Tidak Terima Mobilnya Digembok Karena Parkir Sembarangan Pemilik Mobil Toyota Avanza B 8926 MI Menggerjaji Gembok dan Kabur

JAKARTA – Seseorang diduga menggergaji gembok yang dipasang petugas dinas perhubungan di bagian roda mobilnya, Kamis (15/5). Setelah berhasil memotong sling besi pengait di ban belakang, mobil Toyota Avanza B 8926 MI yang parkir liar di Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat, dibawa kabur pemiliknya.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat Johny Aruan mengatakan, Kamis pagi sekitar pukul 10.00, patroli bersama dinas perhubungan dan polisi lalu lintas menemukan mobil yang parkir di badan jalan dekat rambu dilarang parkir. Setelah ditunggu 15 menit, pemiliknya tidak juga muncul, petugas pun menggembok ban belakang mobil itu.

”Sekitar satu jam kemudian, tim kami kembali ke Jalan KH Mas Mansyur. Kami temukan gembok sudah rusak teronggok di pinggir jalan. Terlihat sling besi pengait gembok putus bekas digergaji. Mobil B 8926 MI tidak ada di lokasi,” kata Johny Aruan.

Kasus ini dilaporkan ke Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Berdasarkan data nomor polisi, pemilik mobil dilacak pihak kepolisian.

Mobil yang kabur itu adalah satu dari dua mobil yang terpaksa digembok oleh petugas Dishub DKI Jakarta karena parkir liar di Jalan KH Mas Mansyur. Empat mobil lainnya ditilang.

Di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (14/5), 73 sepeda motor dikempesi ban belakangnya karena parkir di badan jalan. Sebanyak 20 sepeda motor lainnya dirantai, 5 mobil digembok, dan 18 lainnya ditilang.

Namun, razia sejak pekan lalu belum mampu meredam maraknya parkir liar. Setelah para petugas berlalu, badan jalan di kawasan Tanah Abang kembali dipenuhi parkir mobil, sepeda motor, dan bongkar muat truk. Padahal terpasang jelas rambu larangan parkir mulai pukul 06.00- 18.00, kecuali hari libur. Bongkar muat hanya boleh dilakukan pada sore hingga malam hari.

Di Jalan Gajah Mada, terutama sejajar dengan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat hingga Bank Niaga, kendaraan roda empat dibiarkan terparkir dua baris. Padahal, sesuai dengan petunjuk rambu yang ada di sekitar tempat itu, kendaraan bisa diparkir mulai pukul 10.00 sampai pukul 06.00 dan parkir kendaraan yang diizinkan hanya satu baris vertikal.

”Saya parkir sejak jam 11.30 di sini. Sedikit waswas juga sih. Tetapi sampai sekarang, tidak ada petugas yang datang,” kata Henky, seorang pengemudi yang memarkir kendaraannya di depan pengadilan.

Kondisi yang sama juga terjadi di Jalan Pramuka, depan Pasar Pramuka. Kendaraan roda dua yang diizinkan diparkir di tempat itu hanya satu baris secara vertikal. Kenyataannya, kendaraan yang terparkir mengambil dua baris di jalur itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s