Wanita Asal Lampung Diduga Menjadi Pelaku Mutilasi Di Bus Mayasari

Polisi menunda menyebar sketsa wajah wanita pembawa mayat potong 13 yang ditinggal di bus untuk penyidikan lebih lanjut. Alasannya keluarga H Hasan, pria yang diduga sebagai korban mutilasi, mengenal sosok perempuan itu.

Sumber Pos Kota menyebutkan perempuan berambut pendek itu suka merokok dan berasal dari Lampung. Dia termasuk salah satu dari sekian teman wanita yang cukup dekat dengan makelar tanah yang tinggal di Bekasi tersebut.

Meskipun hasil tes DNA belum diumumkan polisi, namun penyidikan mulai mengarah kepada H Hasan Basri sebagai korbannya. Keluarga Hasan sendiri kini tertutup, bahkan istri dan ibunya syock dan mengurung diri di rumah.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang Firman saat dikonfirmasi mengatakan tidak mau gegabah dalam menyimpulkan siapa korban mutilasi. Sketsa wajah pembawa bungkusan potongan mayat belum disebar karena identitas korban belum dipastikan.

“Kita tidak mau salah identifikasi, kita masih menunggu kecocokan tes DNA. Penyidikan memang mulai mengerucut,” kata kapolda usai sertijab Kapolri di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (9/10).

GOLONGAN DARAH B
Ahli Forensik RSCM, dr Mun’im Idris mengatakan, belum mengetahui secara pasti penyebab kematian korban sebelum akhirnya dimutilasi. “Baru ditemukan tusukan di bagian tubuhnya. Golongan darah korban adalah B,” katanya.

Tim penyidik Polda Metro Jaya mengaku kesulitan mengungkap kasus potongan tubuh manusia yang ditinggal di bus Mayasari Bakti P 64 jurusan Pulogadung-Kalideres pada 29 September 2008 itu.

Kanit Jatanras Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kompol J.Saragih mengku penyelidikan terfokus pada pencarian identitas korban karena bukti yang dimiliki polisi sangat minim.

“Kami belum bisa mempublikasikan sketsa wajah itu karena belum sempurna. Bukti yang bisa dipublikasi hanya tato macan,” dalih Saragih.

Dia mengimbau masyarakat yang keluarganya hilang dan mempunyai ciri tato macan untuk segera melapor. “Hingga saat ini baru ada dua warga melapor salah satunya keluarga Hasan Basri dari Bekasi,” katanya.

KELUARGA HASAN TERPUKUL
Ditemui di rumahnya di Bekasi, keluarga H Hasan Basri terlihat terpukul meski polisi belum menyimpulkan siapa korban mutilasi itu. “Istri Haji Hasan dan ibu saya sekarang syock, tidak mau keluar rumah,” kata H Mustofa, adik Hasan.

Berbeda dengan beberapa hari sebelumnya saat baru melapor kehilangan kakaknya, H Mustofa kini tak mau banyak komentar. “Semua kami serahkan ke polisi,” tambah Mustofa yang berencana akan ke Cirebon untuk mencari pembuat tato macan di lengan kakaknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s