Korban Penculikan Oleh Polisi Kembali Dengan Penuh Luka

DELI SERDANG – Sehari setelah pertemuan Komisi A DPRD Sumut, Kepolisian Daerah Sumut, dan BPN Sumut dengan warga Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, Sastra Paranginangin (35), warga yang diculik orang tak dikenal, pulang. Sastra tiba di rumah pada Rabu (25/6) pagi dengan luka dalam.

Rabu siang, istri dan ibu korban didampingi tetangga-tetangga korban melaporkan kejadian yang menimpa Sastra ke Polda Sumut.

Sastra dengan terbata-bata bertutur, pada Senin pagi sekitar pukul 03.30 rumahnya di Dusun IV, Kutalepar, Durin Tonggal, digedor orang.

Ia kemudian diseret orang yang mengaku petugas Polsek Pancur Batu. Korban dinaikkan mobil angkutan KPUM warna kuning yang memiliki bukaan pintu dari belakang. Namun, dia tak tahu nomor polisi mobil itu.

Sastra mengaku dibawa ke sebuah pondok di Pasar 11 Pancur Batu. Di tempat itu, ia dipukuli oleh delapan orang. Setelah itu korban dibawa ke Kompleks Kebun Binatang Kota Medan. Saat di pondok di Pasar 11, Sastra mengaku sempat ditodong pistol, kemudian pistol diledakkan di telinganya.

Di Kompleks Kebun Binatang Medan, ia kembali dipukuli dan ditenggelamkan di kolam. Korban diminta menunjukkan tempat Econ Purba, tetangga korban yang masuk daftar orang yang dicari pascatertembaknya Kepala Polsek Pancur Batu. Akan tetapi, korban mengaku tidak tahu.

Saat penculik menawarkan mi instan, Sastra minta borgolnya dibuka. Saat borgol dibuka itulah ia melawan dan bisa melarikan diri.

Ia mengaku bersembunyi di kebun jagung di dekat Durin Tonggal dan sempat pingsan. Saat sadar, ia melihat banyak orang kumpul di Balai Desa Keloni, termasuk anggota DPRD dan polisi.

”Saya tidak berani keluar, saya tunggu malam. Baru pagi saya kembali pulang,” tutur Sastra yang mengaku masih sangat pusing itu.

Rahang Sastra bengkak dan ia demam. Ia juga mengatakan dadanya sakit, merasa sesak napas, dan kaki kirinya sakit. Istri Sastra, Iyut br Tarigan (30), mengatakan, Sastra pulang dengan sempoyongan.

Menurut Eni br Tarigan yang menemani korban berobat, petugas kesehatan di Klinik Milala Mas, Medan, menyatakan korban terkena luka dalam. Klinik Milala merupakan tempat korban memeriksakan diri untuk pertolongan pertama.

Kepala Unit Jatanras Polda Sumut Ajun Komisaris Besar Darwin Sinaga yang menemui korban di halaman Polda Sumut akhirnya meminta korban pulang. Korban diminta memeriksakan diri ke rumah sakit. Setelah sehat, baru kembali melapor ke Polda Sumut.

Tidak percaya

Kepala Bidang Humas Polda Sumut Ajun Komisaris Besar Baharuddin Djafar mengatakan, setelah pertemuan dengan warga, Selasa siang, dirinya sudah tahu korban kembali. Namun, yang bersangkutan tidak bersedia melapor ke polsek karena sudah tidak percaya ke polsek.

”Sebenarnya lebih bagus kalau ditangangi polsek, tetapi ke polda juga tetap kami terima,” kata Baharuddin. Namun, saat dikonfirmasi, Sastra mengatakan tidak pernah bertemu dengan polisi atau siapa pun sebelum pulang ke rumah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s