Istri kepala cabang PT Indocement Tunggal Prakarsa Tewas Dibunuh Perampok

Istri kepala cabang PT Indocement Tunggal Prakarsa tewas dibantai perampok yang menyatroni rumahnya di Perum Griya Persada Blok I, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Senin (25/8) pagi. Pelaku yang juga menganiaya pembantu korban hingga sekarat itu menggasak perhiasan senilai ratusan juta rupiah.

Berkat kesigapan dan kejelian petugas, tersangka pelaku berhasil dibekuk dalam tempo satu jam setelah meninggalkan rumah korban.

Dari tangan tersangka Kristian Yuananda, 30, disita perhiasan yang disembunyikan di saku celananya. Ia kini menjalani pemeriksaan secara intensif di Polsek Citeureup, Bogor. Selain berlatarbelakang perampokan, polisi mendalami kemungkinan motif lain pembunuhan ini. Pasalnya, suami korban ternyata mengenali pelaku pembantai istrinya.

Peristiwa naas yang dialami Ny.Sianawati Darmali, 57, terjadi sekitar pukul 10.00. Pagi itu, rekan korban, Lina, 50, hendak mengajaknya senam. Meski sudah ditelpon hingga tujuh kali, korban tidak menyahut hingga membuat Lina curiga. Akhirnya Lina mendatangi rumah korban. yang pensiun apotek PT Indocement Citeureup, Bogor.

Setibanya di rumah wanita yang telah pensiun dari pekerjaaannya di apotek PT Indocement, Citeureup, itu, Lina kaget karena melihat korban sudah tidak bernyawa lagi dengan kondisi berlumuran darah.

Tiga luka tusukan di kepala bagian depan dan belakang serta kuping membuat korban meregang nyawa. Saat dibawa ke RS PMI Bogor, darah segar masih mengalir dari tubuh wanita malang tersebut.

Pembantu korban, Atik, juga menderita luka parah di kepala akibat perbuatan pelaku. Namun meski kritis, nyawa Atik berhasil diselamatkan tim dokter RS Husada Cibinong. Ia kini menjalani perawatan intensif guna memulihkan kesehatannya.

Menurut Lina, dirinya curiga karena korban tidak juga menjawab teleponnya meski tujuh kali dihubungi. “Akhirnya saya berinisiatif ke rumah korban usai senam. Ternyata saya temukan korban sudah tak bernyawa dengan kondisi berlumuran darah,” katanya.

Kematian ibu dua anak yang dikenal sangat dermawan ini membuat heboh warga sekitar. Mereka tidak menduga, korban mengalami nasib malang. “Ia pandai bergaul dan disenangi warga karena banyak membantu bila ada kesulitan. Tanpa diminta, beliau selalu menolong,” kata Yanti, 60, kakak kandung Sianawati.

SUAMI SEDANG TUGAS
Saat pembunuhan terjadi, suami korban, Yusuf Supranoto Oentoro sedang tugas ke Purwakarta, Jawa Barat. Sedang dua anaknya, kuliah di Australia dan Jakarta. Sianawati hanya ditemani pembantunya Atik yang sudah lama ikut bersamanya.

Yusuf yang terlihat sedih meratapi kematian istrinya berusaha tabah menghadapi kasus ini. “Saya tahu kejadian ini dari kakak ipar saat perjalanan pulang kerja dari Purwakarta. Saya tidak menduga, peristiwa tragis ini harus dialami oleh orang sebaik istri saya,” katanya.

Pria ini mengaku mengenal nama Kristian Yuananda, pelaku pembunuhan istrinya yang sudah ditangkap aparat Polsek Citeureup. Namun ia belum memastikan, apa motif sebenarnya dibalik peristiwa sadis ini. “Pelaku harus dihukum seberat-beratnya,” ujarnya.

Kakak korban mengatakan, dirinya terakhir berkomunikasi dengan korban yang merupakan anak nomor empat dari sembilan bersaudara ini pada Sabtu lalu. “Kami berbicara hingga setengah jam. Ia mengaku sedang sehat dan bahagia,” tandas Yanti.

ADA BERCAK DARAH
Terungkapnya kasus ini berawal dari petugas Polsek Citeureup yang sedang patroli sekitar pukul 11.30. Petugas melihat seorang pria meninggalkan rumah korban sambil memegang setumpuk perhiasan yang disimpan dalam celananya yang berlumuran darah.

Karena curiga, petugas menghentikan pelaku. Ternyata, secara bersamaan warga sekitar tengah gempar karena baru saja ada pembunuhan. Petugas pun menginterogasi Kristian. Akhirnya pria itu mengaku telah membunuh korban.

Kapolsek Citeureup, AKP Fathoni menjelaskan, pihaknya masih mengembangkan pengakuan tersangka. “Pelaku mengaku sudah berada di rumah korban sejak pukul 03.00 dinihari. Namun batal masuk ke dalam rumah karena semua pintu terkunci. Namun tersangka terus menunggu di depan pintu hingga pukul 10.00 pagi,” katanya.

Setelah pintu dibuka, pelaku masuk dan membunuh korban serta melukai pembantunya. Setelah itu, tersangka mengambil sejumlah harta benda korban. “Tentang motif pembunuhan, sedang dalam penyilidikan. Kerugian lain, belum dipastikan. Namun saat olah TKP, kamar dan laci terlihat acak-acakan.”

PENGUSAHA MEBEL DIBACOK PERAMPOK
Sementara itu pasangan suami istri pengusaha mebel luka parah dibacok perampok saat mempertahankan tas berisi uang puluhan juta ruoiah di Jl Raya Industri Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Senin (25/8) petang.

Lukas Suharjo, 55, dan istrinya kini dirawat di RS Ananda Cikarang, setelah empat penjahat yang membuntuti membacoknya. Lukas sendiri bersama istrinya akan pulang ke rumahnya di Lippo Cikarang, setelah bedagang mebel di tokonya di Cikarang Kota.

Namun baru beberapa meter, ban mobil yang dikendarainya kempes. Ketika turun, empat pelaku merampas tas istrinya, namun dipertahankannya. Polsek Cikarang kini menangani kasusnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s