Dukun Cabul Berilmu Kebal Tidak Roboh Meski Dikeroyok Massa

SEKAYU – Praktik pengobatan alternatif yang dilakukan seorang oknum dukun kampung bernama Junaidi (38), warga asal Kabupaten Ogan Ilir (OI), ujungnya malah berbuat cabul. Diduga menggunakan ilmu gendamnya, tersangka memerkosa seorang bocah perempuan berusia 12 tahunan, sebut saja Melati, warga Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba.

Bahkan perbuatan itu, dilakukan tersangka Junaidi di depan mata ayahnya Melati, berinisial Muh (41). Tersangka juga seperti sudah menghipnotis Muh dan seisi rumahnya, hingga menurut dan percaya saja apa yang dilakukan tersangka Junaidi. Setidaknya, sudah tiga kali tersangka Junaidi menyetubuhi Melati, di depan matanya Muh. Pertama, Senin (24/9) malam, lalu Kamis (27/9), dan terakhir Jumat (28/9), sekitar pukul 00.00 WIB. Dua jam kemudian, tersangka ditangkap warga dan digelandang ke Mapolsek Bayung Lencir.

Aib itu tercium, setelah Muh mendatangi IGD RSUD Sekayu, Senin (1/10) kemarin, guna memintakan visum anaknya itu. Diceritakan Muh, tersangka Junaidi memang sudah beberapa hari menginap di rumahnya. Sebab, tersangka Junaidi dipanggil untuk dimintai bantuannya untuk megobati istrinya Muh, berinisial SZ (39). “Istri saya yang kurus kering, saya minta untuk diobati penyakitnya,” kata Muh.

Tak disangka, ternyata kesempatan itu digunakan tersangka Junaidi untuk mencicipi tubuh anaknya Muh, yang masih terbilang bau kencur. Menyetubuhi pasiennya, juga pernah dilakukan tersangka Junaidi kepada korbannya yang lain, warga Desa Telang. Selasa (25/9), dia pernah mengobati, namun baru Rabu (26/9), didatanginya lagi dan memerkosa bocah itu di depan ayah kandungnya.

Warga Desa Kaliberau tidak tinggal diam, setelah mendapat informasi jika Muh telah dipengaruhi ilmu gaib hingga diam saja saat anaknya diperkosa. Menggedor dan menerobos masuk rumahnya Muh, dan menangkap tersangka Junaidi. Dia jadi bulan-bulanan warga yang memukulinya, namun informasinya tak berhasil membuat tersangka roboh. Setelah itu, tersangka Junaidi diserahkan ke Mapolsek Bayung Lencir. Kapolres Muba AKBP Sabaruddin Ginting SIk melalui Kapolsek Bayung Lencir AKP Armon, membenarkan tersangka Junaidi sudah ditahan di Mapolsek Bayung Lencir.

Sementara itu, jajaran Polres OKI berhasil menangkap dua tersangka pelaku pemerkosaan dengan dua kasus berbeda. Tersangka Abas (50), warga Desa Benawa, Kecamatan Teluk Gelam, OKI, ditangkap karena telah memerkosa bocah perempuan sebut saja Mawar (12), pada 12 Mei 2007 lalu. Orang tua Mawar yang baru melaporkannya pada Kamis (27/9) lalu ke Polsek Tanjung Lubuk, akhirnya berhasil meringkus tersangka Abas, Minggu (30/9).

Sedangkan untuk kasus perkosaan di Desa Tulung Secangkung, Kecamatan Cengal, tersangkanya atas nama Kurnia (38). Dia memerkosa Bunga (9)—nama samaran—, pada Agustus 2007 lalu. Kasus yang baru dilaporkan pada Kamis (27/9), kemudian pada hari itu juga tersangka Kurnia berhasil diringkus. Kapolres OKI AKBP Drs Yudhi Faizal H SH MH, didampingi Kasat Reskrim AKP Yuri Nurhidayat SIk, mengungkapkan terkuaknya aksi perkosaan itu setelah kedua korbannya mengeluh sakit di kemaluannya saat buang air kecil

2 responses to “Dukun Cabul Berilmu Kebal Tidak Roboh Meski Dikeroyok Massa

  1. Allah selalu melindugi um’matnya yg dalam keada,an khusnul khotima…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s