Lima Orang Luka Parah Akibat Tawuran Massal Di Cilandak Town Square CITOS

JAKARTA – Sekitar 10 orang terlibat dalam perkelahian berdarah di Cilandak Town Square (Citos), Rabu (4/6) siang, dan mengakibatkan lima orang luka parah.

Perkelahian itu terjadi sekitar pukul 14.30 dan melibatkan orang-orang bersenjata parang. Menurut Rini, saksi mata, waktu itu di selasar Citos tiba-tiba dipenuhi orang panik.  Mereka berlarian sambil menjerit. “Di samping saya ada orang yang kepala dan dadanya dibacok. Darah berceceran di lantai,” kata Rini kepada Detektif Conan.

Para pengunjung langsung diamankan di kafe-kafe di sepanjang selasar  pusat perbelanjaan itu. Toko-toko di sekitarnya pun langsung ditutup. Belum diketahui siapa saja orang-orang yang terlibat perkelahian itu.  Setidaknya sekarang sudah ada tiga orang yang dibawa ke kantor polisi.  Sedangkan tempat kejadian, tepatnya di depan Brew n Co sekarang sudah dibatasi dengan tali rafia.

Ada kejadian unik dalam peristiwa itu. Ketika kepanikan sedang pecah, sejumlah perempuan pengunjung Kafe Amadeus yang mengenakan celana pendek dan rok super mini ikut panik. Di tempat itu juga mereka karena takut ditelanjangi langsung mengenakan celana panjang, karena mengira ada penggerebekan oleh Front Pembela Islam.

BENTROK KARENA URUSAN PIUTANG DAN HUTANG
Dua kelompok pemuda bentrok di Cilandak Town Square (Citos) Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (4/6) sore. Seorang terkena sabetan samurai dilarikan ke RS Fatmawati.

Korban Pattimura Tuhuteru, 48, kena sabet samurai sedang rekannya berhasil menyelamatkan diri. Peristiwa yang menggemparkan terjadi di kafe Brew & Co pukul 14:00 diwarnai dengan aksi kejar-kejaran.

Kapolsek Cilandak, Kompol Makmur Simbolon menjelaskan, bentrokan ini diduga terkait masalah utang-piutang sebesar Rp200 juta. “Setelah melalui serangkaian perundingan, salah seorang kelompok membayar utangnya sebesar Rp110 juta di kantor Polsek Cilandak. Sisanya dibayar kemudian,” katanya.

Menurut Makmur Simbolon, perselisihan kedua kelompok itu berawal adanya penagihan utang ke rumah anggota mereka di Bona Indah, Lebak Bulus. Namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya diselesaikan di kantor polisi. Karena dianggap selesai, salah satu kelompok merayakannya di Citos.

Ternyata salah seorang tidak puas dan menghampiri dua pria yang berasal dari kelompok lain. Mereka langsung menganiaya keduanya. “Kami sudah mengamankan empat pelaku,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s