Pembalap Ananda Mikola dan Artis Marcella Zalianty Ditangkap Polisi Terkait Aksi Kekerasan dan Penganiayaan Berat

Ananda Mikola digelandang aparat Unit Resmob Polres Jakarta Pusat tadi malam. Pembalap nasional itu dikenai tuduhan mengotaki aksi kekerasan kawanan debt collector. Hingga menjelang tengah malam tadi, Ananda masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Unit Resmob Polres Jakpus.

Berdasar informasi yang dihimpun Indo.Pos, korban yang bernama Agung Setiawan dibawa Nikola cs Selasa (2/12) sore dari sebuah kafe di Menara Imperium, Jalan Rasuna Said, Jaksel. Dari kafe itu, Agung digiring ke sebuah kamar di Hotel Ibis, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Di kamar hotel tersebut Agung sempat dianiaya. Bukan hanya itu. Di kamar hotel yang sama, Agung sempat dipaksa menari striptis sambil bugil. Bahkan, dia sempat dilempari uang oleh para pelaku layaknya artis cabul di luar negeri. Hampir 24 jam korban disekap di kamar hotel itu. ”Agung sudah dipukul saat dibawa dari kafe di Menara Imperium,” ujar sebuah sumber di Polres Jakpus.

Penjemputan paksa korban oleh para tersangka bukan tanpa alasan, justru melibatkan artis sinetron Marcella Zalianty. Kabarnya, korban berutang ratusan juta rupiah kepada Marcella, namun tak kunjung melunasi. Marcella yang memang berkawan dengan Ananda mengadukan hal itu. Lantas, Ananda menawarkan jasa baik untuk menagih ke korban dengan memanfaatkan empat orang kawannya sebagai debt collector. Tawaran Mikola itu pun disambut Marcella. Maka, meluncurlah keempat kawan Nikola untuk menagih utang dengan berbagai cara kepada korban.

Beruntung, saat korban menghadapi berbagai bentuk ”siksaan” pelaku di kamar Hotel Ibis, korban sempat mengirim pesan singkat melalui ponselnya ke ponsel rekannya yang bernama Chichi. Chichi cepat tanggap dan langsung melaporkan ke aparat Polres Jakpus. Polisi langsung bergerak. Tujuh personel resmob dikirim ke hotel tersebtu dan berhasil mengamankan korban berikut pelakunya ke Polres Jakpus.

Ironis. Berdasar keterangan keempat pelaku kepada penyidik, Ananda Mikola-lah yang menyuruh mereka menyekap dan menyiksa korban. Saat itu juga Ananda dicokok polisi dari hotel yang sama, namun berbeda kamar dengan lokasi kejadian.

Kasatreskrim Polres Jakpus Kompol Suwondo Naenggolan saat dihubungi mengatakan, tempat kejadian perkara (TKP) benar di Menara Imperium dan Hotel Ibis. ”Sekarang kami memeriksa keempat pelaku dan Ananda Mikola. Semua kami periksa secara terpisah agar dapat keterangan yang benar, sekaligus menentukan hubungan antara kejadian, pelaku, dan pembalap itu. Pokoknya semua masih kami dalami,” terangnya.

Senada dengan Kasatreskrim, Kapolres Jakpus Kombespol Ike Edwin sempat memberikan keterangan kepada wartawan bahwa pihaknya memang memeriksa Ananda. ”Sementara ini tuduhannya pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat. Tapi, tunggu pemeriksaan penyidik selama 1 x 24 jam. Baru setelah itu kami tentukan tersangka. Soal keterkaitan artis Marcella, nanti kami panggil untuk diperiksa,” tuturnya.

Ayahanda Ananda, Tinton Suprapto, tadi malam sekitar pukul 20.00 sempat menengok anaknya selama satu jam. Namun, sayang, Tinton tak mau memberikan keterangan secuil pun kepada wartawan

2 responses to “Pembalap Ananda Mikola dan Artis Marcella Zalianty Ditangkap Polisi Terkait Aksi Kekerasan dan Penganiayaan Berat

  1. anjing babi loe … dasar artis sok … pembalap sok pahlawan prestasi kagak ada … masuk neraka ja loe … main hakim sendiri ditinjau dari hukum manapun salah … semua didunia ini ada hukumnya, masuk neraka aje loe

  2. aku emg sok hahaha..
    mo cb msk penjara nih..
    bosen balapan mulu..
    hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s