Lelah Dihina Istri Karena Menderita Tumor Tenggorokan – Seorang Suami Memilih Bunuh Diri Dengan Memotong Lehernya Sendiri

PEKANBARU – Jampen Purba (34), sopir truk yang berdomisili di Jalan Damai, Gang Selamat, Rumbai, Pekanbaru, Riau, tewas secara mengenaskan dengan bunuh diri. Belum jelas motif bunuh diri itu. Akan tetapi, berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, korban mengidap penyakit berat berupa tumor pada tenggorokan.

”Menurut penuturan keluarganya, korban merasa marah dan tersinggung atas ucapan istrinya yabg menghinanya sebagai pria penyakitan, parasit dan tidak mampu dikerjaan maupun diatas ranjang,” papar Kepala Polsek Rumbai Ajun Komisaris Dainar, Jumat (13/6) di lokasi kejadian.

Dainar mengungkapkan, peristiwa bunuh diri itu berlangsung pada Jumat pagi setelah Jampen makan pagi bersama istri dan mertuanya yang baru datang dari Medan. Dalam acara makan pagi itu terjadi perbincangan serius menyangkut pembiayaan untuk berobat ke rumah sakit.

Karena ucapan istrinya yang keterlaluan, Jampen merasa tersinggung dan kemudian masuk ke kamar untuk mengambil celurit. Istrinya mencoba mencegah, tetapi tidak dipedulikan. Dengan celurit tajam, Jampen membacoki leher dan dadanya. Istri dan mertuanya langsung histeris dan mencoba menghentikan aksi itu.

Karena tidak mampu menghentikan aksi mengerikan itu, Sianipar berlari keluar memanggil tetangga terdekat. Beberapa pemuda di perumahan yang cukup padat penduduk itu kemudian masuk ke rumah dan mencoba mendekati Jampen.

Namun, Jampen yang sudah penuh darah justru mengancam akan membacok siapa pun yang akan mendekat. Ketika Jampen lemah, para tetangga berhasil merampas celurit.

One response to “Lelah Dihina Istri Karena Menderita Tumor Tenggorokan – Seorang Suami Memilih Bunuh Diri Dengan Memotong Lehernya Sendiri

  1. salam…siapa yg ingin sembuh dr p’yakit yg d’hidapi sy blh m’mbntunya..setiap p’yakit ada ubtnya k’cuali mati..jika ada reaksi dr anda,sy kn tngglkn nmbr sy disini..terima kasih..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s