita terutama gadis remaja agar selalu waspada.

Kasus penculikan mahasiswa sudah beberapa kali terjadi. Seorang mahasiswi Binus pada Mei 2007 juga diculik oleh pria kenalannya lalu disekap di Hotel di Puncak. Motifnya minta uang tebusan. Lalu pada Desember 2007, seorang mahasiswa Universitas Trisakti pulang kuliah jalan kaki di Jalan Dr Soesilo, Grogol, diculik penjahat bertaksi. Korban dianiaya, dalam kondisi tubuh terikat ia dibuang di kebun kosong kawasan Depok.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s