Pemilik Salon Ditemukan Tewas Dibunuh

JAKARTA – Janda tua pemilik salon dibunuh perampok di rumahnya di Jalan Terate Raya RT 010/RW04 Kel. Jembatan Lima, Jakarta Barat, Rabu (30/4) malam. Perampok yang diduga dikenal oleh korbannya itu menggasak TV LCD plasma 32 inchi senilai Rp6 juta.

Untuk mengungkap kasus ini, petuga Polsek Tambora memeriksa sejumlah saksi termasuk Ti, 30, pembantu rumah tangga (PRT) di rumah korban, Ho Khoe In, 71. “Ti masih kami periksa secara intensif,” ujar Kapolsek Tambora, Kompol Ade Haryanto, Kamis (1/5).

Mayat Ho Khoe In ditemukan oleh Amiaw, 47, anak kedua korban saat datang ke rumah yang juga dipakai usaha salon tersebut. ”Saya curiga waktu menelepon Mamah tidak ada yang angkat,” kata Amiaw yang dikenal sebagai pengusaha percetakan di daerah Jelambar, Jakarta Barat itu .

Merasa khawatir terjadi apa-apa terhadap Ho Khoe In, Amiaw lalu menyambangi kediaman sang ibu. “Waktu pintu dibuka, ruangan tampak gelap. Diantar hansip, saya menemukan jasad ibu saya dalam posisi tengkurap di lantai dan masih ada darah tapi sudah mengering,” cerita Amiaw yang ditemui di Polsek Tambora, Kamis pagi.

SEMPAT MEMBUATKAN KUE
Kepada petugas Amiaw memberikan keterangan bahwa pada Rabu siang korban sempat membuatkan kue untuknya. Kue itu diantar Ti ke rumahnya di Jalan Perdana, Jelambar, Jakarta Barat, Rabu sekitar Pk 12:00.

Ti pulang dari rumahnya sekitar Pk 14.00. Anehnya, ketika Amiaw datang ke rumah ibunya sekitar Pk 21:00, ia tidak mendapatkan Ti di rumah tersebut.

“Dia bilang ia menginap di rumah tetangga karena rumah ibu saya sudah terkunci. Padahal waktu saya datang pintu rumah tertutup tapi tidak dikunci. Tidak ada kerusakan di pintu maupun jendela,” ucap Amiaw.

Sejumlah petugas yang berdatangan ke lokasi termasuk Kapolsek Tambora Kompol Ade Haryanto SH dan Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Suyudi Ario Seto SH, Sik menduga korban dihabisi pada Rabu siang.

Pasalnya saat ditemukan, darah korban yang berceceran di lantai sudah mengering. Korban diperkirakan dihabisi pelaku dengan cara dibenturkan, karena terdapat luka di keningnya.

Analisa petugas di TKP menyebutkan pelaku kemungkinan lebih dari satu orang dan sempat bercakap-cakap dengan almarhumah.

Saat ini petugas masih mendalami kemungkinan pelaku mengenal PRT di rumah tersebut. Informasi yang beredar di TKP menyebut-nyebut sang pembantu sempat mengepel lantai rumah korban yang dipenuhi bercak darah.

Amiaw dan kakak serta adik-adiknya, Kamis sore, berada di rumah duka Atmajaya Pluit tempat disemayamkannya jenazah Ho Khoe In yang akan dikremasi Minggu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s