Buruh Perempuan Merampok Taksi Karena Terinspirasi Melihat Tayangan Cara Merampok Taksi Di Televisi

Akibat pusing ditagih untuk bayar utang, seorang perempuan nekat mencoba merampok sopir taksi, Kamis (11/9) pukul 21.30. Pelaku merampok sopir dengan memukulkan sebuah martil ke kepala sopir taksi.

Liana Nur (32), seorang karyawati sebuah pabrik garmen di bilangan Bekasi, akhirnya tidak berhasil mengambil uang milik M Iqbal, sopir taksi itu. Dia bahkan ditangkap massa karena Iqbal berteriak minta tolong.

Dalam pengakuannya kepada polisi, Liana mengatakan dirinya pusing memikirkan utang sebesar Rp 1 juta kepada seorang temannya. ”Dia menagih terus. Katanya buat Lebaran. Saya tidak punya uang,” tutur Liana.

Liana mengatakan, dia terinspirasi merampok sopir taksi karena melihat tayangan di televisi. ”Kemarin sebelum saya pulang, teman saya menagih lagi di tempat parkir. Saya pusing, lalu saya nonton televisi ada perampokan pakai martil,” kata Liana.

Liana mengaku bahwa utang sebesar Rp 1 juta itu dipakai untuk kebutuhannya sehari-hari. Perempuan berperawakan sedang ini lalu tanpa tujuan keluar dari rumahnya di Jalan Pulo Sirih, Pekayon, Bekasi.

Dia lalu pergi ke Jalan Raya Kalimalang, Bekasi, dan menyetop sebuah taksi dari Primajasa. Kepada sopir taksi Liana minta diantar ke Jalan Baru, Cakung. Liana pun duduk di bagian belakang.

Sesampainya di Jalan Sentra Timur, tepat di pinggir Tol Cakung-Cilincing, Liana meminta sopir berhenti sebentar. Alasannya, dia akan menelepon seseorang dulu. Tidak lama setelah itu, Liana menyuruh sopir taksi tersebut berjalan lagi dan kemudian berhenti kembali.

Pada perhentian yang kedua ini, Liana lalu memukulkan martil yang telah dia bawa dari rumah ke bagian belakang kepala Iqbal. Liana mencoba meraih uang yang ada di kantong Iqbal, tetapi tangannya ditepis oleh Iqbal. Iqbal lalu lari keluar dan minta tolong.

Mengetahui aksinya tidak berhasil, Liana pun melarikan diri. Ia lalu membuang martil yang dipakainya untuk memukul ke pinggir jalan. Namun, Liana tidak bisa pergi jauh karena warga langsung mengepung Liana. Dalam penangkapan itu, warga tidak main hakim dengan memukuli Liana.

Selain martil yang dibuang di jalan, polisi juga menemukan sebuah kunci inggris di dalam tas Liana. Diduga, alat itu juga akan dipakai untuk merampok.

Menurut Kepala Polsek Metro Cakung Komisaris Yayat Popon, polisi terus menyelidiki kasus ini. ”Untuk melihat ada apa sebelumnya yang mendorong dia melakukan itu. Apakah keterangan itu benar atau tidak, atau ada tekanan lain yang dia rasakan,” kata Yayat.

Kondisi Iqbal sekarang sudah membaik dan dia tidak perlu dirawat di rumah sakit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s