PRT Dengan Gagah Berani Melawan Perampok Hingga Jari Kelingking Putus

JAKARTA – Pembantu rumah tangga pergoki penjahat yang masuk rumah majikan, tewas ditikam dadanya, Jumat (11/4) dinihari. Korban berhasil menggigit jari kelingking pelaku hingga putus dan tertinggal di dalam mulutnya.

Siti (21), wanita asal Pati, Jawa Tengah, menghembuskan nafas terakhir setelah sempat dirawat satu jam di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan. Kelingking yang tertinggal di dalam mulut Siti jadi petunjuk berharga bagi polisi. Dari identifikasi sidik jari, pelaku adalah residivis yang sudah tujuh kali masuk penjara.

Peristiwa yang terjadi di rumah pasangan Ny.Ade Lisa, 27, dan Herman, 30, pengusaha butik yang tinggal di Perumahan Taman Bona Indah Blok A1 No. 27, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, pukul 01.00. Kawasan elit ini pengamanannya cukup ketat, hanya ada satu pintu masuk.

Informasi yang dihimpun, penjahat tunggal itu masuk ke kompleks perumahan mewah itu dengan cara melompat pagar tembok belakang pakai tali tambang, lalu menyatroni rumah bercat merah berlantai dua itu dan berhasil masuk ke rumah dengan merusak pintu lalu naik ke lantai dua menuju ruang utama.

Diperkirakan, saat pelaku masuk ke rumah, Siti mendengar suara berisik yang berasal dari kamar bagian belakang di lantai dua itu. Ia pun terbangun dan segera menghampiri sumber suara. Rupanya, di tempat itu Siti kepergok dengan pelaku.

Siti dipastikan melawan dengan menggigit jari pelaku hingga putus. Wajah wanita yang baru dua bulan bekerja di rumah Ny. Ade Lisa ini bengap dihajar pelaku, dada kirinya ditikam pisau. Saat peristiwa terjadi majikan Siti tengah terlelap.

KE KAMAR MAJIKAN
Setelah menusuk Siti, pelaku kabur meninggalkan korbannya tanpa membawa barang hasil kejahatan. Siti yang berlumuran darah berjalan tertatih-tatih menuju kamar majikannya, Ny. Ade Lisa, putri dari mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bogor, Andi SH.

Mendengar teriakan Siti, Ny. Ade Lisa dan suaminya terbangun. Pasangan suami istri ini kaget melihat wanita pembantunya berlumuran berdarah sambil memegang dada kirinya. Bersama suami, ia pun membawa Siti ke RS Pondok Indah untuk mendapat pertolongan. Namun nyawa ibu satu anak yang suaminya bekerja di Kalimantan ini tak tertolong.

Kapolsek Cilandak, Kompol Makmur Simbolon SH mengatakan, anggota buser masih memburu pelaku yang identitasnya sudah diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan sidik jari pada kelingking yang putus. “Ia sudah tujuh kali keluar masuk penjara. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa meringkusnya,” ujarnya.

Pelaku sering beraksi dengan berpura-pura jadi pemulung dan mengincar rumah kosong. Makmur pun mengimbau kepada dokter, mantri maupun petugas medis lainnya bahkan mungkin juga dukun, agar lapor ke polisi jika ada pria bertubuh kurus mengobati jari kelingking kirinya.

“Kami perkirakan ia akan mengobati jarinya itu karena putus digigit korban,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s