Waspadalah Kawanan Penghipnotis Beraksi Di Blok M – Salah Seorang Pelaku Memakai Jilbab

JAKARTA – Tawanan hipnotis kembali beraksi. Guru SMA Negeri 70, Bulungan, Jakarta Selatan, hendak mengajar dihipnotis empat penjahat di Jalan Lamando, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pelaku membawa kabur uang Rp10 juta milik sang guru.

Korban Ny.Sugiyanti SPd, 36, menjelaskan, kasus yang menimpa dirinya terjadi pada Kamis (19/6) pagi. Namun baru dilaporkan ke Polsek Kebayoran Baru, Jumat (20/6) siang. “Dari empat pelaku, seorang di antaranya perempuan yang memakai jilbab,” kata Sugiyanti yang dijumpai di SMAN 70.

Menurut dia, pukul 08.30, dirinya tiba di kawasan Bulungan setelah naik Metromini dari rumahnya di Jalan AUP Barat, RT 03/10, Pasar Minggu. Saat sedang jalan kaki menuju sekolah, guru Bahasa Indonesia ini dihentikan seorang pria yang berpura-pura tanya alamat sebuah yayasan di Bintaro Jaya.

“Bu, saya mau memberi sumbangan ke yayasan. Ini alamatnya, ibu tahu nggak,” kata pria tersebut, seperti diungkapkan Sugiyanti. Karena tidak curiga, korban memberitahu kalau alamat tersebut cukup jauh dari Blok M. Tak berapa lama, muncul seorang wanita yang bernama Dewi. Wanita ini langsung mendekati Sugiyanti dan pria yang mengaku bernama Zakaria.

“Wah, kalau mau nyumbang bagus dong. Saya juga mau ikut,” kata Sugiyanti, mengutip perkataan Dewi. Korban pun mulai masuk perangkap kawanan penghipnotis ini. Terbukti, selang dua menit kemudian muncul dua pria lainnya naik mobil Toyota Avanza warna kuning.

DIAJAK KE RUMAH IBU GURU
Sugiyanti yang sudah 8 tahun mengajar di sekolah unggulan ini akhirnya terpengaruh bujuk rayu kawanan ini. Apalagi, sang sopir yang membawa Avanza mengaku kerja di Bank Mandiri. Di bawah pengaruh hipnotis, akhirnya Sugiyanti mengajak para pelaku ke rumahnya untuk mengambil buku tabungan.

Setelah itu, mereka pun menuju ke Bank DKI Cabang Panglima Polim dan mencairkan uang Rp10 juta. “Sisa saldo yang ada Rp4 juta. Saya benar-benar tidak sadar mau mengambil uang di tabungan itu. Padahal itu hasil jerih payah mengajar,” ungkapnya. Dari bank ini, Sugiyanti diturunkan di dekat Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP).

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Ipda Dian Indra menyatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus yang menimpa Sugiyanti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s