Orang Indonesia Senang Memperoleh Uang Banyak Dengan Cara Instan

SEMARANG – Penipuan berkedok penggandaan uang di wilayah Polres Semarang, Jawa Tengah, meningkat selama awal tahun 2008. Polres Semarang kembali menangkap dua tersangka penipuan penggandaan uang menggunakan surat perjanjian bermeterai.

Kepala Polres Semarang Ajun Komisaris Besar Abdul Hafidh Yuhas, Sabtu (3/5), mengatakan, awal tahun 2008 ini pihaknya mengungkap empat kasus penipuan, dengan modus menggunakan uang asing palsu ataupun ritual mistis.

”Pelaku mengincar masyarakat kelas menengah ke bawah. Mereka meyakinkan korban dengan menggunakan berbagai cara, termasuk dengan cara mistis dan pendekatan agama. Bahkan temuan kali ini, pelaku menggunakan surat perjanjian bermeterai,” kata Yuhas.

Polres Semarang beberapa hari lalu kembali mengamankan dua tersangka, Chusman (49) dan Asrori (58), keduanya tinggal di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Chusman yang mengaku berasal dari Mataram, Lombok, ini berperan sebagai dukun penarik uang gaib, sedangkan Asrori sebagai perantara sekaligus imam dalam ritual tersebut.

Korban penipuan terakhir, Mujiyono, tercatat merupakan anggota polisi yang bertugas di lingkungan Polres Batang. Korban dijanjikan bisa mendapat uang Rp 5 miliar bila membelikan dua botol minyak wangi kemenyan cap keris, masing-masing seharga Rp 20 juta.

”Di tengah ritual, minyaknya habis sehingga uang gaib itu tidak bisa diambil. Saya juga sudah memberi uang Rp 8 juta untuk membantu korban membayar utang. Masalahnya sudah selesai dan kami tidak pernah komunikasi, tetapi tiba-tiba saya ditangkap,” ujar Chusman.

Pelaku mengaku sudah tiga kali mengadakan ritual penarikan uang gaib uang dengan permohonan bervariasi, yaitu Rp 200 juta-Rp 300 juta. Mereka juga hanya dimintai mahar Rp 5 juta dan semua dilengkapi dengan surat perjanjian bermeterai.

”Meski bermeterai, kasus ini pidana, bukan perdata. Ini modus baru penipuan,” kata Yuhas.

Kedua pelaku penggandaan uang dikenai Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Pelaku juga dikenai Pasal Khusus 21 Ayat 4, KUHAP.

Yuhas mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur cara memperoleh uang banyak dengan modus instant seperti ini ataupun dengan korupsi dan kolusi, lebih baik berhemat, menabung dan bekerja keras serta jujur.

One response to “Orang Indonesia Senang Memperoleh Uang Banyak Dengan Cara Instan

  1. Memang orang indonesia masunya yang serba Instan itulah sebabnya maka org Indonesia mudah ketipu, Maunya yang INSTAN doang. Kasihan, tpi terkadang ada juga yang ketipunya sampai dua tiga kali. misalnya dulu ketipu model bisnis sami jaya dikit uangnya. Eh eh kemudian ketipu lagi ama SWIS CASH hingga ratusan juta kasihan sekali ya…………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s