Sindikat Pengedar Emas Palsu Kembali Marak – Hati Hati Membeli Emas

Sindikat peredaran emas palsu di Kota Serang, Banten, Kamis (6/11) kemarin, terbongkar. Empat anggota sindikat ditangkap polisi beberapa saat setelah menggadaikan emas palsu ke Kantor Perum Pegadaian Serang.

Keempat anggota sindikat itu bernama Dulfakar (26), Rohmanudin (22), Widodo alias Wiwit (27), dan Toni Antoni (35). Dulfakar dan Rohmanudin ditangkap tidak jauh dari Kantor Pegadaian Serang di Jalan Diponegoro, Kota Serang. Toni ditangkap di depan Mal Serang di Jalan Veteran, sedangkan Wiwit ditangkap di rumahnya di Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Penangkapan itu berawal saat Dulfakar dan Rohmanudin datang ke Kantor Pegadaian Serang membawa enam buah gelang emas palsu. Seperti nasabah lain, keduanya menyerahkan gelang itu ke petugas taksir emas pegadaian yang bernama Daud.

Petugas mulai curiga setelah mengetahui tidak ada kandungan emasnya. Daud makin curiga karena Dulfakar dan Rohmanudin sudah keluar kantor sebelum petugas mengembalikan perhiasan itu. Juru taksir itu pun langsung melapor kepada Brigadir Satu Wahidin yang bertugas di pegadaian. Dulfakar dan Rohmanudin pun ditangkap tidak jauh dari kantor pegadaian itu.

Saat ditanya, keduanya mengaku hanya disuruh Toni Anton yang tengah menunggu di Mal Serang. Mereka berjanji bertemu di depan mal, setelah berhasil menggadaikan emas palsu. Berdasarkan keterangan tersebut, polisi mendatangi Mal Serang dan menangkap Toni di depan mal. Toni pun mengakui emas itu palsu dan didapat dari Wiwit. Polisi kemudian menangkap Wiwit di rumahnya dan membawanya ke Markas Kepolisian Sektor Serang.

Saat diperiksa, keempat tersangka itu mengaku sudah tiga kali melakukan penipuan. Modusnya, mereka menggadaikan perhiasan emas palsu ke pegadaian untuk mendapatkan sejumlah uang. Sebelumnya, sindikat ini pernah membawa uang Rp 1,6 juta, hasil menggadaikan perhiasan emas palsu di Pegadaian Kota Cilegon.

Tanggal 24 Oktober, mereka berhasil membawa uang Rp 1,835 juta setelah memberikan tiga buah gelang emas palsu sebagai jaminan di Pegadaian Serang.

Kepala Polsek Serang Ajun Komisaris Edi Irianto mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku penipuan tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan sindikat besar pemalsuan emas yang kini semakin marak. Selain itu, Kepala Polsek Serang juga meminta warga berhati-hati saat melakukan jual-beli emas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s