Mahasiswa Untar Diculik Di Busway

JAKARTA – Hendi Munir (19), mahasiswa semester I Universitas Tarumanagara, dihipnotis lalu diculik saat menunggu bus di Halte Busway di dekat kampus, Jalan Kyai Tapa, Jakarta Barat, Rabu (27/2) sore. Korban akhirnya dibuang penculik di Pintu Tol Bekasi Barat, Kamis (28/2) malam, setelah keluarga membayar sebagian uang tebusan.Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Jakarta Barat Komisaris Suyudi Ario Seto yang dihubungi, Jumat kemarin, menjelaskan, korban ditepuk bahunya oleh seorang pria saat menunggu bus sekitar pukul 16.00. Selanjutnya, dia dibawa ke sebuah taksi berwarna biru yang di dalamnya sudah ada dua pria lain.

”Dia diancam dengan sebilah pisau cutter. Korban dipaksa menyerahkan kartu ATM dan tabungan senilai Rp 7 juta, dikuras penjahat. Korban dibawa berputar-putar dan akhirnya taksi tersebut menuju ke arah Bogor lewat jalan tol,” kata Suyudi.

Para penjahat, dengan menggunakan telepon genggam, menghubungi keluarga korban untuk menuntut tebusan sebesar Rp 30 juta. Saat itu, Hendi yang berperawakan gemuk dan tinggal di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, dibawa ke sebuah kebun di wilayah Bogor.

Kakak ipar Hendi melapor ke Polres Jakbar sekitar pukul 20.00, setelah penculik sempat menerima tebusan pertama sebesar Rp 5 juta.

Menurut Suyudi, kelompok yang menculik Hendi sudah beberapa kali beroperasi di Jakarta Barat. Suyudi menduga kelompok ini pula yang melakukan penculikan mahasiswa Universitas Bina Nusantara di Jalan Gadjah Mada, akhir tahun lalu. Ketika itu korban sempat dianiaya sebelum akhirnya dilepas para penculik.

Sebagai informasi, para penculik mengincar mahasiswa atau mahasiswi yang berpenampilan lugu dan tidak akan melawan. Sosok Hendi yang gemuk, berkacamata, dan terlihat kutu buku menjadi sasaran kelompok tersebut.

”Selanjutnya, keluarga mencicil tebusan dengan mentransfer uang melalui ATM korban beberapa kali. Total uang yang dikirim mencapai Rp 20 juta. Korban akhirnya dibawa ke daerah Bekasi sebelum dibuang begitu saja di dekat Gerbang Tol Bekasi Barat,” ujar Suyudi.

Selama di perjalanan, korban tidak dianiaya oleh pelaku. Polisi saat ini tengah membentuk tim khusus untuk memburu para pelaku yang ciri-cirinya sudah dikenali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s