Pembunuh Bayaran Atau Psikopat Makin Banyak, Korban Mutilasi Ditemukan Lagi Di Bekasi

BEKASI – Ketika sejumlah kasus mutilasi di Bekasi hingga kini masih meninggalkan misteri, Jumat (9/5) dinihari, warga kembali dihebohkan dengan ditemukannya kepala wanita di tumpukan sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang, Kota Bekasi.

Kepala wanita korban mutilasi yang diperkirakan berusia 25 tahunan itu ditemukan pertama kali oleh pemulung yang tengah mengais sampah sekitar pukul 03:00.

Seperti biasa pada jam tersebut puluhan pemulung di TPA Bantargebang mengorek-ngorek sampah. Ketika ada truk sampah asal Jakarta datang, Hendra, 30, Mendro, 20, Rusdi, 23, dan Dongkal, 32, pun berebut tumpahan sampah itu.

Di antara sampah-sampah yang baru datang itu ada sebuah tas plastik hitam. “Tas plastik hitam itu jatuh dari atas truk. Ketika dikorek, ternyata isinya kepala manusia,” terang Hendra yang kemarin diperiksa sebagai saksi bersama tiga temannya.

Hasil temuan itu kemudian dilaporkan ke petugas keamanan di TPA dan diteruskan ke Polsek Bantargebang. Namun petugas terlihat terburu-buru membawa potongan kepala itu ke RSCM Jakarta. Padahal TKP belum disisir dan diperiksa oleh petugas identifikasi Polres Metro Bekasi guna mencari petunjuk lain.

Akhirnya kepala yang sudah memasuki Jakarta itu kembali lagi ke Bekasi untuk proses identifikasi di TKP oleh petugas dari Polres.

CIRI FISIK
Hasil pemeriksaan identifikasi Polres Metro Bekasi terhadap potongan kepala itu, korban memiliki rambut lurus sebahu atau sepanjang 23 cm, wajah bulat, gigi geraham atas kanan tanggal 3 buah dan gigi geraham atas kiri tanggal 2 buah.

Korban diperkirakan tewas dua pekan lalu. Selain sebagian kulit kepalanya mengelupas, tengkoraknya pun sudah nampak. Pelipis kanan retak seperti terkena benda tumpul.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Masguntur Laupe, mengatakan kepala yang ditemukan itu korban mutilasi. “TPA Bantargebang adalah lokasi pembuangan sampah, jadi kemungkinan benda tersebut diambil dari tempat sampah di Jakarta,” katanya.

Kapolres mengaku penemuan kepala itu membuat kepalanya pusing dengan beberapa kejadian mutilasi yang ada di wilayahnya. Beberapa kasus mutilasi yang hingga kini belum terungkap di antaranya yang terjadi Agustus tahun lalu di Margahayu, Kalimalang, Bekasi Timur. Korban adalah seorang bocah.

Pada 17 April 2008, warga Bekasi juga dikejutkan dengan penemuan mayat Eka Putri yang dipotong 10. Jasad warga Brebes itu ditemukan di tepi Kantor Kopti, Margahayu Bekasi Timur. Pelakunya hingga kini belum terungkap.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s