Seorang Pemuda Menahan Sakit Akibat Dikeroyok Preman Hingga Meninggal Selama 3 Hari Didekat Masjid Istiqlal

Sikap perduli pada warga masih rendah. Buktinya, pemuda tunawisma sekarat tiga hari karena dianiaya preman Stasiun KA Juanda .Tidak ada yang perduli sampai sakaratul maut menjemputnya.

Menyedihkan! Sebelum nyawanya terserabut, dia memohon kepada warga yang melintas di Jalan Wijaya Kusuma, Sawah Besar, Jakarta Pusat. “Saya haus… Tolong.. saya haus!”rintihnya.

Lelaki yang belakangan diketahui bernama Iwan itu sekarat dekat Mesjid Istiqlal dan Gereja Kathedral. Untung ada Ny. Indah Lestari. Wanita yang baik hati , lalu memberi Iwan minum. Rupanya itu adalah permintaan terakhir. Setelah menenggak air yang diberikan Indah Lestari, si tuna wisma itu akhirnya, menghembuskan nafas penghabisan. Mayatnya ditemukan warga dengan kondisi mengenaskan Selasa (7/10).

Bagi Ny.Indah Lestari, kebaikanya itu sebetulnya justru merepotkan. Sebab dia Selasa (7/10) malah dimintai keterangan oleh Polsek Sawa Besar.

SEKARAT TIGA HARI
Menurut Ny Indah Lestari, warga Jalan Wijaya Kusuma, Sawah Besar, Sabtu (4/10) ia melihat Iwan, 28, yang tak punya tempat tinggal tetap dengan mengenakan celana panjang jeans biru, baju lengan pendek coklat, bersepatu kulit, tergeletak dengan luka lembam di wajah serta dada luka sayatan.

Kasihan melihat korban, akhirnya pria tersebut sempat diberi minum. Kepada Ny. Indah, korban mengatakan kalau ia baru dipukuli preman di stasiun.Lantaran tidak ada yang peduli membawa dia ke rumah sakit, akhirnya pemuda ini ditelantarkan begitu saja. Selama tiga hari, korban hanya maraung menahan sakit .

Pria tunawisma ini akhirnya ditemukan sudah tewas . Seandainya ada warga yang peduli untuk membawa berobat mungkin nasibnya tak begini. “Kami akan tetap mencari pelaku yang menganiaya korban hingga tewas, kalau motifnya belum bisa diketahaui secara pasti karena tidak ada korban maupun laporan,” ujar Kapolsek Sawah Besar, Kompol Iskandar. Kini jenazah lelaki itu, dikirim polisi ke RSCM

Sumber Berita: POS KOTA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s