Meski Polisi Sudah Menangkap 8 Kelompotan Perampok Penumpang Taksi, Wanita Korban Perampokan Dalam Taksi Masih Terjadi

DEPOK – Sopir taksi berkomplot dengan penjahat kembali beraksi menjarah penumpangnya. Kali ini seorang ibu rumah tangga, Ida Ayu Arifah, 43, dirampok dan dikuras hartanya oleh kawanan garong dalam taksi warna biru di bilangan Cimanggis, Depok.

Setelah menggasak perhiasan emas berlian senilai puluhan juta, korban diikat dan dibuang pelaku di Jati Asih, Bekasi.

Korban yang melapor ke Polsek Cimanggis mengisahkan perampokan yang dialaminya diawali saat ia berkunjung ke Rumah Sakit Melia di Cimanggis, Depok, untuk menjenguk kerabatnya yang sakit, Rabu (16/4) sore. Beberapa jam kemudian, korban pamit pulang lantaran hari sudah malam.

Di depan lobi RS, Ida menyetop taksi warna putih yang melintas di Jalan Alternatif, Harjamukti, Cimanggis, sekitar pukul 19:30. Korban lalu meminta sopir taksi untuk mengantarnya ke Beji, Depok. Tanpa banyak bicara sang pengemudi menjalankan mobilnya ke tujuan yang dimaksud.

BERPURA-PURA CEK BAN KEMPES
Namun, baru sekitar 200 meter perjalanan, sopir taksi meminggirkan kendaraannya berpura-pura melihat ban yang katanya kempes. Bersamaan dengan itu, dua lelaki tak dikenal memaksa naik dari pintu kiri kanan belakang. Menyusul kemudian sang sopir naik lalu tancap gas menuju Tol Jagorawi.

Di dalam mobil, kedua penjahat menodongkan pisau ke leher wanita berparas ayu ini. Semula korban berusaha melawan tapi ketakutan setelah diancam akan diperkosa. Ia pun hanya bisa pasrah sewaktu pelaku mengikat kedua tangannya dengan lakban.

Setelah itu pelaku dengan leluasa memreteli barang berharga miliknya berupa dua cincin emas bertatahkan berlian, dua gelang emas, dua kartu ATM Bank Mandiri dan NISP, kartu kredit BNI, serta dompet berisi surat-surat dan sejumlah uang.

Dalam ketidakberdayaan perempuan tersebut, tiga perampok itu membawa mobilnya berputar-putar keluar masuk jalan tol sambil mengerayangi perempuan malang tersebut. Ketika keluar dari pintu Tol Jati Asih, Bekasi, korban kemudian dibuang. Ida akhirnya diselamatkan warga yang melintas.

LAPORAN KORBAN DISELIDIKI
Kapolsek Cimanggis, AKP Siswo Yuwono, Kamis (17/4), mengatakan pihaknya masih menyelidiki laporan tersebut termasuk apakah tempat kejadian perkaranya di Cimanggis atau tempat lain. “Bisa saja saat korban dipreteli perhiasannya sudah bukan lagi di wilayah Cimanggis,” katanya kepada Detektif Conan di ruang kerjanya, Kamis (17/4) sore.

Dalam catatan, sepanjang 2008 terdapat 3 kasus menonjol bermotif sopir taksi yang berkomplot dengan penjahat untuk menguras harta wanita korbannya.

Misalnya yang menimpa Liy, pada 2 Februari lalu. Wanita ini dibegal dalam perjalanan menuju Plaza Semanggi. Karyawati perusahaan swasta tersebut bahkan nyaris diperkosa oleh perampok. Namun Liy selamat setelah sang pelaku mengetahui bahwa korban sedang menstruasi.

Upaya untuk menggulung komplotan ini sudah dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Hasilnya, pada 21 Maret lalu, petugas Polda Metro Jaya menangkap 8 pelaku perampokan taksi yang tergabung dalam 3 kelompok tetapi tampaknya masih ada kelompotan perampok taksi yang masih bebas berkeliaran yang mungkin saja adalah taksi bonafid hingga lolos dari pantauan polisi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s