Ditemukan Mayat Gadis SMP Telanjang Dada Dikebun Pisang

Isnah,15, warga Kampung Ciateul, Desa/Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, Minggu (7/9), ditemukan tak bernyawa di kebun di Kampung Kasepen, Desa Banyumekar, Kecamatan Labuan.

Saat ditemukan, kondisi siswi kelas III SMP Negeri I Labuan ini sudah membusuk dan ditemukan dua luka tusukan senjata tajam di leher.

Gadis berwajah ayu ini, sebelumnya sempat dikabarkan hilang oleh orang tuanya pada Rabu (3/9). Sejumlah tetangga korban menyebutkan sempat melihat korban sekitar lima hari lalu, ketika hendak pergi bersama rekan sekolahnya Andri, 17, pada sore hari menggunakan motor rekannya.

“Waktu itu, saya nggak curiga sama sekali, karena sudah lama saya lihat mereka berdua sering jalan bareng. Saya nggak punya firasat apa-apa, pokoknya saya biasa saja dan langsung pulang ke rumah, sejak itu saya nggak lihat-lihat lagi,” kata Juhdi, 35, yang mengaku kenal dengan Isnah.

Judi bersama orangtua korban dan tetangganya sempat melakukan pencarian, namun korban tidak kunjung ditemukan. Karena putus asa, hilangnya Isnah akhirnya dilaporkan ke Mapolsek Labuan.

Minggu (7/9) sekitar pukul 10:00, Juhdi tanpa sengaja melintas di sebidang kebun curiga dengan sosok yang menyembul ditutupi daun pisang.

Juhdi tidak berani mendekat atau membuka daun pisang tapi penemuan itu kemudian dilaporkan kepada keluarganya. Mendapat laporan dari Juhdi, warga kemudian mendatangi tempat mencurigakan itu.

MASIH DISELIDIKI
“Kagetnya bukan main, ketika daun pisang dibuka ternyata isinya adalah mayat tanpa baju. Yang lebih mengagetkan lagi mayat wanita yang hanya mengenakan celana jians itu ternyata Isnah,” ujar Juhdi seraya menjelaskan warga langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Labuan.

Ketika dihubungi, Kapolsek Labuan AKP Krishian Krisna, membenarkan adanya temuan mayat itu, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Pandeglang untuk diotopsi oleh tim dokter setempat.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ditemukan satu luka tusukan di dekat leher dan satu luka tusukan di bawah leher korban, jadi didindikasikan mayat itu adalah korban pembunuhan,” ungkap AKP Krishian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s