Pencopet Merajalela Di Busway Trans Jakarta

JAKARTA – Setelah hampir dua tahun beroperasi khusus dijalur busway Trans Jakarta, nasib sial akhirnya menimpa pencopet profesional ini setelah Santiana,20, jadi korban pencopetan saat mengantre tiket bus Trans Jakarta koridor 7 Kp.Melayu-Kp.Rambutan di shelter depan Gelanggang Olah Raga Jaktim, Minggu (25/5) pukul 13:30.

Setelah membayar tiket, korban sadar HP Nokia 1100 miliknya tak ada di tasnya. Ia mencurigai lelaki yang antre di belakangnya. Belum sempat menanyakan, bus yang ditunggu datang. Warga Lubang Buaya, Jaktim, melapor ke petugas loket sambil menyebut ciri-ciri pria tadi.

Petugas langsung menyebarkan informasi kepada petugas di shelter lainnya melalui HT. Menurut Cucu Suryana, 37, teknisi Trans Jakarta di Shelter Cililitan, pria tersebut keluar bus. “Kami tanya ternyata ia memang mengantungi HP. Saat diperiksa HP-nya tak ada kartu nomor teleponnya. sama dengan milik Santi. Massa marah menggebuki pelaku. Petugas membawa korban dan tersangka ke Pospol Cililitan.

Menurut petugas modus operandi dari pencopet jalur Busway Trans Jakarta ini cukup sederhanda, pencopet biasanya sudah mengikuti korban sejak dari tangga penyebrangan. Ada tiga lokasi tempat pencopet ini beraksi pada saat antre membeli tiket, antre masuk kedalam bus dan didalam busway.

Pada jam-jam sibuk, seperti jam istirahat kantor atau pulang kantor, pencopet busway Trans Jakarta ini pura-pura berdesak-desakan ikut antrean tetapi begitu sampai dipintu mereka biasanya tidak masuk seolah-olah menunggu bus berikutnya, hal ini terjadi bila si pencopet telah berhasil mengambil barang milik penumpang yang telah masuk.

Didalam busway, mereka biasanya berdiri ditengah lorong, bila penumpang lain biasa menghadap kekiri atau kanan para pencopet ini menghapap depan atau belakang sehingga dengan mudah bisa mengamati barang-barang calon korbannya. Para pencopet profesional ini tidak mau memberikan jalan bila ada penumpang yang ingin lewat karena makin sulit dan lambat penumpang berjalan semakin mudah mereka melakukan aksinya.

Penampilan mereka juga jauh dari kesan kumal, umumnya mereka memakai parfum, mereka membawa tas laptop atau ransel dengan earphone MP3 ditelinga bahkan ada yang memakai jas ala petinggi-petinggi perusahaan. Semua hal ini dilakukan untuk mengelabui penumpang hingga mereka merasa nyaman bila berada didekat para pencopet profesional ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s