Kelompotan Penculik Asal Medan Beraksi Lagi Di Aceh – Seorang Pelaku Bernama Fajar Hasibuan Tewas Diterjang Pelor Polisi

ACEH –  Tim gabungan Kepolisian Resor Persiapan Aceh Timur, Kepolisian Resor Langsa, dan Kepolisian Resor Lhokseumawe menggagalkan penculikan nakhoda kapal, Senin (19/5) siang. Dua orang yang diduga sebagai pelaku tewas di tempat setelah sempat terjadi baku tembak.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Persiapan Aceh Timur Ajun Komisaris Polisi Ridwan Usman ketika dihubungi, Senin (19/5), mengatakan, salah satu pelaku yang diketahui bernama M Fajar Hasibuan tewas di tempat kejadian setelah sempat menembak petugas yang mengejarnya. Satu pelaku lainnya tewas setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit di wilayah Idi Rayeuk, Aceh Timur.

”Polisi berhasil menyita senapan laras panjang jenis AK-56, granat, dan magasin. Warga yang sempat disandera oleh para pelaku berhasil dibebaskan,” kata Ridwan. Ketika ditanya mengenai identitas para pelaku dan identitas korban penculikan, Ridwan mengaku tidak begitu jelas mendapat informasi dari anak buahnya.

Informasi yang berhasil dikumpulkan Kompas menyatakan, peristiwa itu terjadi Senin siang di sekitar Desa Bireun Kedai, Kecamatan Bireun Bayeun, Kabupaten Aceh Timur. Penculikan nakhoda kapal itu sendiri terjadi di Kota Lhokseumawe.

”Para pelaku berusaha melarikan diri ke arah Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Ketika dihadang aparat, mereka sedang menuju ke perbatasan kedua wilayah,” kata Ridwan.

Kejar-mengejar, kata Ridwan, sudah terjadi sejak dalam wilayah hukum Polres Lhokseumawe. Akan tetapi, katanya, para pelaku berhasil lolos dari sergapan petugas kepolisian. Bahkan, kata Ridwan, seluruh jajaran kepolisian sampai ke wilayah perbatasan Nanggroe Aceh Darussalam-Sumatera Utara sudah diminta berjaga-jaga untuk melakukan penyergapan di wilayah tersebut.

”Brigade Mobil dari Polda NAD juga ikut membantu pengejaran,” katanya.

Kedua pelaku menggunakan kendaraan Isuzu Panther pick-up dengan nomor polisi BL 8787 N. Namun, belakangan diketahui nomor polisi kendaraan tersebut palsu.

Ridwan menyatakan, kejadian ini masih dalam penyidikan pihak kepolisian.

”Karena wilayah hukum terjadinya kasus ini di Lhokseumawe, mereka yang akan melakukannya. Kami hanya membantu di lapangan,” katanya.

Sementara itu, kasus ini menambah panjang daftar kasus penculikan di Aceh. Akhir bulan lalu, aparat kepolisian dari Polres Gayo Lues, Polda Nanggroe Aceh Darussalam membebaskan tujuh warga negara China dan seorang warga negara Indonesia dari sekapan penculik.

Pasukan gabungan Polri dan TNI bergerak setelah memperoleh laporan dari penduduk bahwa delapan orang telah diculik oleh kelompok penculik yang belum diketahui identitas dan motifnya.

Warga negara China itu diculik dari Desa Pasir Putih, Kecamatan Pinding, Kabupaten Gayo Lues, saat melakukan survei terkait rencana pembukaan tambang timah.

Dalam penyerbuan yang dilakukan petugas, para penculik berhasil melarikan diri. Menurut informasi, pelakunya tujuh orang dan bersenjata.

Polisi sempat menyiagakan dua peleton Brigade Mobil di sekitar lokasi selama beberapa hari. Para pelaku penculikan diduga bukan penduduk Kabupaten Gayo Lues.

One response to “Kelompotan Penculik Asal Medan Beraksi Lagi Di Aceh – Seorang Pelaku Bernama Fajar Hasibuan Tewas Diterjang Pelor Polisi

  1. aceh kapan aman ya…?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s