Butik Mewah Di Kemang Ludes Di Rampok

JAKARTA – Berbagai perlengkapan fashion mewah senilai ratusan juta rupiah di butik Chemistry di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (22/3) dini hari, habis dibobol pencuri. Kepolisian memperkirakan kawanan perampok itu cukup memiliki pemahaman soal barang-barang fashion kelas dunia.

Butik di jalan Kemang Raya Nomor 51A itu diperkirakan dibobol antara pukul 04.00 dan 05.00. ”Perampok pasti membawa kendaraan sejenis minibus untuk membawa isi satu butik yang sebanyak itu,” kata Kepala Kepolisian Sektor Mampang Komisaris Harry Sulistyadi, Sabtu.

Harry menambahkan, polisi masih memeriksa sejumlah orang di sekitar butik tersebut, termasuk pihak butik. Salah satu saksi sempat melihat sekitar pukul 21.00 sebuah mobil Toyota Kijang beberapa kali mondar-mandir di ruas jalan itu.

Pencurian tersebut baru disadari ketika salah seorang pramuniaga hendak membuka toko pada pagi hari dan mengetahui pintu rolling door sudah tidak lagi terkunci.

”Kami masih selidiki terus, indikasinya belum sampai ke orang dalam. Tetapi kelihatannya pelaku tahu betul soal barang mewah,” kata Harry.

Butik tersebut selama ini memiliki langganan para socialite di Jakarta, termasuk kalangan pesohor. Barang-barang yang dicuri tersebut mulai dari pakaian jenis gaun, celana, pakaian dalam, tas, hingga kacamata.

Setiap satu macam barang harganya dipatok mulai jutaan rupiah. Berbagai barang fashion itu baru diimpor dari berbagai kota pusat fashion dunia, seperti Milan di Italia, Paris di Perancis, sampai New York di Amerika Serikat.

”Semuanya habis, kerugian diperkirakan mencapai Rp 600 juta,” ujar Harry.

Ia menambahkan, jika barang- barang curian yang mewah itu nantinya dijual lagi, tentunya tidak mudah kecuali jika sudah dipastikan ada semacam penadahnya. Sebab, barang-barang kelas dunia itu terbilang tidak pasaran atau memiliki karakteristik yang khusus. Oleh sebab itu, hanya kalangan khusus yang tahu kualitas barang tersebut.

Terendah

Sementara itu, Wakil Kepala Satuan Reserse Kepolisian Resor Jakarta Selatan Ajun Komisaris Damanik mengatakan, meskipun beberapa bulan terakhir kerap terjadi perampokan dan pencurian di Jakarta Selatan, frekuensinya masih terbilang terendah di antara lima wilayah DKI Jakarta. Frekuensi kejadian kriminal tertinggi adalah Jakarta Barat.

”Kondisi ekonomi dan sosial sangat memengaruhi terjadinya kriminalitas. Perbuatan kriminal bagaimana pun seperti solusi instan masalah sosial-ekonomi,” kata Damanik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s