Dicurigai Berselingkuh Dengan Istrinya, Seorang Suami Bodoh Menyewa Orang Untuk Membunuh Pacar Istrinya

Sebanyak lima kasus pembunuhan sadis terjadi di Jakarta Barat dalam dua bulan terakhir dan baru satu kasus terungkap. Kepala Polres Jakarta Barat Komisaris Besar Polisi Iza Fadri yang ditemui Senin (27/10) menjelaskan, pihaknya terus mengumpulkan bukti dan saksi dari empat kasus yang belum terungkap.

”Dalam kasus pembunuhan guru SMP Rosalina Sibarani sudah diperiksa 17 saksi. Sejauh ini kecurigaan belum terbukti karena ada alibi yang kuat dari orang yang dicurigai. Kita berusaha mengumpulkan bukti dan kontak manusia di sekitar korban. Polisi tidak mau sembarang tangkap,” kata Iza.

Sebelumnya, Iza menjelaskan penangkapan Rudy Candra, otak pembunuhan Johny alias Bobby, warga Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, yang ditemukan penuh luka tusuk di Kamar 420 Hotel Royal Regal, Jalan Mangga Besar VIII, Jakarta Barat, Sabtu (25/10). Polisi juga menangkap Andri Wijaya dan Bachtiar yang menjadi eksekutor serta diupah uang masing-masing Rp 1,5 juta.

Kasus itu terungkap kurang dua hari setelah penemuan mayat Johny. Johny dibunuh karena Rudy Candra cemburu ada affair antara istrinya, Romy Widyasari alias Jeanette, dengan korban.

Para pembunuh sebelum mengeksekusi meminta nomor pengaman ATM korban. Setelah membunuh, mereka menjarah isi ATM Rp 10 juta, kalung, gelang, dan dua telepon seluler milik Johny yang pengusaha bengkel.

Melalui penyelidikan menyeluruh dan bantuan teknologi, komplotan pembunuh ditangkap di Bogor dan Mangga Besar, Jakarta Barat.

Adapun rangkaian pembunuhan dalam dua bulan terakhir yang belum terungkap adalah kasus penikaman yang menewaskan Turwan (27) seusai shalat tarawih di Jalan Gudang Bandung, RT 05 RW 05, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora (3/9). Kemudian, kasus pembunuhan Komaruddin (29) di halaman SDN 01-07 Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora (16/9). Pembunuhan Jimmy Tjik Zahari alias Iwan (36), desainer distro. Ia ditemukan tewas membusuk dengan luka benda tumpul di kamar kos di Jalan AA RT 11 RW 04, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk (8/10). Terakhir kasus pembunuhan Guru SMP Citra Kasih Rosalina Sibarani (25) di kamar kos di Jalan Waru RT 06 RW 11, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres.

Kepadatan penduduk

Kriminolog Universitas Indonesia Erlangga Masdiana yang dihubungi menerangkan, belum terungkapnya empat kasus pembunuhan biasanya disebabkan kesulitan dalam pengumpulan data. ”Kalau ada indikasi tertentu tetap dibutuhkan pengumpulan data. Terkadang minim alat bukti di TKP. Bukti awal sangat penting,” kata dia.

Tingginya tingkat pembunuhan di Jakarta Barat dan Jakarta Utara dipicu karakter penduduk yang heterogen. Itu membawa konsekuensi, setiap individu atau kelompok memiliki perilaku masing-masing yang kerap terjadi benturan.

Di permukiman padat terjadi pembunuhan karena tingkat stres lebih tinggi dibanding di wilayah kurang padat. Tingginya interaksi antarmanusia di daerah padat sepadan dengan tingkat kekerasan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s