Pelecehan Seksual Kembali Menjerat Anggota Dewan DPR Namun Kasusnya Tidak Pernah Diselesaikan

JAKARTA – Mantan Ketua Komisi XI dari FPDIP DPR Max Moein terlilit kasus foto bersama cewek. Sebelumnya diadukan terlibat kasus pelecehan seksual.

Karena sebenarnya, sejak tahun 2005 ulahnya sudah dilaporkan ke Badan Kehormatan DPR tetapi ternyata tidak pernah terpublikasi di media massa.

Asisten pribadi (Aspri) Max Moein melalui Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) pernah lapor pada 22 Agustus 2007, lengkap dengan kronologis kejadian yang dialami.

Dalam kronologis laporan yang dibuat LBH APIK selama bekerja sebagai Aspri sejak Maret 2005 hingga Maret 2006, asisten pribadi ini berkali-kali harus mengalami kekerasan seksual.

Lebih dari itu, D, korban, yang berstatus sebagai Aspri berdasarkan SK Sekjen DPR RI nomor KU 00/5296/DPR-RI/2004 tertanggal 5 Oktober 2004 dipaksa untuk mengakui telah menikah siri dengan salah seorang yang bekerja di Gedung DPR.

Karena berbagai tuduhan dan penolakan itulah akhirnya korban dipecat oleh Max Moein yang sampai kini masih menjadi anggota DPR dari FPDIP dan foto-fotonya bersama seorang perempuan muda beredar di berbagai media.

BENAR FOTO MAX
Max Moein yang dihubungi semalam membenarkan bahwa foto itu memang bukan sekretaris yang pernah dipecatnya itu. Tetapi dia mengakui bahwa foto itu memang benar dirinya. “Tapi itu sudah lama sekali, saya pun tidak ingat lagi siapa dia itu karena sudah lama dan lupa, saya kan anggota dewan banyak sekali perempuan muda yang tertarik dengan saya dan ingin berfoto bersama, lumrah itu” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, foto tersebut dibuat 7-8 tahun lalu di sebuah kolam renang. “Itu saya masih mengenakan pakaian renang, handuk dan lain-lain, jadi di kolam renang. Cuma saya heran kok latar belakangnya jadi seperti berubah,” tegasnya.

Yang lebih mengherankan dia, mengapa foto yang dibuat 7-8 tahun lalu itu baru beredar saat ini. “Saya tidak tahu siapa yang menyebarkannya tapi yang jelas ini sangat politis karena menjelang pencalonan beberapa minggu lagi ini,” katanya. “Dengan beredarnya foto itu mungkin saja saya nggak bisa mencalonkan lagi.”

Ditanya kemungkinan foto itu disebarkan oleh sekretaris yang dipecatnya, Max yakin tidak mungkin. “Dia bekerja dengan saya tidak lama, kalau lama mungkin saja saya curiga karena banyak kesempatan buat dia untuk bersama saya disaat saat pribadi tapi pasti bukanlah,” tambahnya.

Ditanya mengenai laporan sekretarisnya ke Badan Kehormatan DPR, Max membantah berkaitan dengan pelecehan seksual. “Saya itu orang yang paling menghormati perempuan, ingat ibu saya juga perempuan mana mungkin saya melecehkan secara seksual ibu sendiri. Dia minta pesangon saat saya pecat, padahal kerja hanya enam bulan saja, Itu kan nggak bener” tegas Max.

3 responses to “Pelecehan Seksual Kembali Menjerat Anggota Dewan DPR Namun Kasusnya Tidak Pernah Diselesaikan

  1. sebagai anggota dewan terhormat tindakan yang Max Moein lakukan sangat dilayak. sebab mereka yang mempunyai kekuasaan sekarang dihadapan Allah akan dipertanggung jawabkan sebab mereka tangan kanan dari Allah untuk memimpin bangsa indonesia.mungkin manusia bisa dibohongi tapi ingatlah Allah akan memberi peringatan kepada dewan terhormat.maksih

  2. dasar anggota DPR ga genah. PDIP mesti bs mengajari anggotanya to, jgn cuma mikirin perutnya aja. berantas anggota DPR yg kyk itu. ingat videonya yahya zaini. memalukan …!!!!

  3. Ping-balik: Max Moein Hindari Wartawan « IndoMax

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s