Komarudin Buruh Serabutan Memperkosa Keponakan Karena Cemburu

Di Jakarta Timur, seorang buruh serabutan digelandang ke kantor polisi, Kamis (13/11), karena memperkosa gadis ABG keponakan sendiri. Tersangka Komarudin, 47, kini mendekam di tahanan Polres Jakarta Timur. Sedangkan An, 15, korban, telah divisum di RS Polri Kramatjati.

Informasi, tersangka beraksi di siang hari saat Mil, istrinya, bekerja sebagai tukang cuci. Korban tak berdaya lantaran selalu diancam akan diusir bila tak menuruti perintahnya.

Sekali waktu, Komarudin kesal mendapati di HP keponakannya terdapat pesan singkat dari seorang satpam. Tersulut cemburu, An dimarahi dan dilarang berhubungan dengan satpam tersebut. Gadis yang tak lulus SMP itu pun kabur dari rumah lalu menginap di rumah temannya.

Komarudin yang makin kesal menyeret An untuk pulang, Rabu (12/11) pagi. Sesampainya di rumah, gadis itu diperkosanya. Namun, saat bersamaan sejumlah teman An yang iba melihat perilaku Komarudin datang ke rumah itu.

Tersangka kaget lalu lari menyelamatkan diri meninggalkan korban yang menangis. Tak lama, peristiwa itu diketahui tokoh masyarakat yang segera lapor ke polisi.

4 responses to “Komarudin Buruh Serabutan Memperkosa Keponakan Karena Cemburu

  1. komarudin yg tlah mmemperkosa keponakannya sendiri,pantas diberi hukuman yg setimpal bila perlu hukum pancung.

  2. pemerkosa pantas menerima hukuman mati.

  3. Woi, Koamrudin Bangsat,
    Kamu Itu Mencemarkan Nama Baik “Komarudin”
    Saya Juga Namanya “Komarudin” Jadi Murka Atas kelakuan mu yang seperti Binatang,Bahkan Lebih dari Binatang.

    Menjelek2kan nama Komarudin Yang Artinya “Bulan Bagi Agama” Saja

  4. nama saya juga komarudin

    komarudin, sadar dan insaf lah dengan apa yg kamu lakukan ingat lah kepada Allah.Orang yg seharus nya kamu lindungi malah kamu zolimi. Orang yg dengar aja sakit hati nya apa lagi yg mengalami nya. Bagaimana jika anak mu sendiri di perkosa orang pasti kamu mau membunuh orang itu begitu juga sebalik nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s