Tunangan Tewas Dalam Kebakaran, Ranjang Pengantin dan Pelaminan Hanya Tinggal Mimpi

Impian indah Oman, 25, mempersunting gadis pujaannya kandas. Rencana bersanding di pelaminan sebulan lagi kini tinggal kenangan. Sang kekasih, Ratna Zulaika yang akrab disapa Ika, 22, harus menghadap Yang Maha Kuasa lantaran kebakaran di tempatnya bekerja.

Gadis asal Madiun, Jatim, itu tewas bersama tujuh karyawati lainnya dan seorang teknisi akibat terjebak di dalam gudang yang terbakar. Air mata tak kuasa dibendung oleh Oman saat melihat tubuh sang gadis melepuh terbujur kaku di kamar mayat RSUD Tangerang. Kematian wanita yang baru dua bulan menjadi kekasihnya itu membuat hatinya luka dan pilu.

“Sebulan lagi kami akan menikah di Madiun,” ucap Oman yang tampat amat terpukul. Pemuda asal Medan ini tak lagi mampu berucap, ia terus menundukkan wajah sambil menyeka air mata.

Oman kenal dengan Ika sebulan sebelum puasa, tak lama setelah mereka resmi berpacaran. Pemuda yang bekerja di Bekasi ini tak mau berlama-lama pacaran, dia mengutaraka niatnya untuk segera menikahi putri ketiga dari pasangan Suwito dan Sunarsih tersebut. Namun maut memisahkan mereka, Oman harus merelakan kepergian gasi Madiun itu untuk selamanya.

Sehari sebelum musibah datang, Ika cerita kepada keluarganya bercerita tentang mimpi naik mobil bersama rekan-rekan sekerjanya. “Dia mimpi mobil yang dinaikinya itu terbakar. Saya sempat tidak enak dan melarang dia pergi bekerja,” kata Yoga, kakak Ika.

Namun, Ika yang rajin bekerja itu tak menghiraukan saran kakaknya tersebut, dan ika tetap berangkat kerja dengan mengendarai sendiri motor bebek milik Yoga. “Ternyata mimpi itu pertanda buruk.”

Jasad Ika dimakamkan di kampung halamannya. Oman ikut mengantar jenazah kekasihnya itu ke kampung halamannya di Desa Demangan jalan Raya Ponorogo Jawa Timur.

KAKAK BERADIK
Duka mendalam juga dirasakan keluarga besar Meiling, 31, dan Tasya, 27, dua kakak beradik yang ikut tewas dalam peristiwa kebakaran hebat di PT. Surya Sejahtera Metalindo Lestari. Keluarganya terpukul lantaran kehilangan sekaligus dua nyawa.

“Mereka orangnya baik dan penuh perhatian kepada saudara yang lain. Bahkan beberapa hari sebelum meninggal Tasya berjanji akan membantu membiayai pernikahan kami bulan November nanti,” cerita Agus, 30, adik ipar Tasya di Rumah Duka Atmajaya, Pluit, Penjaringan.

Seperti diberitakan, peristiwa kebakaran gudang di Tangerang pada Jumat (10/10) mengakibatkan 8 orang tewas 7 diantaranya wanita yakni Ratna Zulaika,22, Mery,20, Tasya,28, Mei Ling,30, Mala,22, Lisye,25, Endang.22. Korban lainnya seorang lelaki tehnisi mesin Supriyono,26.

Dari hasil penyelidikan sementara tim Puslabfor Mabes Polri diduga kebakaran dipicu percikan api las di ruang gudang yang tengah direnovasi.

Kapolres Kabupaten Tangerang AKBP Agus Andreanto mengatakan pihaknya sedang memeriksa 8 saksi termasuk direktur utama dan direktur gudang baja bernama Warjono dan Wirianto. Gudang berlantai 2 itu tertutup rapat dan tak dilengkapi dengan pintu darurat “Seharusnya gudang itu ada pintu daruratnya sehingga bila terjadi kebakaran atau bahaya lainnya karyawan bisa untuk menyelamatan diri,” jelasnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s