Kawanan Perampok Keok Setelah Baku Tembak Dengan Polisi, Lima Perampok Tewas Ditempat

Tim gabungan Kepolisian Resor Ogan Komering Ilir terlibat baku tembak dengan 10 perampok di jalan Desa Bambu Kuning, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel, Selasa (6/5) sekitar pukul 00.00.

Baku tembak terjadi ketika satuan Polres Ogan Komering Ilir (OKI) mencegat kawanan perampok yang tengah menyasar koperasi unit desa (KUD) setempat.

Selain berhasil menembak mati lima perampok, polisi juga melumpuhkan tiga perampok dengan tembakan di kaki. Dua perampok lain kini buron setelah tahu rekan-rekannya tertangkap.

Sutar (38), satu dari lima perampok yang tewas, adalah gembong komplotan perampok itu. Anak buahnya yang tewas, Mujur (30), Sulaiman (29), dan Latief (32), adalah warga Desa Campang Tiga, sedangkan Achmad (30) adalah warga Desa Kuripan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Sementara tiga perampok yang luka tertembak, Agus (32), Sabtu (40), dan Sandi (24), adalah warga Desa Campang Tiga, Kabupaten OKU Timur. Dua buronan lain belum diketahui identitasnya.

Kepala Polres OKI Ajun Komisaris Besar Yudi Faisal menjelaskan, kesepuluh perampok merupakan kawanan penjahat sangat berbahaya.

Selama bertahun-tahun, polisi telah mengincar mereka karena diduga kuat terlibat sejumlah perampokan di Sumsel dan Provinsi Lampung.

”Lokasi yang pernah dirampok di antaranya Kecamatan Mesuji di Lampung, Kecamatan Lempuing di OKI, serta sejumlah tempat di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur,” kata Yudi.

Dicegat polisi

Setelah memperoleh informasi dari masyarakat yang melaporkan dugaan kawanan yang akan merampok KUD Desa Bambu Kuning, polisi mencegat kawanan perampok yang menggunakan mobil Kijang kapsul bernomor polisi BG 1785 LQ di jalan Desa Bambu Kuning. Saat akan diperiksa, kawanan perampok langsung menembak polisi dengan senjata api.

”Akhirnya, kami membalas tembakan. Terjadi baku tembak dan kejar-kejaran di kawasan desa tersebut sebelum akhirnya ada delapan orang yang dilumpuhkan,” kata Yudi.

Dari tangan perampok, polisi menyita tujuh senjata api genggam jenis revolver, satu senjata api rakitan jenis FN, enam senjata tajam, dan puluhan butir peluru tajam. ”Semua tersangka yang tewas maupun luka sudah dibawa ke RS Kayu Agung,” katanya.

Kepala Kepolisian Daerah Sumsel Irjen Ito Sumardi mengatakan, sebagian kawanan perampok tersebut ternyata berkategori residivis dari Polda Sumsel. Mereka juga diketahui pernah terlibat sejumlah aksi perampokan di wilayah Polda Lampung.

”Proses penyidikannya bekerja sama antara Polda Sumsel dan Polda Lampung,” katanya.

Melihat latar belakang mereka, Ito menilai, kawanan perampok ini tidak hanya bermotif tekanan ekonomi, tetapi memang berprofesi dan berorientasi sebagai penjahat. Mereka sering kali mendapatkan hasil merampok melimpah dan bernilai ratusan juta.

”Jadi, kawanan perampok ini sudah sangat terbiasa dan selalu merasa bahwa menjadi perampok itu enak. Makanya, mereka juga tidak ragu-ragu melawan polisi dengan senjata api,” kata Ito.

Ito mengimbau masyarakat agar mencegah aksi kejahatan dengan mengoptimalkan polisi masyarakat (polmas). ”Polmas bukan demi polisi, tapi demi keamanan dan keselamatan masyarakat,” kata Ito.

One response to “Kawanan Perampok Keok Setelah Baku Tembak Dengan Polisi, Lima Perampok Tewas Ditempat

  1. wah….

    hidup polres OKI, terimaksih teLah meringkus penjaat2 yg mersahkan itu……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s