Pemerkosa Di Tembak Korban 10 Kali

CILEGON – Dendam akibat diperkosa, membuat pasangan suami istri gelap mata. Saptrianto,41, warga Perumnas Kencana Cibeber, Cilegon, Banten, terkapar ditembak pasutri Agus,40, dan istrinya Widi,37, warga Perumahan Metro Cilegon.Akibat penembakan di Jembatan Layang, Kecamatan Jombang, Cilegon itu, korban hingga Minggu masih dirawat di RSUD Cilegon . Timah panas menembus bagian lambung Saptrianto.

Direktur RSUD Cilegon, Dr. Zainoel Arifin membenarkan adanya korban penembakan itu. Ia menjelaskan korban masih dirawat intensif di ruang ICU. Proyektil yang sempat bersarang berhasil dikeluarkan melalui operasi.

“Akibat tembakan tersebut, korban sempat kritis. Tembakan ini menyebabkan 8 lubang di dalam usus besar dan kecil,” ungkap Zainoel Arifin, Minggu.

TRAUMA
Ny. Widi dan Agus di Mapolres Cilegon menceritakan, penembakan ini dipicu perasaan sakit hati akibat tindak perkosaan yang dilakukan korban pada saat masih bertetangga di Perumnas Cibeber Kencana tahun 2006 . Untuk menghilangkan trauma tersebut, korban bersama suaminya pindah rumah. Namun kepindahan ini tidak bisa menghilangkan perasaan sakit hati dan trauma yang dialami korban.

Sebelum penembakan, suami istri ini berniat melayat ke rumah saudara korban di Kawasan Pecek, Kelurahan Panggung Rawi. Di tempat melayat tersebut mereka bertemu Saptrianto . Saat itulah pasangan suami isteri ini berniat membalaskan sakit hati yang sudah terpendam selama dua tahun.

Kaur Reskrim Polres Cilegon, Iptu. Ahmad Rival membenarkan adanya peristiwa penembakan tersebut. Dikatakan Rival, dalam waktu kurang dari sepuluh jam kedua tersangka dapat di amankan di rumahnya. Meski sebelumnya sempat terjadi proses yang cukup menegangkan, pasalnya pada saat ditangkap kedua tersangka mengunci pintu dari dalam rumah dan tidak mau keluar.

Dua pucuk senjata api milik Agus dan Ny. Widi tak memiliki izin atau ilegal. Senjata api itu dibeli dari seseorang, untuk berjaga-jaga. Pasalnya mereka khawatir, peristiwa pemerkosaan yang dialami dua tahun lalu kembali terjadi.

“Saat ini, polisi masih terus mendalami latar belakang penembakan yang dilakukan oleh pasangan suami-istri tersebut. Selain itu, polisi juga tengah menyelidiki penjual atau pemasok senjata api ilegal yang digunakan pelaku,” ujar Rival.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s