Sopir Bunuh Majikan Hanya Karena Mau Dipecat

MEDAN – Semakin banyak orang yang tidak tahu diri, sudah diuntung dengan dipekerjakan sebagai sopir bukan berterimakasih karena selama ini sudah hidup dari majikannya namun hanya karena mau dipecat, seorang karyawan nekat membunuh majikannya.

Peristiwa tragis itu menimpa Sutikno Wong alias Atek,46, pengusaha elektronik warga Jalan Aksara, Medan, Sabtu malam.

Menurut keterangan, siang itu tersangka Heri,31, penduduk Jalan Kayu Putih, Medan, mendapat kabar dari majikannya bahwa dia akan dipecat sebagai sopir pribadi terhitung 1 Juli 2008.

Malamnya sekitar pukul 21.30 Wib, tersangka ayah satu anak ini mendatangi rumah majikannya menuntut agar dirinya tidak dipecat.

Keduanya terlibat pertengkaran dan tersangka meminta pengusaha elektronik ini memberikan upah mengecat rumah toko (ruko) korban. Namun, korban tetap menolak. Mendengar jawaban itu, Heri langsung menikam korban sebanyak lima kali.

Keluarga korban yang mendengar keributan itu langsung turun dari lantai III dan melihat Sutikno bersimbah darah. Isteri korban Dewi,45, dan anaknya menjerit sehingga mengundang perhatian warga setempat.

Tersangka mencoba kabur, namun massa mengejar dan meringkusnya. Sebelum diserahkan ke Mapolsekta Percut Sei Tuan, tersangka babak belur dihajar warga.

“Melihat dia tetap bersikeras mau memecat, meski sudah saya ancam, saya pun minta uang Rp 100 ribu upah mengecat. Namun dia tetap tak mau memenuhi permintaan saya. Makanya saya bunuh saja supaya saya puas,” kata tersangka kepada polisi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s