Karyawan Nur Karya Bakti Pertiwi Dibunuh dan Dicongkel Matanya

BEKASI – Bimo, karyawan kontraktor, ditemukan tewas membusuk di dekat Danau Cibereum, Kampung Trenggilis, Desa Lambang Jaya, Tambun Selatan, Minggu (8/6) siang. Leher korban dijerat dan matanya dicongkel.

Jasad Wahyu Bimbim Pajari, alias Bimo, 21, warga Jl. Pulau Lombok II No 173, RT06/11, Aren Jaya, Bekasi Timur, pertama kali ditemukan Joko, 65, dan Ny Herni, 50, kerabatnya yang sejak dua hari lalu mencari. “Saya punya perasaan kalau korban ada di sekitar sini,” tutur Joko, yang dihubungi Pos Kota.

Joko mengaku, antara orangtua korban dengan dirinya ada hubungan besan. Karena itu, ketika diberitahu bahwa Bimo, karyawan CV Nur Karya Bakti Pertiwi (NKBP) di Jl Serayu, Perumahan Taman Galaksi, Bekasi Selatan ini hilang, semua kerabat langsung mencari.

Menurut Joko, korban yang merupakan anak bungsu dari dua bersaudara itu hilang pada Jumat malam. “Kami curiga kalau dia menjadi korban kejahatan,” tutur Joko, yang menambahkan mobil Honda Jazz milik perusahaan tersebut ditemukan di sekitar lokasi yang sepi .

MENCARI HIBURAN
Sari Padil, 50, karyawan PT NKBP menuturkan, sekitar Jumat pukul 21:00, pemuda yang dikenal rajin ibadah, pendiam dan suka membaca novel ini, bermaksud mencari hiburan malam ke diskotek di sekitar Terminal Bekasi. “Biasalah dia mencari hiburan bersama teman-temannya,” tutur Padil.

Korban pun datang ke kantor untuk pinjam mobil Honda Jazz B 8558 YO. “Dia bilang mau ke rumah sakit dan perusahaan meminjamkan mobil,” timpal Padil, yang mengaku semua cerita itu didapat dari teman korban sebelum tewas.

Berangkatlah Bimo bersama temannya yakni Agung, 24, Tata, 23, Deni , 21, dan Mirza alias Aris, 23, nama terakhir ini diduga pelakunya. Pada Sabtu siang, Tata dan Agung melapor kepada keluarga Bimo, kalau dia diturunkan di tengah jalan dan hanya Deni dan Mirza yang mendampingi. Ternyata mobil ditemukan di dekat Danau Cibereum, Kampung Trenggilis, sedangkan Bimo tidak ada.

Penemuan itu pun dilaporkan ke Polsek Tambun dan sejumlah saksi termasuk Deni yang diduga pelaku ditanya seputar keberadaan Bimo.

LEHER DIJERAT
Polisi yang dihubungi memeriksa tempat kejadian peristiwa (TKP). Dari hasil sementara kematian korban diduga karena pembunuhan, karena ada bekas jeratan pada lehernya. Kedua matanya dicongkel, dan tengkuknya seperti bekas benturan benda tumpul.

Kapolsek Tambun AKP Shinto Silitonga, mencari pelaku. Sekitar pukul: 17.00 sore, Mirza alias Aris bersama Deni ditangkap. Keduanya diduga sebagai pelaku pembunuhan.

Dari pemeriksaan intensif pihak kepolisian Tambun, kedua pelaku mengaku semula mereka hanya ingin mengembil mobil Honda Jazz tersebut.

Namun mobilnya masuk selokan sehingga niat Mirza dan Deni merampas mobil batal. Mereka meninggalkan mobil tersebut di selokan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s