Bandar Narkoba Kulit Hitam Ditangkap Polisi

JAKARTA – Upaya penyamaran polisi untuk membekuk gembong narkoba membuahkan hasil. Lima bandar narkoba, dua di antaranya berkewarganegaraan Nigeria, diringkus petugas yang menyamar sebagai pembeli.

Dari tangan mereka, petugas mengamankan barang bukti narkoba berupa 250 butir pil ekstasi, 65 gram heroin serta 15 gram shabu-shabu.

Dua dari 5 pengedar tersebut, menurut Kepala Satuan Narkotika Polda Metro Jaya, AKBP Yupri RM, ditangkap di sebuah rumah susun di Pluit, Jakarta Utara, pada Senin (1/4). Mereka adalah Budi alias Asong, 36, dan Menau, 31. Dari keduanya Yupri mengatakan pihaknya mendapatkan 60 gram heroin senilai Rp42 juta.

Dalam pengembangannya, petugas narkotika Polda Metro Jaya berhasil menciduk anggota sindikat lainnya di sebuah diskotek di Jakbar yakni Tedy Kunarto Budiman alias Aseng dan mengamankan 250 pil inex serta 5 gram shabu-shabu. “Kita sedang kejar tersangka lainnya,” ujar Yupri, Rabu (2/4).

WN NIGERIA DIBEKUK
Di tempat terpisah di Kebon Jeruk, Jakbar, petugas dari Direktorat Narkoba Mabes Polri juga menangkap dua bandar shabu-shabu asal Nigeria, AR dan KY. Keduanya dibekuk saat menunjukkan contoh shabu yang dipesan polisi yang melakukan penyamaran.

Polisi nyamar saat itu memesan 5 kilo shabu 10 kilo heroin. Namun, kedua bandar itu mengaku kekurangan uang sehingga yang dibawa hanya contohnya saja.

“Mereka mengaku kekurangan uang, makanya saat ditangkap hanya membawa sampelnya saja,” ujar Direktur Narkoba Mabes Polri, Brigjen Pol Indradi Tanos.

One response to “Bandar Narkoba Kulit Hitam Ditangkap Polisi

  1. Kriminalisasi Profesi Dokter

    ===================================
    8/1-2005
    DOKTER Vincent Widjaya, ditangkap polisi Jakarta Barat karena dituduh
    melakukan malapraktik menyusul tewasnya Habillah Hermawan seorang anak
    berusia enam tahun yang tewas pascaoperasi pengangkatan tumor di perutnya.

    19/2-2005
    Enam dokter di tiga rumah sakit swasta di Depok ditetapkan sebagai tersangka
    pencemaran lingkungan hidup. Mereka diduga kuat membuang ai limbah melebihi
    ambang batas.

    3/3-2005
    Dokter Welly Sabuana Tenggara, Surabaya, ditangkap di rumahnya karena menyimpan
    24 paket SS (sabu-sabu) seberat 109,8 gram dan dua paket ganja seberat 12 gram.
    Polisi juga menemukan 15 butir pil ekstasi, dan uang hasil penjualan narkoba.

    Sumber: Berbagai Sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s