Gigolo Asal Iran Dideportasi Petugas Imigrasi Setelah Selama 5 Tahun Beroperasi Di Indonesia

JAKARTA – Banyaknya artis sinetron berwajah arab dan kesukaan orang Indonesia akan wajah arab, tampaknya dimanfaatkan sebagai peluang usaha secara jeli oleh seorang gigolo asal Iran, Omid Amery Mehr . Aparat Kantor Imigrasi Bogor mendeportasi Omid Amery Mehr (35) ke negaranya, Iran, lewat Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (19/6).

Penyebabnya, yang bersangkutan masuk ke Indonesia secara ilegal dan berprofesi sebagai pekerja seks komersial atau gigolo dengan menyasar perempuan pekerja kantor yang kesepian.

Kepala Kantor Imigrasi Bogor Ibrahim Saleh menuturkan, Mehr masuk Indonesia pertama kali pada Oktober 2003 dengan visa wisata yang berlaku selama 90 hari. Yang kedua, pada Agustus 2003 dengan menggunakan paspor palsu atas nama Shahram Savari Garmli. Selama menjadi pendatang ilegal itu, Mehr melakukan praktik gigolo dengan mencari pelanggan di sejumlah kafe gaul di Jakarta dan Bogor.

Ibrahim mengatakan, aparatnya berhasil menangkap Mehr pada Juli 2007 dengan sangkaan menggunakan paspor palsu. Yang bersangkutan berhasil kabur dari ruang detensi kantor imigrasi setelah mengelabui petugas. Mehr pun masuk daftar buron petugas imigrasinya.

”Petugas dari Direktorat Intelijen Keimigrasian akhirnya menemukan dan menangkap dia di kawasan Senayan City ketika sedang bertransaksi seks dengan seorang wanita,” kata Ibrahim.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s