Kereta Argo Anggrek Yang Mengangkut Anggota DPR Anjlok

Sebelas hari menjelang Lebaran, dua kereta api anjlok di lokasi berbeda di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pada Jumat (19/9) siang, KA eksekutif Argo Bromo Anggrek jurusan Jakarta-Surabaya anjlok di Tegal, sedangkan pada Kamis (18/9) malam KA peti kemas anjlok di Dupak Mesigit, Surabaya.

Kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek anjlok di perlintasan Kilometer 7, sekitar 300 meter selatan Stasiun Besar Tegal, Jateng, Jumat sekitar pukul 13.30. Selain membawa penumpang umum, kereta dengan loko bernomor CC 20322 itu membawa anggota Komisi V DPR. Mereka sedang mengecek kesiapan sarana transportasi arus mudik.

KA yang dimasinisi ST Nainggolan itu anjlok sebelum memasuki Stasiun Tegal, diduga akibat wesel tak berfungsi dengan baik. KA anjlok saat hendak pindah lintasan dari jalur dua ke jalur satu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Kepala Stasiun Besar Tegal Wahono mengatakan, rangkaian KA yang anjlok terdapat di urutan kelima dari depan. Rangkaian KA Argo Bromo Anggrek semuanya terdiri atas delapan gerbong.

Selama ini, KA Argo Bromo Anggrek tidak pernah berhenti di Stasiun Tegal. Namun, karena hendak menurunkan rombongan anggota DPR, KA itu berhenti di Stasiun Tegal. Saat kejadian, rombongan anggota DPR yang berjumlah 25 orang itu berada di gerbong nomor dua dari belakang.

Semua penumpang, 247 orang, lalu diberangkatkan kembali dengan menggunakan sisa rangkaian KA Argo Bromo Anggrek yang berada di bagian depan yang terdiri atas dua gerbong penumpang dan satu kereta makan. Hingga Jumat petang, evakuasi rangkaian KA anjlok masih dilakukan. Wahono belum mengetahui penyebab terbaliknya wesel.

Sejumlah penumpang KA Argo Bromo Anggrek mengaku kaget dengan peristiwa itu. Abdul Kholik, penumpang asal Surabaya, mengatakan, KA berangkat dari Jakarta sesuai jadwal, pukul 09.45. Saat hendak memasuki Stasiun Tegal, penumpang kaget karena KA membelok lalu berhenti. ”Padahal, biasanya kereta berjalan lurus,” katanya.

Seusai kejadian, para anggota Komisi V DPR langsung melanjutkan perjalanan menggunakan bus. Wakil Ketua Komisi V DPR Taufik Kurniawan menyayangkan kejadian itu.

Kepala Humas PT KA Daerah Operasi IV Warsono menyatakan, akibat anjloknya KA Argo Bromo Anggrek, perjalanan KA Kamandanu jurusan Jakarta-Semarang dan KA Argo Anggrek jurusan Surabaya-Jakarta terhambat.

KA peti kemas

Hari Kamis sekitar pukul 21.00, gerbong keempat KA peti kemas dengan nomor lokomotif CC 201106 anjlok di Dupak Mesigit, Bubutan, Surabaya.

KA yang menarik 14 peti kemas dan satu gerbong barang itu melaju dari arah Jakarta dengan tujuan Stasiun Kalimas, Surabaya. Namun, setelah melintas di persimpangan Pasar Turi, salah satu gerbong keluar jalur mulai di titik 0+532 Kilometer, persis di perlintasan Stasiun Pasar Turi dan Kalimas. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Abdul, warga, mengatakan, setelah melewati persimpangan di samping Pasar Turi, salah satu gerbong tiba-tiba lepas dari rel. ”Satu gerbong berjalan tanpa melewati rel. Untung tidak terguling ke permukiman warga,” ujarnya.

Kepala Humas PT KA Daops VIII Sugeng Priyono mengungkapkan, di ruas rel antara Stasiun Pasar Turi dan Kalimas yang berjarak sekitar 4 km sedang dilakukan penggantian bantalan kayu dengan beton.

Direktur Eksekutif Indonesia Railway Watch Taufik Hidayat menegaskan, tidak ada waktu lagi untuk membenahi keselamatan perkeretaapian Indonesia menjelang puncak arus mudik Lebaran tahun ini. Ia khawatir, angkutan Lebaran akan menemui banyak kendala, terutama dalam aspek ketepatan waktu, keamanan, dan kenyamanan. Apalagi banyak perbaikan rel yang belum sempurna dan rawan menimbulkan kecelakaan.

Di tengah pelayanan KA yang masih tetap belum bagus itu, Jumat kemarin, Menteri Perhubungan Jusman Safeii Djamal dan Pelaksana Tugas Menko Perekonomian sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, di Stasiun Tawang, Semarang, meresmikan pengoperasian Kereta Rel Diesel Indonesia (KRDI) Banyubiru Ekspres jurusan Semarang-Solo-Sragen.

Pengoperasian kereta buatan PT Inka itu diharapkan membantu kelancaran arus mudik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s