Sekeluarga Tewas Dirajam Warga Karena Dituduh Dukun Santet

GAUHATI – Empat orang dalam satu keluarga tewas mengenaskan. Mereka dibunuh penduduk desa karena dianggap mempraktikkan santet.

Tuduhan itu dipicu kematian seorang warga desa pekan lalu. Pria itu meninggal setelah minum obat tradisional yang diberikan keluarga itu, kata Bhaben Kumar, seorang tetangga korban di desa Koilajuli, 260 km timur laut Gauhati, ibu kota negara bagian Assam, Rabu (11/6).

Sejumlah warga kemudian mengundang keluarga itu, yaitu seorang pria, istri, anak laki-laki dan menantunya dalam sebuah pertemuan, Selasa (10/6). Pertemuan musyawarah itu semula berlangsung tenang namun mendadak dari belakang muncul sejumlah orang yang langsung memukuli menggunakan pentungan, sang istri dan menantunya diseret, ditelanjangi dan digunduli rambutnya kemudian dihukum rajam sampai pingsan, kata Kumar.

Menurut polisi, dalam kondisi tidak sadar, keempat orang itu dilempar ke parit lalu ditimbun lumpur.

Kemungkinan di situ lah mereka meninggal. Keempat jenazah itu diangkat Selasa malam dan langsung dikirim ke rumah sakit untuk diotopsi, kata petugas polisi, Kulo Saikia.  Menurut Saikia, belum ada satu pun warga yang ditahan atas peristiwa itu dan polisi sedang menyelidiki.

Pertumbuhan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir, ternyata tidak serta merta membebaskan penduduk pedesaan dari tahayul. Masih banyak orang yang terus percaya pada ilmu hitam dan sudah banyak orang tewas tiap tahun karena praktik santet itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s