Mantan Putri Waria Tewas Membusuk Di Salon

TANGERANG – Mantan Putri Waria Persahabatan tewas membusuk di dalam salonnya di Jalan Raya Rajeg, Pasar Kemis, Kab.Tangerang, Sabtu (22/3) malam. Mayatnya sempat jadi rebutan keluarga yang memaksa membawa pulang dengan polisi yang akan melakukan otopsi.

Polisi yang memeriksa jasad korban menduga Albuni alias Lia,35, tewas karena sakit. Tubuhnya penuh lebam biru dan mengeluarkan bau busuk. “Itu lebam mayat, diduga dia sudah dua hari meninggal,” kata seorang petugas. Sementara keluarga korban curiga Lia tewas dibunuh.

Mayat Lia dievakuasi petugas tanpa dilakukan identifikasi, lalu dibawa menggunakan mobil patroli. Mobil ini sempat mogok sehingga jasad Lia yang dibungkus kantong mayat warna kuning tak bisa langsung dibawa ke RSUD Tangerang. Mayat dibawa ke Polsek Pasar Kemis dan berada kantor polisi selama tiga jam.

Sukri,70, orang tua korban bersimpuh di samping jenazah anak keduanya itu memohon kepada petugas agar mayat anaknya bisa langsung dibawa pulang ke rumahnya di Kampung Gunung Sari, Rt 011/03, Kel. Mauk, Kabupaten Tangerang. Namun, polisi mempertahankannya dengan tetap membawanya ke RSU Tangerang untuk otopsi.

DI ATAS SOFA
Albuni alias Lia ditemukan sudah tidak bernyawa dengan posisi terlentang di sofa di dalam salon miliknya di Jalan Raya Rajeg, RT 004/01, Kel. Sindang Sari, Pasar Kemis. Tubuhnya membiru, hidungnya terdapat darah yang sudah mengering.

Mayat mantan Putri Waria Persahabatan Kabupaten Tangerang Tahun 2007 ini pertama kali ditemukan oleh Yunus,30, pengojek yang mengantarkan wanita untuk potong rambut. Yunus terkejut ketika membuka pintu salon yang tidak dikunci itu melihat Lia sudah tidak bernyawa di sofa.

Menurut Omen, teman korban, seminggu lalu korban melakukan suntik silikon di hidungnya. Korban kesal sering di ejek rekan-rekannya berhidung besar dan pesek. Korban terakhir terlihat pada Kamis (20/3) saat itu Ny Fairuz memotong rambut di salon milik Albuni. “Lia merupakan tulang punggung keluarga,” ungkapnya.

Bibi korban, Ny Musri,50, curiga keponakannya itu tewas dibunuh. “Saya denger ada luka biru di leher Lia,” ujar Ny Musri.

Terakhir ia bertemu Lia pada Selasa lalu, korban datang untuk membicarakan rencana merias pengantin tetangganya Ny Musri.

Menurut Kasat Reskrim Polres Kabupaten Tangerang, AKP Ade Ari, dugaan sementara penyebab kematian akibat sakit. Soal tewas akibat suntik silikon atau dibunuh, menunggu hasil otopsi. “Kapolsek hanya memberitahu korban tewas karena sakit,” ujar Ade.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s