Seorang Ayah Kandung Berhubungan Intim dengan Dua Anak Kandungnya Selama 18 Tahun

JAKARTA – Biadab. Nuropin alias Bibing, 48, sehari-harinya tukang urut, tega memerkosa dua putri kandungnya selama bertahun-tahun. Selasa (1/7) malam, warga Palmerah itu dibekuk petugas Polres Jakarta Barat.

Perbuatan bejatnya baru terungkap setelah 18 tahun. Ayah delapan anak itu mengaku pasrah jika dirinya diganjar hukuman apapun. “Saya sudah merusak masa depan dua putri kandung sendiri,” katanya seraya mengatakan pada awalnya mereka selalu saya ancam untuk tidak memberitahu ibu namun lama-lama tidak perlu lagi karena sudah terbiasa.

Pengakuan Bibing, perbuatan bejatnya sejak tahun 1990 terhadap anak kandungnya berinisial NM saat putri pertamanya itu berusia 10 tahun. Saat itu sepulang mencari nafkah, ia tidak mendapati Ny. Id, 45, istrinya, di rumah. Sang istri saat itu juag sedang mencari nafkah.

Tergiur dengan kemulusan tubuh putrinya yang saat itu tidur hanya mengenakan pakaian dalam, tersangka tak kuat menahan nafsu lalu mengancam NM yang kini sudah berusia 28 tahun itu. Sang bocah lalu dinodai. “Seminggu dua kali saya menidurinya mulai dari masih umur 10 tahun hingga umur 28 tahun,” aku tersangka yang menjelaskan bahwa istrinya selain tukang urut juga kuli cuci yang setiap hari pulang malam.

Tak hanya NM yang menjadi korban kebuasan Bibing. Pada tahun 2004, ia memperkosa anaknya yang lain, IR yang kini sudah berusia 17 tahun. Bertahun-tahun perbuatan bejatnya dilakukan dengan aman. Tapi akhir Juni 2008 lalu, kedua kakak beradik IR dan NM saling curhat tentang kelakuan ayah mereka hingga akhirnya kasus aib dalam keluarga terbongkar.

3 responses to “Seorang Ayah Kandung Berhubungan Intim dengan Dua Anak Kandungnya Selama 18 Tahun

  1. dunia emang sudah gila ya? Bahkan moral pun terabaikan. Sudah saatnya kita menjadikan agama sebagai pegangan hidup

  2. Ayah yg sungguh trlalu

  3. 1.ko baru skg di aduin..
    brarti yg dlu itu nikmat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s