Kembang Desa Membela Pacar Berakibat Tawuran Massal Antar Warga

CIREBON – Gara-gara ulah sejumlah pemuda yang memalak sepasang sejoli yang lagi pacaran, puluhan warga terlibat tawuran.

Akibat kejadian itu, sejumlah warga luka-luka terkena lemparan batu dan benda keras lainnya. Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Pejambon, Kabupaten Cirebon, Kamis malam.

Keterangan yang dihimpun, peristiwa ini berawal pada pukul 21.00 WIB, ketika seorang pemuda desa setempat, Sunarsa dan teman-temannya mendatangi rumah kembang desa sebut saja Leni, yang saat itu tengah diapelin pacarnya, Carisa.

Begitu menghampiri kedua sejoli tersebut, Sunarsa meminta Carisa agar memberikan sejumlah uang. Namun permintaan itu dilarang oleh Leni. Sunarsa cs pun lantas pergi meninggalkan kedua sejoli itu dengan perasaan dongkol.

Pelarangan yang dilakukan Leni itu rupanya menyisakan dendam dalam diri Sunarsa. Karenanya, begitu Carisa pulang dari rumah pacarnya, di tengah jalan dia dihadang oleh Sunarsa cs. Tanpa banyak bicara, Carisa pun dikeroyok hingga bebak belur.

Aksi pengeroyokan itu sempat dilihat oleh warga yang berada tak jauh dari lokasi. Bahkan di antaranya sempat mendatangi dan ingin melerai. Namun warga yang datang itu dilempari batu oleh teman Sunarsa.

Warga yang tdak terima lalu membalas lemparan itu hingga terjadilah aksi saling lempar batu. Akibat lemparan batu itu beberapa warga mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Tawuran antara warga ini baru terhenti ketika puluhan anggota Polres Cirebon datang ke lokasi.

Kapolres Cirebon AKBP Drs Eddy Mustofa didampingi Kasat Reskrim AKP Ferry Irawan ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu, bahkan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s