Perampok Motor Gunakan Ekstasi Untuk Lumpuhkan Korban

JAKARTA – Modus baru kejahatan jalanan dipertontonkan empat bandit. Kawanan ini tidak hanya berbekal parang, tapi juga ekstasi. Korbannya seorang pemuda pengendara motor yang diancam dibunuh kemudian dicekoki pil gedek hingga tak sadarkan diri.

Peristiwa mengerikan ini terjadi di Jalan Sunter Agung, Jakarta Utara, Minggu (16/3) dinihari. Bambang Riyadi, 20, yang klenger dipaksa nenggak ekstasi, dilarikan ke RSUD Koja. Penderitaan pemuda ini tidak hanya digebuki, ia juga kehilangan motor Suzuki Satria dan uang Rp30 ribu.

Tragisnya, motor yang dirampas kawanan bandit itu bukan miliknya, tapi disewa Bambang dari Muchlis, 21, rekannya sebesar Rp100 ribu. Untuk pengusutan lebih lanjut, kasus ini dilaporkan ke Polsek Koja.

MALAM MINGGUAN
Menurut petugas yang menangani kasus ini, malam itu Bambang Riyadi, warga Gang Sawah 5, RT 010/04, Kel. Lagoa, Jakarta Utara, berniat menghabiskan malam Minggu di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Mengendarai motor sewaan, Bambang berbaur dengan puluhan pemuda di kawasan tersebut hingga pukul 01:00, dia beranjak pulang. Dalam perjalanan, tepatnya di Jalan Sunter Agung, korban dihadang empat pria yang mengendarai 2 motor.

Kawanan bandit jalanan ini mengepung Bambang. Dua pelaku mengancam membunuh dengan menempelkan sebilah parang ke leher korban. “ Jangan melawan, nanti gua bunuh, “ kata Bambang menirukan ancaman pelaku.

Dua pelaku lain memiting leher Bambang kemudian mencekoki 1 butir ekstasi ke dalam mulut korban secara paksa. Korban yang tak berdaya masih juga digebuki. Kesempatan ini digunakan mereka merampas dompet berisi uang Rp 30 ribu dan membawa kabur motor pemuda ini.

DILEMPAR KE PINGGIR JALAN
Dalam kondisi teler akibat dipaksa menenggak ekstasi, korban dilempar ke pinggir jalan. Dengan sisa tenaga yang ada, Bambang berjalan sempoyongan. Pemuda ini ditemukan terkapar di samping pos hansip di Lagoa, sekitar pukul 05:00. Petugas Polsek Koja yang dihubungi, melarikan korban ke RSUD Koja. Tiga jam kemudian korban mulai sadar setelah diberi perawatan di ruang IGD.

Kanit Reskrim Polsek Koja Ipda Ngatidjan mengatakan korban saat ini belum diperiksa intensif, mengingat kondisinya belum sehat total.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s