Siswi SMP Dipaksa Layani 9 Pemuda Selama 4 Hari 4 Malam

BANDUNG – Biadab, seorang siswi SMP disekap dan diperkosa 9 pemuda selama 4 hari 4 malam, di Bandung. Sementara, di Karawang, seorang ABG digilir 10 pemuda di Taman Kota, Karawang.Kapolsek Cileunyi, Bandung, AKP Asep Saefudin, kepada wartawan, Senin (3/3), mengatakan, nasib naas menimpa, Melati (nama samaran), 16, bermula pada Rabu (27/2) malam diajak jalan-jalan kenalannya, Is, 17.

Usai jalan-jalan, Melati bukannya diantar pulang ke rumahnya di Kp. Galumpit, Desa Cileunyi Kulon, Cileunyi, Bandung. Namun, Is malah membawanya ke lapangan di Kompleks Taman Cileunnyi. Di sana, ada teman-temannya, JS, 21, DP, 14, HR, 17, AT, 16, RU, 21, EM, 20, KJ, 17, dan AS 18.

Melati sempat menolak saat ditawari minuman keras. “Namun, akhirnya korban dicekoki sampai mabuk dan tak sadarkan diri,” kata kapolsek.

Dalam keadaan tak sadar, korban digagahi bergiliran di pinggir lapangan sampai sekitar pukul 02.30. Korban lalu dibawa dan disekap di rumah kosong di sekitar Kompleks Taman Cileunyi, Bandung.

Pagi harinya, perkosaan bergilir kembali dilakukan hingga menjelang malam. Demikian seterusnya hingga selama 4 hari 4 malam. Selama disekap, korban tidak berani kabur karena diancam oleh para pelaku.

Korban berhasil kabur pada Sabtu (1/3) dinihari dengan mencegat tukang ojeg yang kebetulan lewat. Korban lalu menceritakan kejadian yang menimpanya kepada ibunya. Ditemani kedua orangtuanya, Melati melapor ke Polsek Cileunyi.

Petugas pun bergerak dan meringkus para pelaku. Enam pelaku dibekuk yakni JS, DP, HR, AT, RU, dan IS. Tiga pelaku lain masih dalam pengejaran.

“Tersangka kini ditahan di Mapolsek Cileunyi,” kata Kapolsek Cileunyi.

DI KARAWANG
Seorang ABG 14 tahun diperkosa 10 pemuda berandalan di gubuk di taman Jalan Niaga, Kota Karawang. Kasus terjadi pertengahan Februari, namun baru dilaporkan.

Petugas membekuk empat tersangka, masing-masing SN,19, teman dekatnya, DG,18, YS,20, dan BE,20. Mereka semuanya warga Kampung Jatirasa Tengah, Karawang Barat.

Seorang tersangka, SN, mengelak kalau dia disebut sebagai pacar korban. SN bahkan menyebut korban selalu gonta-ganti lelaki.

Namun, semua tersangka menyadari kesalahannya dan bersedia menikahi korban. “Siapa pun diantara kami yang dipilih olehnya, kami bersedia menikahinya sebab perbuatan itu kami lakukan karena khilaf,” ujar DG.

Kasatreskrim Polres Karawang AKP Andree Ghama P,S.Ik Senin (3/3), mengatakan, berdasarkan hasil visum diketahui selaput dara korban telah rusak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s