Akibat Kemiskinan Akut Sarana Busway Menjadi Target Empuk Pencurian

ambannya pengadaan armada busway menyebabkan berbagai sarana pendukung yang telah dibangun sebelumnya seperti pembatas lajur serta fasilitas lainnya di koridor VIII, IX dan koridor X banyak yang rusak. Bahkan di sejumlah titik pembatas lajurnya copot sehingga bisa membahayakan pengguna jalan.

“Bila nggak hati-hati bisa celaka. Anehnya pemda membiarkan saja,” kata Santoso, warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (9/12).

Salah satu kerusakan lterlihat antara lain pada koridor VIII seperti di Pondok Pinang Jalan Iskandarsyah, Jalan Permata Hijau dan Jalan Pasar Jumat, Jakarta Selatan.

Sarana busway lainnya yakni di Halte Ahmad Yanidi koridor IX Tanjung Priok-Cililitan juga mulai rusak. Kacanya ada yang copot.

AC DICURI
Selain banyak yang rusak lambannya pemanfaatan lajur buway yang telah selesai dikerjakan juga telah mengundang timbulnya aksi kejahatan. Seorang pemuda pengangguran nekat mencuri mesin AC di ruangan Halte Busway Fly Over Jembatan Dua Jalan Prof Dr Latumeten, Jakarta Barat, Selasa (9/12) pagi. Untungnya aksi tersebut sempat digagalkan anggota Polantas Polsek Tambora.

Adi Pranoto, 27, pengangguran Pasar Senen, Jakarta Pusat berusaha mencuri AC Panasonic 2 PK yang berada di dalam halte yang belum digunakan. “Saya sudah kepepet. Buat makan sehari-hari saja tidak punya uang,” ungkapnya sebelum digelandang ke Polsek Tambora.

Kasat Lantas Polres Jakarta Barat, AKP HM Sungkono, menjelaskan, anggotanya curiga sewaktu melihat seorang pemuda naik ke halte. “Saat anggota saya naik tersangka sudah membongkar mesin AC curiannya,” katanya.

Maringan Pangaribuan, Wakil ketua DPRD DKI Jakarta, mendesak agar Dinas Perhubungan segera memperbaiki sarana busway yang rusak. “Bila dibiarkan tanpa perawatan maka akan menimbulkan kerusakan lebih banyak sehingga dana yang dikeluarkan juga besar,” katanya.

47 BUS
M. Tauchid, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan di seluruh sarana busway yang ada. Ia mengatakan separator yang copot segera dipasang kembali.

Ia juga membeberkan 47 bus Transjakarta disiapkan pemda untuk melayani trayek busway koridor VIII LebaK Bulus-Harmoni sepanjang 26 KM. Rencananya bus tersebut dioperasikan Februari 2009.

Dua koridor lainnya yakni koridor IX Tanjung Priok-Cililitan dan Koridor X Pulit-Pinang Ranti dioperasikan pertengahan 2009 mendatang. Sebab, armada untuk melayani dua koridor tersebut masih dalam tahap lelang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s